alexametrics
23C
Malang
Tuesday, 20 April 2021

Samakan BTS dengan Virus Covid-19, Penyiar Radio di Jerman Minta Maaf

RADAR MALANG – Seorang pembawa acara radio dari Jerman meminta maaf setelah membandingkan grup K-pop BTS dengan virus korona selama siaran langsung. Matthias Matuschik membuat hubungan antara band dan Covid adalah perbuatan yang salah dan ia meminta maaf untuk hal tersebut.

Dilansir dari BBC Sabtu (27/2), insiden itu terjadi di tengah meningkatnya sentimen anti-Asia dan serangan rasis sejak pandemi dimulai.

BTS adalah salah satu band terbesar di dunia dengan penggemar yang sangat besar. Para fans tentunya langsung menyuarakan amarahnya ke media sosial.

Pada hari Rabu lalu, selama pertunjukannya di Bayern 3, Matuschik memutar cover grup dari Coldplay “Fix You” di acaranya dan ia menyebutnya tidak pantas jika BTS tidak pantas menyanyikan lagu tersebut. Matuschik kemudian menggambarkan BTS sebagai beberapa virus buruk yang harus segera divaksin.

Namun di media sosial banyak yang menanggapi dengan membagikan kutipan “rasisme bukanlah pendapat” dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Korea. Fans yang lain mengatakan komentarnya dengan menyoroti rasisme anti-Asia.

“Saya telah memikirkan kata-kata saya tersebut dan saya mengerti serta menerima bahwa saya bisa saja menghina suatu ras atau negara, terutama komunitas Asia dengan kata-kata saya.” ujar Matuschik.

Ia menambahkan, dirinya telah melampaui batas dalam berkomentar dan tidak bermaksud untuk melukai perasaan para penggemar BTS.

Sebelum adanya kasus ini, sebuah laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa menemukan bahwa ada 1.800 insiden rasis terhadap orang Asia-Amerika di AS antara Maret dan Mei 2020. Laporan itu mengaitkan serangan dan insiden lain dengan wabah virus korona.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

RADAR MALANG – Seorang pembawa acara radio dari Jerman meminta maaf setelah membandingkan grup K-pop BTS dengan virus korona selama siaran langsung. Matthias Matuschik membuat hubungan antara band dan Covid adalah perbuatan yang salah dan ia meminta maaf untuk hal tersebut.

Dilansir dari BBC Sabtu (27/2), insiden itu terjadi di tengah meningkatnya sentimen anti-Asia dan serangan rasis sejak pandemi dimulai.

BTS adalah salah satu band terbesar di dunia dengan penggemar yang sangat besar. Para fans tentunya langsung menyuarakan amarahnya ke media sosial.

Pada hari Rabu lalu, selama pertunjukannya di Bayern 3, Matuschik memutar cover grup dari Coldplay “Fix You” di acaranya dan ia menyebutnya tidak pantas jika BTS tidak pantas menyanyikan lagu tersebut. Matuschik kemudian menggambarkan BTS sebagai beberapa virus buruk yang harus segera divaksin.

Namun di media sosial banyak yang menanggapi dengan membagikan kutipan “rasisme bukanlah pendapat” dalam bahasa Inggris, Jerman, dan Korea. Fans yang lain mengatakan komentarnya dengan menyoroti rasisme anti-Asia.

“Saya telah memikirkan kata-kata saya tersebut dan saya mengerti serta menerima bahwa saya bisa saja menghina suatu ras atau negara, terutama komunitas Asia dengan kata-kata saya.” ujar Matuschik.

Ia menambahkan, dirinya telah melampaui batas dalam berkomentar dan tidak bermaksud untuk melukai perasaan para penggemar BTS.

Sebelum adanya kasus ini, sebuah laporan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa menemukan bahwa ada 1.800 insiden rasis terhadap orang Asia-Amerika di AS antara Maret dan Mei 2020. Laporan itu mengaitkan serangan dan insiden lain dengan wabah virus korona.

Penulis: Fara Trisna Rahmadani

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru