alexametrics
25C
Malang
Tuesday, 2 March 2021

Kutil Kelamin? Menular dan Bikin Tak Nyaman

RADAR MALANG – Pernah mendengar penyakit jengger ayam? atau biasa disebut kutil kelamin. Penyakit ini muncul pada organ kelamin baik pria maupun wanita. Tanda dari penyakit ini adalah muncul semacam daging berbentuk seperti jengger ayam di daerah kelamin. Penyebabnya adalah virus bernama HPV (Human Papiloma Virus).

Penyakit ini merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual seperti vaginal, oral, dan anal. Penyakit ini juga dapat menular lho, dengan cara bersentuhan kulit dengan daerah yang terinfeksi.

Pada pria atau wanita, penyakit jengger ayam muncul sebagai benjolan kecil atau pertumbuhan daging. Tapi tentu memiliki gejala yang berbeda.

Daerah yang dapat ditumbuhi kutil jengger ayam ini pada wanita di sekitar vagina, vulva, serviks, dubur, ataupun daerah selangkangan dan paha atas. Sedangkan untuk pria kutil akan tumbuh di daerah penis, dekat anus, atau antara penis dan skrotum.

Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi oleh setidaknya satu jenis human papillomavirus (HPV). Ini adalah virus yang menjadi penyebab penyakit ini, dan infeksinya pernah terjadi di satu titik tertentu di kehidupan mereka.

“Kalau ada 30 sampai 40 jenis virus HPV yang berhubungan dengan penyakit kelamin, tapi cuman beberapa jenisnya yang bisa menyebabkan penyakit jengger ayam,” Ujar dr Eni Yulvia Susilayanti seperti dilansir dari Mayoclinic, Sabtu (23/1).

Meski tidak menimbulkan nyeri, keberadaan kutil kelamin tentu sangat mengganggu. Pasalnya, ukuran penyakit ini bisa bertambah besar, serta menimbulkan rasa mengganjal dan dapat mengeluarkan cairan.

HPV bisa dikaitkan dengan kanker vulva atau penis. Tak semua HPV menyebabkan kutil kelamin, yang terinfeksi oleh virus ini juga tidak selalu mengakibatkan kanker.

Pengobatan untuk mengatasi kutil ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengobatan dengan salep, krim, atau cairan. Obat oles yang biasa digunakan untuk menghilangkan kutil kelamin adalah krim imiquimod dan tinta podofilin. Imiquimod bekerja dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memerangi infeksi HPV. Umumnya, obat ini dioleskan tiga kali dalam seminggu, selama empat bulan. Setelah dioleskan, kulit tidak boleh dibasuh dengan air atau sabun selama 10 jam.

Sementara itu, podofilin merupakan cairan khusus untuk menghilangkan kutil kelamin. Area kulit yang akan ditetesi podofilin harus benar-benar kering. Setelah ditetesi podofilin, daging menyerupai jengger ayam akan lepas. Pengobatan ini cocok untuk kutil kelamin yang berukuran kecil.

Pada kutil kelamin yang berukuran besar atau tidak dapat sembuh setelah menggunakan obat-obatan, penanganan dengan operasi untuk menghilangkan kutil kelamin perlu dilakukan. Umumnya, tindakan oleh dokter kulit misalnya eksisi, bedah listrik, bedah laser, cryoterapi.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Pernah mendengar penyakit jengger ayam? atau biasa disebut kutil kelamin. Penyakit ini muncul pada organ kelamin baik pria maupun wanita. Tanda dari penyakit ini adalah muncul semacam daging berbentuk seperti jengger ayam di daerah kelamin. Penyebabnya adalah virus bernama HPV (Human Papiloma Virus).

Penyakit ini merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual seperti vaginal, oral, dan anal. Penyakit ini juga dapat menular lho, dengan cara bersentuhan kulit dengan daerah yang terinfeksi.

Pada pria atau wanita, penyakit jengger ayam muncul sebagai benjolan kecil atau pertumbuhan daging. Tapi tentu memiliki gejala yang berbeda.

Daerah yang dapat ditumbuhi kutil jengger ayam ini pada wanita di sekitar vagina, vulva, serviks, dubur, ataupun daerah selangkangan dan paha atas. Sedangkan untuk pria kutil akan tumbuh di daerah penis, dekat anus, atau antara penis dan skrotum.

Hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi oleh setidaknya satu jenis human papillomavirus (HPV). Ini adalah virus yang menjadi penyebab penyakit ini, dan infeksinya pernah terjadi di satu titik tertentu di kehidupan mereka.

“Kalau ada 30 sampai 40 jenis virus HPV yang berhubungan dengan penyakit kelamin, tapi cuman beberapa jenisnya yang bisa menyebabkan penyakit jengger ayam,” Ujar dr Eni Yulvia Susilayanti seperti dilansir dari Mayoclinic, Sabtu (23/1).

Meski tidak menimbulkan nyeri, keberadaan kutil kelamin tentu sangat mengganggu. Pasalnya, ukuran penyakit ini bisa bertambah besar, serta menimbulkan rasa mengganjal dan dapat mengeluarkan cairan.

HPV bisa dikaitkan dengan kanker vulva atau penis. Tak semua HPV menyebabkan kutil kelamin, yang terinfeksi oleh virus ini juga tidak selalu mengakibatkan kanker.

Pengobatan untuk mengatasi kutil ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengobatan dengan salep, krim, atau cairan. Obat oles yang biasa digunakan untuk menghilangkan kutil kelamin adalah krim imiquimod dan tinta podofilin. Imiquimod bekerja dengan cara meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memerangi infeksi HPV. Umumnya, obat ini dioleskan tiga kali dalam seminggu, selama empat bulan. Setelah dioleskan, kulit tidak boleh dibasuh dengan air atau sabun selama 10 jam.

Sementara itu, podofilin merupakan cairan khusus untuk menghilangkan kutil kelamin. Area kulit yang akan ditetesi podofilin harus benar-benar kering. Setelah ditetesi podofilin, daging menyerupai jengger ayam akan lepas. Pengobatan ini cocok untuk kutil kelamin yang berukuran kecil.

Pada kutil kelamin yang berukuran besar atau tidak dapat sembuh setelah menggunakan obat-obatan, penanganan dengan operasi untuk menghilangkan kutil kelamin perlu dilakukan. Umumnya, tindakan oleh dokter kulit misalnya eksisi, bedah listrik, bedah laser, cryoterapi.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru