alexametrics
24.3 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

Serial “Squid Game” Tembus Trending 1 di Netflix Amerika Serikat

RADAR MALANG – Serial Korea Selatan “Squid Game” kembali mencatatkan prestasi terbarunya. Teranyar, serial yang tengah naik daun tersebut mampu yang menduduki rating tertinggi di Netflix Amerika Serikat. Serial ini juga berhasil menggeser komedi-drama Sex Education season ke-3 yang sebelumnya menjadi acara yang paling banyak ditonton di Netflix AS.

Melansir dari Nme.com Sabtu (25/9), koran Korea JoongAng Daily merilis bahwa selain di AS, Squid Game juga masuk sebagai serial top Netflix yang paling banyak ditonton di banyak negara. Seperti Singapura, Vietnam, Kuwait, dan masih banyak lagi.

Dengan pencapaian tersebut, Squid Game mampu menjadi serial Korea Selatan yang sangat populer saat ini. Mereka juga melampaui aksi apokaliptik dari serial Sweet Home yang sebelumnya memuncaki trending ketiga.

Sebagai catatan, di awal pekan ini banyak pemirsa dari serial tersebut yang menyebut jika cerita Squid Game adalah serial plagiasi. Ini karena adanya kesamaan dalam plot dan filmografi dengan film Jepang 2014 As The Gods Will.

Namun hal itu ditepis oleh sang sutradara Hwang Dong-hyuk. Dalam konferensi pers dia menyebut bahwa skript untuk Squid Game telah dikerjakan sejak tahun 2008.

“Memang benar mirip, tetapi setelah itu tidak ada kesamaan lagi,” katanya. “Saya mengerjakan (Squid Game) pada 2008 dan 2009, dan pada saat itu, game pertama (sudah) ditetapkan sebagai ‘Lampu Merah Lampu Hijau’,” ujar Hwang Dong-hyuk.

Bulan lalu, Hwang juga mengatakan bahwa inspirasinya membuat serial ini berasal dari dirinya sendiri. “(Saya,red) ingin membuat drama survival yang paling Korea,” tuturnya dalam wawancara dengan saluran berita Korea Selatan YTN, seperti diterjemahkan oleh Soompi.

“Saya ingin menciptakan rasa hubungan antara permainan masa lalu yang pernah kami mainkan di masa kecil dan rasa kompetisi tiada akhir yang dirasakan orang dewasa modern,” tambah Hwang. “Ada ironi dalam ingatan kita yang paling indah dan polos yang diubah menjadi kenyataan yang paling mengerikan,” tutupnya.

 

Penulis: Frisca Cristina

RADAR MALANG – Serial Korea Selatan “Squid Game” kembali mencatatkan prestasi terbarunya. Teranyar, serial yang tengah naik daun tersebut mampu yang menduduki rating tertinggi di Netflix Amerika Serikat. Serial ini juga berhasil menggeser komedi-drama Sex Education season ke-3 yang sebelumnya menjadi acara yang paling banyak ditonton di Netflix AS.

Melansir dari Nme.com Sabtu (25/9), koran Korea JoongAng Daily merilis bahwa selain di AS, Squid Game juga masuk sebagai serial top Netflix yang paling banyak ditonton di banyak negara. Seperti Singapura, Vietnam, Kuwait, dan masih banyak lagi.

Dengan pencapaian tersebut, Squid Game mampu menjadi serial Korea Selatan yang sangat populer saat ini. Mereka juga melampaui aksi apokaliptik dari serial Sweet Home yang sebelumnya memuncaki trending ketiga.

Sebagai catatan, di awal pekan ini banyak pemirsa dari serial tersebut yang menyebut jika cerita Squid Game adalah serial plagiasi. Ini karena adanya kesamaan dalam plot dan filmografi dengan film Jepang 2014 As The Gods Will.

Namun hal itu ditepis oleh sang sutradara Hwang Dong-hyuk. Dalam konferensi pers dia menyebut bahwa skript untuk Squid Game telah dikerjakan sejak tahun 2008.

“Memang benar mirip, tetapi setelah itu tidak ada kesamaan lagi,” katanya. “Saya mengerjakan (Squid Game) pada 2008 dan 2009, dan pada saat itu, game pertama (sudah) ditetapkan sebagai ‘Lampu Merah Lampu Hijau’,” ujar Hwang Dong-hyuk.

Bulan lalu, Hwang juga mengatakan bahwa inspirasinya membuat serial ini berasal dari dirinya sendiri. “(Saya,red) ingin membuat drama survival yang paling Korea,” tuturnya dalam wawancara dengan saluran berita Korea Selatan YTN, seperti diterjemahkan oleh Soompi.

“Saya ingin menciptakan rasa hubungan antara permainan masa lalu yang pernah kami mainkan di masa kecil dan rasa kompetisi tiada akhir yang dirasakan orang dewasa modern,” tambah Hwang. “Ada ironi dalam ingatan kita yang paling indah dan polos yang diubah menjadi kenyataan yang paling mengerikan,” tutupnya.

 

Penulis: Frisca Cristina

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/