alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

Nyaris 3 Dekade Bermusik, Daft Punk Umumkan Bubar

RADAR MALANG – Grup musik Daft Punk mengumumkan pembubaran grup setelah 28 tahun berkarya di industri musik dengan merilis sebuah video perpisahan ‘Epilogue’ pada Senin (22/2).

Melansir dari Rollingg Stone, Selasa (23/2), video yang diunggah duo asal Prancis ini diambil dari film tahun 2006 mereka, Electroma.

Dalam video tersebut, terlihat dua robot yang merepresentasikan Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter sedang menjelajah ke gurun pasir.

Tak lama kemudian salah satu dari mereka melepaskan jaket kulit untuk memperlihatkan adanya alat peledak yang diikatkan di punggung. Lalu, seorang lainnya menekan tombol dan terjadilah ledakan. Selang beberapa detik, terlihatlah tulisan “1993-2021” yang berada di tengah tampilan dua tangan robot membentuk segitiga.

Juru bicara Daft Punk, Kathryn Frazier, membenarkan bahwa video itu adalah pengumuman resmi bubarnya grup. Namun, ia tidak menyampaikan secara rinci terkait “matinya” grup legendaris tersebut.

Kini video berdurasi hampir 8 menit itu telah ditonton lebih dari 9 juta kali pengguna Youtube dan menjadi perbincangan hangat. Tercatat tidak kurang dari 1 juta twit dengan kata kunci Daft Punk telah dicuitkan oleh netizen.

Sementara itu, sejak melakukan debutnya pada 1993, banyak prestasi yang mereka capai bersama. Selama hampir tiga dekade berkarir di dunia musik, Daft Punk mendapat enam penghargaan Grammy dan terdaftar dalam 12 nominasi.

Nominasi pertama diraih pada tahun 1997 pada kategori “Best Dance Recording” untuk lagu Da Funk. Sedangkan kemenangan perdana tercatat pada 2008 ketika lagu Harder Better Faster Stronger mendapat penghargaan “Best Dance Recording”.

Kesuksesan lain juga diperoleh dari album Random Access Memories yang dirilis pada tahun 2013. Melalui lagu andalan Get Lucky yang menggandeng Pharrell Williams, album Daft Punk ada di puncak “Billboard 200 Chart” untuk pertama kalinya.

Tidak hanya berhenti di situ, grup yang identik dengan genre musik elektroniknya ini juga terlibat dalam sejumlah proyek film selain Electroma, antara lain film anime Interstella 5555 dan film disney Tron: Legacy.

Penulis : Gilang Ilham

RADAR MALANG – Grup musik Daft Punk mengumumkan pembubaran grup setelah 28 tahun berkarya di industri musik dengan merilis sebuah video perpisahan ‘Epilogue’ pada Senin (22/2).

Melansir dari Rollingg Stone, Selasa (23/2), video yang diunggah duo asal Prancis ini diambil dari film tahun 2006 mereka, Electroma.

Dalam video tersebut, terlihat dua robot yang merepresentasikan Guy-Manuel de Homem-Christo dan Thomas Bangalter sedang menjelajah ke gurun pasir.

Tak lama kemudian salah satu dari mereka melepaskan jaket kulit untuk memperlihatkan adanya alat peledak yang diikatkan di punggung. Lalu, seorang lainnya menekan tombol dan terjadilah ledakan. Selang beberapa detik, terlihatlah tulisan “1993-2021” yang berada di tengah tampilan dua tangan robot membentuk segitiga.

Juru bicara Daft Punk, Kathryn Frazier, membenarkan bahwa video itu adalah pengumuman resmi bubarnya grup. Namun, ia tidak menyampaikan secara rinci terkait “matinya” grup legendaris tersebut.

Kini video berdurasi hampir 8 menit itu telah ditonton lebih dari 9 juta kali pengguna Youtube dan menjadi perbincangan hangat. Tercatat tidak kurang dari 1 juta twit dengan kata kunci Daft Punk telah dicuitkan oleh netizen.

Sementara itu, sejak melakukan debutnya pada 1993, banyak prestasi yang mereka capai bersama. Selama hampir tiga dekade berkarir di dunia musik, Daft Punk mendapat enam penghargaan Grammy dan terdaftar dalam 12 nominasi.

Nominasi pertama diraih pada tahun 1997 pada kategori “Best Dance Recording” untuk lagu Da Funk. Sedangkan kemenangan perdana tercatat pada 2008 ketika lagu Harder Better Faster Stronger mendapat penghargaan “Best Dance Recording”.

Kesuksesan lain juga diperoleh dari album Random Access Memories yang dirilis pada tahun 2013. Melalui lagu andalan Get Lucky yang menggandeng Pharrell Williams, album Daft Punk ada di puncak “Billboard 200 Chart” untuk pertama kalinya.

Tidak hanya berhenti di situ, grup yang identik dengan genre musik elektroniknya ini juga terlibat dalam sejumlah proyek film selain Electroma, antara lain film anime Interstella 5555 dan film disney Tron: Legacy.

Penulis : Gilang Ilham

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru