alexametrics
21.8 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Mulai Khawatir dengan Masa Depan? Welcome at Quarter Life Crisis

RADARMALANG – Apakah kalian memikirkan tentang masa depan kalian? melihat teman yang sudah sukses tapi diri sendiri masih dalam fase yang masih sama. Atau sering galau dan khawatir mengenai kehidupan yang akan datang.

Apabila kamu berusia kurang dari 25 tahun, dan mengalami kegalauan tersebut, terus bertanya akan masa depan mengenai pilihanmu tepat atau tidak, serta membandingkan pencapaianmu dengan teman-temanmu. Mungkin, kamu sedang berada pada fase Quarter-life Crisis.

“Secara harfiah Quarter-life Crisis terjadi ketika memasuki seperempat usia total hidupmu, tetapi terjadi pada seperempat tahap awal menuju kedewasaan,” ungkap Dr Oliver Robinson seperti yang dikutip dari The Guardian pada Sabtu (31/10).

Ada empat fase dalam Quarter-life Crisis. Pertama, perasaan terjebak dalam situasi entah pekerjaan, relasi, atau hal lainnya. Kedua, pikiran bahwa perubahan akan terjadi. Ketiga, peride membangun kembali hidup yang baru. Terakhir, fase yang mengukuhkan komitmen terkait dengan ketertarikan, aspirasi, dan nilai yang dipegang seseorang.

Orang yang berada di fase ini akan sering mencoba hal baru. Dengan mempertanyakan keputusan tepat atau tidak ia akan mempertimbangkan keputusan dengan matang. Dengan begitu ia akan mengetahui apa yang sebenarnya dikuasai dan apa yang menjanjikan untuk masa depan.

Dengan begitu ketika dalam fase ini akan memperoleh perspektif baru dan mengetahui hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai suatu hal yang diinginkan. Maka rasa khawatir akan masa depan tidak akan menghantui.

Penulis : M. Ubaidillah

RADARMALANG – Apakah kalian memikirkan tentang masa depan kalian? melihat teman yang sudah sukses tapi diri sendiri masih dalam fase yang masih sama. Atau sering galau dan khawatir mengenai kehidupan yang akan datang.

Apabila kamu berusia kurang dari 25 tahun, dan mengalami kegalauan tersebut, terus bertanya akan masa depan mengenai pilihanmu tepat atau tidak, serta membandingkan pencapaianmu dengan teman-temanmu. Mungkin, kamu sedang berada pada fase Quarter-life Crisis.

“Secara harfiah Quarter-life Crisis terjadi ketika memasuki seperempat usia total hidupmu, tetapi terjadi pada seperempat tahap awal menuju kedewasaan,” ungkap Dr Oliver Robinson seperti yang dikutip dari The Guardian pada Sabtu (31/10).

Ada empat fase dalam Quarter-life Crisis. Pertama, perasaan terjebak dalam situasi entah pekerjaan, relasi, atau hal lainnya. Kedua, pikiran bahwa perubahan akan terjadi. Ketiga, peride membangun kembali hidup yang baru. Terakhir, fase yang mengukuhkan komitmen terkait dengan ketertarikan, aspirasi, dan nilai yang dipegang seseorang.

Orang yang berada di fase ini akan sering mencoba hal baru. Dengan mempertanyakan keputusan tepat atau tidak ia akan mempertimbangkan keputusan dengan matang. Dengan begitu ia akan mengetahui apa yang sebenarnya dikuasai dan apa yang menjanjikan untuk masa depan.

Dengan begitu ketika dalam fase ini akan memperoleh perspektif baru dan mengetahui hal apa saja yang perlu dilakukan untuk mencapai suatu hal yang diinginkan. Maka rasa khawatir akan masa depan tidak akan menghantui.

Penulis : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/