alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

Kisah Hidup Denny Caknan, Dari Gila Judi hingga Gadai Ijazah

RADAR MALANG – Denny Caknan sedang menapaki kepopularitasannya di dunia tarik suara. Dia juga melebarkan sayap di dunia per-YouTube-an. Namun siapa mengira, perjalanan hidup pelantun lagi ’Los Dol’ ini begitu ‘berwarna’.

Keberhasilannya masuk ke ranah hiburan tanah air tidak diraih dengan mudah. Denny Caknan melewati banyak masa sulit dari bawah. Mulai dari kehidupan keluarganya yang serba terbatas hingga dirinya terlilit utang ratusan juta.

Ya, Denny sempat terseret dalam dunia kelam perjudian dan bahkan menjadi tukang catat nomor toto gelap alias togel.

Dijelaskan Denny, karena hidup serba terbatas membuatnya berambisi memiliki banyak duit. Sayangnya, cara yang digunakan salah. ”Justru yang bikin kita begini (sukses) domplengnya harus kere (miskin) dulu. Karena semua sudah terdesak. Pokoknya ambisiku pengen punya duit. Pemikiran saya dulu, cepat kaya karena judi, akhirnya saya kecemplung di situ, kencang banget,” ujarnya saat tampil di Podcast Deddy Corbuzier, Selasa (22/6).

Akibat judi, Denny melepaskan pekerjaan sebagai pegawai. “Di di situ kesalahan saya. Saya main judi terus sampai punya utang Rp 120 juta, goblok banget aku pokoknya,” jelasnya.

Uang sebanyak itu dipinjam dari sejumlah bos judi. Kalah judi, pinjam ke bos satu bayar, terutang lagi hingga dia bingung mau membayar pakai apa. “Kita sudah enggak bisa apa-apa, kita nangis, pernah menang (judi) akhirnya kalah. Bodohnya kita, makanya ini tidak patut ditiru,” lanjutnya.

Dia juga mengaku pernah menjadi pengepul nomor togel di kelurahannya. “Misal, satu kelurahan ada penjual nomor kita jadi pengepulnya. Tapi saya anak buah. Di kelurahan satu pengepul, itu kita bagian nyatatin nomornya. Kerjanya tiga jam sampai jam 10 malam, ketika dapat, kita bayar. Saya dapatnya cuma Rp 60 ribu, karena aku anak buah,” tuturnya.

“Jadi kehidupan saya dulu salah, keterdesakan membuat kita lari ke situ. Judi darat dulu pertama main di pernikahan orang. Akhirnya lama kelamaan kalah berapa juta. Kan enggak mungkin diam aja (saat kalah), ngepush (pinjam duit lagi, judi lagi) lagi,” lanjutnya.

Hingga semua menumpuk jadi Rp 120 juta. Dia pun kebingungan, memikirkan bagaimana cara membayar hutangnya.

Semua dilakukanya. Bahkan dengan menggadai surat-surat berharga tanpa sepengetahuan keluarganya. Dia menyembunyikan masalah utang itu, karena takut berdampak kepada kesehatan orang tuanya.

“Sampai semua kugadai, ijazah, KTP. Ijazah SMP di sana lakunya Rp5 juta, SMA Rp2 juta. KTP ibu, bapak, kakak masuk semua. Saking hebatnya saya, aku punya (utang) segede itu, bapak ibu enggak pernah tahu. Makanya aku pendam,” bebernya.

Dia menyesali semuanya hingga menangis di depan cermin. Dia kapok berjudi, namun utang harus dibayar. Belum lagi, mikirin utang keluarga yang juga ada hingga puluhan juta demi bertahap hidup.

Namun tak disangka, tiba-tiba jalan untuk melunasi hutang terbuka. Saat dirinya mulai kembali salat dan bermusik lagu ‘Kartonyono’ yang dibuatnya meledak dan booming di YouTube.

Uang pertama yang diterimanya Rp 27 juta dari YouTube. Uang senilai itu tak langsung digunakan untuk bayar utang, tapi dibuat beli kendaraan untuk mempermudah jalan untuk manggung offair.

Namun melihat dirinya punya mobil dan sepeda motor membuat bos yang meminjami uang untuk judi marah. Akhirnya, dia janji bulan depan mencicilnya. “Bulan depan cair lagi, sekitar Rp 60 juta bisa lunasi hutang yang bapak itu. (Selanjutnya) lunas juga utang orang tua,” timpalnya.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Denny Caknan sedang menapaki kepopularitasannya di dunia tarik suara. Dia juga melebarkan sayap di dunia per-YouTube-an. Namun siapa mengira, perjalanan hidup pelantun lagi ’Los Dol’ ini begitu ‘berwarna’.

Keberhasilannya masuk ke ranah hiburan tanah air tidak diraih dengan mudah. Denny Caknan melewati banyak masa sulit dari bawah. Mulai dari kehidupan keluarganya yang serba terbatas hingga dirinya terlilit utang ratusan juta.

Ya, Denny sempat terseret dalam dunia kelam perjudian dan bahkan menjadi tukang catat nomor toto gelap alias togel.

Dijelaskan Denny, karena hidup serba terbatas membuatnya berambisi memiliki banyak duit. Sayangnya, cara yang digunakan salah. ”Justru yang bikin kita begini (sukses) domplengnya harus kere (miskin) dulu. Karena semua sudah terdesak. Pokoknya ambisiku pengen punya duit. Pemikiran saya dulu, cepat kaya karena judi, akhirnya saya kecemplung di situ, kencang banget,” ujarnya saat tampil di Podcast Deddy Corbuzier, Selasa (22/6).

Akibat judi, Denny melepaskan pekerjaan sebagai pegawai. “Di di situ kesalahan saya. Saya main judi terus sampai punya utang Rp 120 juta, goblok banget aku pokoknya,” jelasnya.

Uang sebanyak itu dipinjam dari sejumlah bos judi. Kalah judi, pinjam ke bos satu bayar, terutang lagi hingga dia bingung mau membayar pakai apa. “Kita sudah enggak bisa apa-apa, kita nangis, pernah menang (judi) akhirnya kalah. Bodohnya kita, makanya ini tidak patut ditiru,” lanjutnya.

Dia juga mengaku pernah menjadi pengepul nomor togel di kelurahannya. “Misal, satu kelurahan ada penjual nomor kita jadi pengepulnya. Tapi saya anak buah. Di kelurahan satu pengepul, itu kita bagian nyatatin nomornya. Kerjanya tiga jam sampai jam 10 malam, ketika dapat, kita bayar. Saya dapatnya cuma Rp 60 ribu, karena aku anak buah,” tuturnya.

“Jadi kehidupan saya dulu salah, keterdesakan membuat kita lari ke situ. Judi darat dulu pertama main di pernikahan orang. Akhirnya lama kelamaan kalah berapa juta. Kan enggak mungkin diam aja (saat kalah), ngepush (pinjam duit lagi, judi lagi) lagi,” lanjutnya.

Hingga semua menumpuk jadi Rp 120 juta. Dia pun kebingungan, memikirkan bagaimana cara membayar hutangnya.

Semua dilakukanya. Bahkan dengan menggadai surat-surat berharga tanpa sepengetahuan keluarganya. Dia menyembunyikan masalah utang itu, karena takut berdampak kepada kesehatan orang tuanya.

“Sampai semua kugadai, ijazah, KTP. Ijazah SMP di sana lakunya Rp5 juta, SMA Rp2 juta. KTP ibu, bapak, kakak masuk semua. Saking hebatnya saya, aku punya (utang) segede itu, bapak ibu enggak pernah tahu. Makanya aku pendam,” bebernya.

Dia menyesali semuanya hingga menangis di depan cermin. Dia kapok berjudi, namun utang harus dibayar. Belum lagi, mikirin utang keluarga yang juga ada hingga puluhan juta demi bertahap hidup.

Namun tak disangka, tiba-tiba jalan untuk melunasi hutang terbuka. Saat dirinya mulai kembali salat dan bermusik lagu ‘Kartonyono’ yang dibuatnya meledak dan booming di YouTube.

Uang pertama yang diterimanya Rp 27 juta dari YouTube. Uang senilai itu tak langsung digunakan untuk bayar utang, tapi dibuat beli kendaraan untuk mempermudah jalan untuk manggung offair.

Namun melihat dirinya punya mobil dan sepeda motor membuat bos yang meminjami uang untuk judi marah. Akhirnya, dia janji bulan depan mencicilnya. “Bulan depan cair lagi, sekitar Rp 60 juta bisa lunasi hutang yang bapak itu. (Selanjutnya) lunas juga utang orang tua,” timpalnya.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru