RADARMALANG – Tidak seperti biasanya, beberapa hari ini suhu terasa lebih dingin di beberapa daerah, termasuk Kota Malang. Hal tersebut dikeluhkan oleh sejumlah pengguna sosial media twitter, hingga “dingin” menjadi trending.

Netizen dengan akun @izamcahya_ menuliskan bahwa dinginnya Kota Malang terasa ekstrim. “Dinginnya daerah Malang gokiiil keramik teras rumah diinjek langsung nylekit wkwk” tulisnya (27/7/20). Postingan itu disertai dengan foto suhu yang menunjukkan suhu 16° celsius.

Selain itu ada juga netizen yang mengatakan bahwa saking dinginnya, ia sampai menggunakan jaket di dalam rumah. “baru kali ini; di rumah pake jaket. Malang dingin bngt yallaaahhh.” tulis akun @vkto_adys (27/7/20).

Berdampak pada kulit, ternyata suhu dingin dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Dilansir dari sehatq.com, Nina Hertiwi Putri menuliskan bagaimana cara merawat kulit wajah disaat cuaca dingin.

1. Batasi waktu mandi
Ketika cuaca dingin, mandi atau berendam menggunakan air hangat, tentu menjadi pilihan yang menggoda. Namun apabila dilakukan terlalu lama dan sering, kegiatan tersebut justru akan membuat kulit Anda menjadi kering.

Durasi terbaik untuk mandi saat musim dingin hanyalah selama 5-10 menit, menggunakan air hangat. Selain waktu mandi yang singkat, Anda juga disarankan untuk tidak menggunakan air yang terlalu panas, karena dapat menyebabkan kemerahan pada kulit.

2. Rutin gunakan pelembap
Saat Anda berada di tempat dengan suhu rendah, kelembapan udara pun umumnya akan turun dan menyebabkan kulit menjadi kering. Karena itu, saat cuaca dingin, penting bagi Anda untuk rutin menggunakan pelembap kulit.

3. Pakai tabir surya
Salah satu tahap yang sering terlewat saat cuaca dingin adalah tetap menggunakan tabir surya. Meski sinar matahari tidak terasa terik, namun sinar matahari terutama sinar ultraviolet tetap dapat merusak kulit saat cuaca dingin.

Karena itu, menggunakan tabir surya saat cuaca dingin tetap penting dilakukan, untuk mencegah efek buruk sinar matahari terhadap kulit. Sebelum beraktivitas di luar ruangan, gunakan tabir surya yang mengandung pelembap dengan minimal SPF screen protection factor (SPF) 15 atau lebih.

4. Hindari pemakaian sabun berlebih
Kulit kering yang kerap timbul saat cuaca dingin dapat diperparah oleh penggunaan sabun yang berlebihan. Maka dari itu, hanya gunakan sabun pada area kulit wajah yang diperlukan.

Selain membatasi penggunaannya, Anda juga dapat mengganti sabun yang biasa digunakan dengan pembersih yang mengandung pelembap atau berbentuk gel, dan tidak mengandung parfum.

5. Jaga pakaian tetap kering
Segera ganti pakaian Anda yang basah akibat hujan. Menggunakan pakaian dan sepatu basah, dapat menyebabkan iritasi kulit, serta menimbulkan rasa gatal. Tidak hanya itu, Anda juga disarankan untuk menggunakan pakaian yang berbahan lembut, agar kulit yang cenderung kering saat musim dingin terhindar dari iritasi serta gatal.

6. Sesuaikan perawatan wajah dengan kondisi cuaca
Saat cuaca dingin, tahapan perawatan kulit yang dilakukan pun sebaiknya diubah. Pilih pembersih wajah yang berbahan dasar krim, dan kurangi pemakaian toner atau astringen. Sebab, kebanyakan toner maupun astringen mengandung alkohol yang dapat menyebabkan kulit kering.

Saat kulit terasa kering dan gatal, Anda direkomendasikan untuk berhenti menggunakan produk kecantikan yang mengandung alkohol dan parfum, agar wajah dapat kembali lembap, dengan minyak alami yang dikeluarkannya.

Penulis : Nabella Devitta
Foto : skincaretopnews
Penyunting: Fia