alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Jadi Content Creator, Begini Cara Pandu Genta Jaring Relasi

MALANG KOTA – Menjadi pendatang baru, banyak pengalaman baru dan berbeda yang akan ditemui. Pastinya, diperlukan penyesuaian atau adaptasi agar bisa diterima. Begitulah yang dirasakan Pandu Genta, content creator asal Bojonegoro saat menapaki karir di Kota Malang sejak tahun 2014.

”Pas pindah ke Kota Malang itu bener-bener dari nol, awalnya karena kuliah dan aku selalu mikir kalo kuliah pulang kuliah pulang nggak dapat apa-apa, akhirnya aku ikut UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang menaungi Mc sama pidato gitu,” terangnya.

Setelah aktif di UKM selama satu tahun, ia mencoba mengeskplor dunia luar kampus dengan mengikuti berbagai lomba. Tak disangka, dari bakat terpendam itu, dia bisa meraih juara. ”Mulai dari situ aku terus tertantang sampai memberanikan diri ikut lomba di level provinsi,” tambahnya. Sampai akhirnya ia ditawari menjadi penyiar di salah satu radio Kota Malang. Dan ia tidak membuang kesempatan itu, mulailah ia menjalani kehidupan sebagai penyiar sejak tahun 2015.

Tak sampai di situ, ia terus memberanikan diri mengeksplor lebih jauh lagi di dunia luar. Termasuk dengan membranding dirinya melalui sosial media yang dimiliki. ”Aku harus berani untuk membranding diri lewat sosial media yang aku punya salah satunya instagram, tiap aku post foto selalu aku kasih hastag MC Malang, dari situ semakin banyak relasi yang aku punya,” terang pemilik instagram pandutndut ini.

Karirnya semakin melejit setelah bergabung dengan trio Cas Cis Cus bersama Raisya, dan Renata. Prinsip yang selalu ia tanamkan dalam dirinya bahwa ia harus bisa bahagia dan terus berbagi kebahagiaan di lingkungan sekitarnya.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Menjadi pendatang baru, banyak pengalaman baru dan berbeda yang akan ditemui. Pastinya, diperlukan penyesuaian atau adaptasi agar bisa diterima. Begitulah yang dirasakan Pandu Genta, content creator asal Bojonegoro saat menapaki karir di Kota Malang sejak tahun 2014.

”Pas pindah ke Kota Malang itu bener-bener dari nol, awalnya karena kuliah dan aku selalu mikir kalo kuliah pulang kuliah pulang nggak dapat apa-apa, akhirnya aku ikut UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) yang menaungi Mc sama pidato gitu,” terangnya.

Setelah aktif di UKM selama satu tahun, ia mencoba mengeskplor dunia luar kampus dengan mengikuti berbagai lomba. Tak disangka, dari bakat terpendam itu, dia bisa meraih juara. ”Mulai dari situ aku terus tertantang sampai memberanikan diri ikut lomba di level provinsi,” tambahnya. Sampai akhirnya ia ditawari menjadi penyiar di salah satu radio Kota Malang. Dan ia tidak membuang kesempatan itu, mulailah ia menjalani kehidupan sebagai penyiar sejak tahun 2015.

Tak sampai di situ, ia terus memberanikan diri mengeksplor lebih jauh lagi di dunia luar. Termasuk dengan membranding dirinya melalui sosial media yang dimiliki. ”Aku harus berani untuk membranding diri lewat sosial media yang aku punya salah satunya instagram, tiap aku post foto selalu aku kasih hastag MC Malang, dari situ semakin banyak relasi yang aku punya,” terang pemilik instagram pandutndut ini.

Karirnya semakin melejit setelah bergabung dengan trio Cas Cis Cus bersama Raisya, dan Renata. Prinsip yang selalu ia tanamkan dalam dirinya bahwa ia harus bisa bahagia dan terus berbagi kebahagiaan di lingkungan sekitarnya.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/