alexametrics
22.5 C
Malang
Wednesday, 25 May 2022

Diet Defisit Kalori, Amankah?

RADAR MALANG – Memiliki tubuh langsing membuat kaum hawa menerapkan berbagai teknik diet untuk mecapai berat badan impian. Salah satu diet yang menjadi perbincangan adalah diet defisit kalori.

Melansir dari Healthline (27/3), defisit kalori terjadi ketika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dikeluarkan atau dibutuhkan tubuh. Anda dapat mencapai defisit kalori dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori atau meningkatkan aktivitas fisik.

“Pola makan yang dibuat harus defisit kalori. Dibuat sesuai dengan kemampuan seseorang. Kalau tidak mampu, kita cari cara yang bisa dikerjakan. Sehingga mereka mengerti melakukan itu karena dianggap tubuhnya mampu dan bisa. Menunya bisa diganti roti tawar, telur rebus, kentang rebus, ataupun buah,” Ujar Vera Napitupulu, Perancang Program Diet.

Sebelum memulai diet jenis ini, ada baiknya mengetahui kebutuhan kalori rata-rata. Pria pada rentang usia 26-45 tahun dengan aktivitas normal rata-rata membutuhkan asupan sebanyak 2.600 kalori per hari. Anda bisa mengonsumsi 2.100 per hari jika ingin menurunkan berat badan sebesar 0,45 kg per minggu.

Bagi Anda yang sangat aktif, dibutuhkan asupan sekitar 2.800-3.000 kalori untuk menjaga berat badan tetap stabil. Jika ingin menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg, cukup potong asupan Anda menjadi 2.300-2500 kalori per hari.

Sementara itu, pria dengan rentang usia 46-65 tahun butuh asupan sekitar 2.400 kalori per hari untuk menjaga berat badan mereka. Apabila hendak menurunkan berat sebesar 0,45 kg, Anda bisa mengurangi asupan menjadi 1.900 kalori per hari.
Wanita

Rata-rata, wanita berusia 26 hingga 50 tahun dengan aktivitas normal membutuhkan asupan 2.000 kalori per hari untuk menjaga berat badan mereka tetap stabil. Jika hendak mengurangi berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda maksimal hanya boleh mengonsumsi 1.500 kalori per hari.
S
ementara itu, wanita yang sangat aktif butuh asupan sekitar 2.200 kalori atau lebih per hari untuk menjaga berat badan. Apabila ingin menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda cukup mengurangi asupan harian sebanyak 500 kalori.

Untuk wanita yang telah berusia lebih dari 50 tahun, biasanya dalam sehari membutuhkan asupan sekitar 1.800 kalori. Jika hendak menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda tinggal mengurangi asupan menjadi 1.300 kalori per hari.

Mengurangi 500 kalori dari kebutuhan harian sudah cukup untuk menurunkan berat badan dan tidak memberi dampak yang terlalu signifikan terhadap energi Anda. Diet kalori bisa dilakukan dengan mengubah pola makan sehari-hari, seperti;

1. Kurangi asupan karbohidrat, dengan membatasi asupan karbohidrat mampu menurunkan lebih banyak berat badan daripada diet rendah lemak.

2. Konsumsi lebih banyak protein, protein dapat membuat Anda merasa kenyang dan efektif menurunkan berat badan.

3. Hindari minuman bersoda dan jus buah kemasan untuk membatasi asupan gula dan kalori berlebihan. Lebih baik diganti dengan jus murni buatan sendiri.

4. Minum lebih banyak air putih, minum 2 liter air putih setiap hari mampu membakar sekitar 95 kalori di dalam tubuh

5. Rutin melakukan olahraga

Selain mengurangi berat badan dan menjaganya tetap stabil, membatasi asupan kalori juga baik untuk mengurangi risiko munculnya penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Penulis : Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Memiliki tubuh langsing membuat kaum hawa menerapkan berbagai teknik diet untuk mecapai berat badan impian. Salah satu diet yang menjadi perbincangan adalah diet defisit kalori.

Melansir dari Healthline (27/3), defisit kalori terjadi ketika Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dikeluarkan atau dibutuhkan tubuh. Anda dapat mencapai defisit kalori dengan mengonsumsi lebih sedikit kalori atau meningkatkan aktivitas fisik.

“Pola makan yang dibuat harus defisit kalori. Dibuat sesuai dengan kemampuan seseorang. Kalau tidak mampu, kita cari cara yang bisa dikerjakan. Sehingga mereka mengerti melakukan itu karena dianggap tubuhnya mampu dan bisa. Menunya bisa diganti roti tawar, telur rebus, kentang rebus, ataupun buah,” Ujar Vera Napitupulu, Perancang Program Diet.

Sebelum memulai diet jenis ini, ada baiknya mengetahui kebutuhan kalori rata-rata. Pria pada rentang usia 26-45 tahun dengan aktivitas normal rata-rata membutuhkan asupan sebanyak 2.600 kalori per hari. Anda bisa mengonsumsi 2.100 per hari jika ingin menurunkan berat badan sebesar 0,45 kg per minggu.

Bagi Anda yang sangat aktif, dibutuhkan asupan sekitar 2.800-3.000 kalori untuk menjaga berat badan tetap stabil. Jika ingin menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg, cukup potong asupan Anda menjadi 2.300-2500 kalori per hari.

Sementara itu, pria dengan rentang usia 46-65 tahun butuh asupan sekitar 2.400 kalori per hari untuk menjaga berat badan mereka. Apabila hendak menurunkan berat sebesar 0,45 kg, Anda bisa mengurangi asupan menjadi 1.900 kalori per hari.
Wanita

Rata-rata, wanita berusia 26 hingga 50 tahun dengan aktivitas normal membutuhkan asupan 2.000 kalori per hari untuk menjaga berat badan mereka tetap stabil. Jika hendak mengurangi berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda maksimal hanya boleh mengonsumsi 1.500 kalori per hari.
S
ementara itu, wanita yang sangat aktif butuh asupan sekitar 2.200 kalori atau lebih per hari untuk menjaga berat badan. Apabila ingin menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda cukup mengurangi asupan harian sebanyak 500 kalori.

Untuk wanita yang telah berusia lebih dari 50 tahun, biasanya dalam sehari membutuhkan asupan sekitar 1.800 kalori. Jika hendak menurunkan berat badan sebanyak 0,45 kg per minggu, Anda tinggal mengurangi asupan menjadi 1.300 kalori per hari.

Mengurangi 500 kalori dari kebutuhan harian sudah cukup untuk menurunkan berat badan dan tidak memberi dampak yang terlalu signifikan terhadap energi Anda. Diet kalori bisa dilakukan dengan mengubah pola makan sehari-hari, seperti;

1. Kurangi asupan karbohidrat, dengan membatasi asupan karbohidrat mampu menurunkan lebih banyak berat badan daripada diet rendah lemak.

2. Konsumsi lebih banyak protein, protein dapat membuat Anda merasa kenyang dan efektif menurunkan berat badan.

3. Hindari minuman bersoda dan jus buah kemasan untuk membatasi asupan gula dan kalori berlebihan. Lebih baik diganti dengan jus murni buatan sendiri.

4. Minum lebih banyak air putih, minum 2 liter air putih setiap hari mampu membakar sekitar 95 kalori di dalam tubuh

5. Rutin melakukan olahraga

Selain mengurangi berat badan dan menjaganya tetap stabil, membatasi asupan kalori juga baik untuk mengurangi risiko munculnya penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Penulis : Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/