Parcel atau Hamper, Apa Bedanya?

RADAR MALANG – Menjelang hari lebaran, apakah sudah menerima bingkisan-bingkisan dari kerabat-kerabat terdekat?

Biasanya, bingkisan-bingkisan itu disebut dengan parsel. Namun, beberapa tahun belakangan, hamper juga jadi istilah yang ramai digunakan untuk menyebut bingkisan yang dikirim ke kerabat di kala lebaran akan tiba.

Berdasarkan penelusuran dari Google Trend, pencarian mengenai istilah ‘hampers’ mulai melonjak sejak tahun 2019 dan memuncak di tahun 2020. Sedangkan, pencarian istilah ‘parcel’ atau ‘parsel’ lebih unggul di tahun 2018 dan sebelumnya.

Pergeseran istilah ini pun didasari oleh tampilan dari bingkisan yang disebut ‘parsel’ dengan ‘hampers’ yang memang berbeda. Dulu, parsel merujuk pada bingkisan yang biasanya dibungkus dengan kardus atau keranjang dan plastik tembus pandang dan digunakan sebagai tali asih untuk menjalin silaturahim atau menyantuni saudara yang membutuhkan.

Sedangkan, istilah hampers merujuk pada bingkisan yang dibungkus dengan cantik, berisikan hadiah-hadiah yang juga dikemas dengan apik, serta didekorasi semaksimal mungkin. Dengan tampilan yang menarik, tak heran bila hamper eksis di media sosial dan jadi objek favorit untuk dibagikan di instastory saat ini.

Tapi, apakah kamu tahu apa sebenarnya parsel, hamper dan perbedaannya? Dilansir dari berbagai sumber (23/5), simak penjelasan berikut yuk!

Parsel

Secara harfiah, parsel merupakan sesuatu yang dibungkus dengan kertas untuk dikirimkan melalui pos. Dengan kata lain, parsel, atau dalam bahasa inggris ‘parcel’, merujuk pada sebuah paket yang dikemas dengan kertas.

Meski begitu, KBBI mencatat bahwa parsel dalam bahasa Indonesia merupakan ‘bingkisan yang berisi berbagai hadiah, seperti aneka kue, makanan dan minuman dalam kaleng, barang pecah belah, yang ditata apik dalam keranjang dan dikirimkan kepada orang-orang tertentu pada hari raya’.

Hamper

Sebagai kata serapan dari bahasa inggris, hamper disamakan dengan kata ‘basket’ yang berarti keranjang. Dalam kamus daring Merriam-Webster, hamper didefinisikan sebagai ‘keranjang besar yang biasanya digunakan memiliki penutup untuk mengemas, menyimpan, atau mengantarkan barang (biasanya untuk makanan atau pakaian cucian)’.

Selain itu, sebutan lain dari hamper adalah ‘gift basket’ atau keranjang hadiah. Merujuk pada penjelasan tersebut, inti dari hamper terletak pada pengemasannya yang berupa keranjang.

Penggunaan istilah yang berasal dari kata serapan memang tak selalu digunakan secara harfiah. Tampak dalam ulasan di atas, KBBI mencatat bahwa parsel merupakan bingkisan yang dikemas menggunakan keranjang meski secara asal muasal, hamper lebih tepat digunakan untuk menjelaskan istilah tersebut. Pergeseran istilah pun tak dapat dibendung bila sebuah tren sedang memuncak. Definisi kata pun menjadi hal kesekian yang diperhatikan.

Untuk saat ini, kirim-mengirim hampers mendekati lebaran menjadi tren yang populer di masyarakat Indonesia. Tampilannya pun nampak bervariasi, mulai dari menggunakan keranjang, box hadiah, hingga hiasan seperti bebungaan dan pita.

Isinya pun mulai bermacam-macam dan anti-mainstream. Jika biasanya sembako, makanan, dan camilan menjadi isi utama hampers, sekarang orang-orang beralih ke barang-barang yang lebih unik dan lebih bermanfaat. Misalnya saja, skincare, tanaman, hingga obat-obatan lengkap dengan hand sanitizer dan masker yang jadi ‘alat perang’ di tengah wabah virus korona.

Baik parsel atau hampers, keduanya sama-sama bertujuan untuk memberikan bingkisan pada saudara terkasih dalam rangka menjalin silaturahim.

Penulis: Ananda Triana
Foto: Pinterest

Editor: Indra M