alexametrics
28.2 C
Malang
Wednesday, 28 October 2020

Step by Step Bikin Outfit Tie Dye

RADARMALANG – Saat ini tie dye sedang menjamur dikalangan millennials. Bahkan sudah banyak yang menjadikannya sebagai bisnis.

Tie dye atau yang juga disebut dengan ikat celup adalah teknik mewarnai kain dengan cara mengikat kain dengan cara tertentu sebelum dilakukan pencelupan. Di beberapa daerah di Indonesia, teknik ini dikenal dengan berbagai nama lain seperti pelangi atau cinde (Palembang), tritik atau jumputan (Jawa), serta sasirangan (Banjarmasin). Teknik ikat celup sering dipadukan dengan teknik lain seperti batik.

Tie dye bisa menjadi peluang bagi kamu yang sedang mencari ide untuk berbisnis. Biasanya tie dye dijual dalam bentuk jadi berupa kaos,celana, bahkan masker. Selain itu ada pula yang menjualnya berupa paket berisikan bahan bahan, agar konsumen dapat membuat tie dye sesuai keinginan di rumah.

Jika ingin membuatnya di rumah, berikut merupakan cara membuat tie dye yang dilansir dari wikihow (24/9).

1. Buatlah pola spiral dasar. Pola spiral adalah penampilan ikat celup yang klasik. Pola spiral dasar mengumpulkan semua kain ke dalam sebuah gulungan. Dengan menggunakan cara pengikatan ini, akan tercipta desain yang melingkar dari bagian tengah spiral.

2. Bentangkan kain di permukaan yang rata. Namun sebelum melakukannya, pastikan permukaan tersebut bersih!

3. Cubitlah bagian tengah kain dengan ibu jari dan dua jari. Anda hanya perlu mengumpulkan sedikit kain di antara jari pada tahap ini. Kain yang dipegang dengan jari akan membentuk titik tengah pada kain. Mengumpulkan terlalu banyak kain bisa menghasilkan gumpalan besar di tengah spiral.

4. Gulunglah kain sambil dipegang dengan jari. Gulunglah sekencang dan serata mungkin. Untuk membantu menciptakan bentuk spiral biasa, Anda harus meratakan kain pada permukaan dengan gulungan kain di tangan. Saat terus menggulung, kain akan mulai membentuk spiral.

5. Satukan spiral dengan tangan yang satunya lagi. Ambil ujung spiral yang teruntai dan sambungkan ke bagian gulungan utama dengan tangan yang tidak digunakan untuk menggulung kain. Tariklah ujung bagian luar gulungan dengan kencang sehingga spiral tergulung sekencang mungkin.

6. Ikatlah spiral dengan karet gelang. Sambil terus memegang spiral dengan satu tangan, gunakan tangan lain untuk memasukkan beberapa karet gelang pada kain. Karet harus berada di tengah gulungan, terentang dari satu ujung gulungan ke sisi yang berlawanan. Mulailah dengan empat buah karet gelang dan tambah lagi jika perlu.

7. Tuangkan pewarna kain pada kain. Diamkan sekitar 10 menit

8. Bilas dan keringkan kain

Selamat Mencoba

Penulis : Nabella Devitta

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Marc Marquez Terancam Absen hingga Akhir Musim Moto GP 2020

RADARMALANG - Juara dunia MotoGP, Marc Marquez, diprediksi melewatkan tiga seri akhir musim MotoGP 2020 lantaran masih menjalani perawatan cedera lengan. Pebalap berusia 27 tahun mengalami patah lengan setelah kecelakaan di MotoGP Spanyol yang notabene merupakan seri pembuka ajang balap tersebut. Bahkan belum lama ini, beredar kabar bahwa pebalap Repsol Honda itu akan menjalani operasi ketiga.

Jalan Sekitar SPBU Sawojajar Membahayakan

Saya sering kali melintasi Jalan Danau Toba, kawasan Sawojajar. Di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sawojajar, ada beberapa lubang yang dalam.

Inovasi dan Ide Kreatif, Kunci Meningkatkan Perekonomian Kota Malang

MALANG KOTA – Inovasi dan ide kreatif, dua hal yang bisa menjadi kunci peningkatan perekonomian Kota Malang di masa pandemi saat ini. Pesan khusus itu disampaikan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko pada acara HUT ke-61 Pemuda Pancasila di Swiss Belinn Hotel, Rabu (28/10).

Demi SanDi, 12 Anggota FPDIP DPRD Kota Malang Garap Wilayah Utara

MALANG KOTA - Sebanyak 12 anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PDIP (FPDIP) turun ke wilayah utara Kabupaten Malang. Mereka mendapatkan amanah DPP PDIP untuk membantu kader PDIP yang sedang berjuang di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Yaitu, pasangan calon (paslon) Malang Makmur HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi).

Pendidikan Siswa Insan Permata Didukung USQ dan BCIP

MALANG KOTA – Dalam mencetak kader berkarakter Islami, Yayasan Insan Permata Malang (YIPM) selain memiliki tiga unit utama jenjang pendidikan, juga ada layanan lain untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar (KBM). Kedua unit itu adalah Unit Sahabat Quran (USQ) dan Talenta dan Business Center Insan Permata (BCIP).

Wajib Dibaca

Marc Marquez Terancam Absen hingga Akhir Musim Moto GP 2020

RADARMALANG - Juara dunia MotoGP, Marc Marquez, diprediksi melewatkan tiga seri akhir musim MotoGP 2020 lantaran masih menjalani perawatan cedera lengan. Pebalap berusia 27 tahun mengalami patah lengan setelah kecelakaan di MotoGP Spanyol yang notabene merupakan seri pembuka ajang balap tersebut. Bahkan belum lama ini, beredar kabar bahwa pebalap Repsol Honda itu akan menjalani operasi ketiga.

Jalan Sekitar SPBU Sawojajar Membahayakan

Saya sering kali melintasi Jalan Danau Toba, kawasan Sawojajar. Di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sawojajar, ada beberapa lubang yang dalam.

Inovasi dan Ide Kreatif, Kunci Meningkatkan Perekonomian Kota Malang

MALANG KOTA – Inovasi dan ide kreatif, dua hal yang bisa menjadi kunci peningkatan perekonomian Kota Malang di masa pandemi saat ini. Pesan khusus itu disampaikan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko pada acara HUT ke-61 Pemuda Pancasila di Swiss Belinn Hotel, Rabu (28/10).

Demi SanDi, 12 Anggota FPDIP DPRD Kota Malang Garap Wilayah Utara

MALANG KOTA - Sebanyak 12 anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PDIP (FPDIP) turun ke wilayah utara Kabupaten Malang. Mereka mendapatkan amanah DPP PDIP untuk membantu kader PDIP yang sedang berjuang di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Yaitu, pasangan calon (paslon) Malang Makmur HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi).