alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

Bukan Cuma Buat Diet, Matcha Juga Bisa Obati Kanker

RADAR MALANG – Matcha kini menjadi salah satu minuman yang digemari kaum milenial. Tak hanya nikmat, matcha juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk mengobati kanker.

Melansir healthline, Selasa (23/2), matcha bermanfaat membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, minuman ini juga bisa menjadi alternatif untuk mengobati kanker. Ekstrak teh matcha menekan metabolisme mitokondria, yang dianggap sebagai pusat kekuatan setiap sel.

Berdasarkan penelitian dari National Cancer Institute (NCI), kandungan antioksidan pada matcha khususnya Epigallocathecin 3 gallate dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker. Kandungan katekinnya secara spesifik mendorong enzim detoksifikasi bekerja.

Enzim-enzim ini, seperti glutathione S-transferase dan quinone reductase, dikenal mampu mencegah pertumbuhan tumor. Berdasarkan penelitian, juga ditemukan bahwa kandungan polyphenols di dalam matcha dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan bahkan membunuh sel kanker.

“Dengan kata lain, matcha itu mencegah sel-sel untuk pengisian bahan bakar dan karena itu mereka (sel kanker) menjadi tidak aktif dan mati,” sebut Profesor Michael Lisanti, peneliti matcha.

Ekstrak matcha juga memperlemah komponen ribosom, yang mensintesis sebagian besar protein yang dibutuhkan oleh sel untuk kelangsungan hidup mereka.

“Matcha adalah produk alami yang digunakan sebagai suplemen diet dengan potensi besar untuk berbagai perawatan,” tambahnya.

Selain itu, matcha juga dapat membantu melindungi hati dan meningkatkan kesehatan jantung.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Matcha kini menjadi salah satu minuman yang digemari kaum milenial. Tak hanya nikmat, matcha juga memiliki manfaat untuk kesehatan, termasuk mengobati kanker.

Melansir healthline, Selasa (23/2), matcha bermanfaat membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, minuman ini juga bisa menjadi alternatif untuk mengobati kanker. Ekstrak teh matcha menekan metabolisme mitokondria, yang dianggap sebagai pusat kekuatan setiap sel.

Berdasarkan penelitian dari National Cancer Institute (NCI), kandungan antioksidan pada matcha khususnya Epigallocathecin 3 gallate dapat mengurangi risiko terkena penyakit kanker. Kandungan katekinnya secara spesifik mendorong enzim detoksifikasi bekerja.

Enzim-enzim ini, seperti glutathione S-transferase dan quinone reductase, dikenal mampu mencegah pertumbuhan tumor. Berdasarkan penelitian, juga ditemukan bahwa kandungan polyphenols di dalam matcha dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan bahkan membunuh sel kanker.

“Dengan kata lain, matcha itu mencegah sel-sel untuk pengisian bahan bakar dan karena itu mereka (sel kanker) menjadi tidak aktif dan mati,” sebut Profesor Michael Lisanti, peneliti matcha.

Ekstrak matcha juga memperlemah komponen ribosom, yang mensintesis sebagian besar protein yang dibutuhkan oleh sel untuk kelangsungan hidup mereka.

“Matcha adalah produk alami yang digunakan sebagai suplemen diet dengan potensi besar untuk berbagai perawatan,” tambahnya.

Selain itu, matcha juga dapat membantu melindungi hati dan meningkatkan kesehatan jantung.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru