Dilansir dari halodoc (20/2), kalori yang terdapat dalam tomat menjadikan buah ini pilihan buah untuk dikonsumsi oleh orang– orang yang menjalankan program diet. Namun dalam kasus tertentu, mereka yang memiliki kadar asam urat tinggi justru harus berhati-hati. ”Bagi pengidap asam urat, tomat adalah salah satu makanan yang harus dihindari,” ujar dr Rizal Fadli, medical editor halodoc.
Hal ini memang menimbulkan pro dan kontra terhadap konsumsi tomat bagi pengidap asam urat. Banyak orang yang berfikir bahwa tomat memberikan manfaat bagi pengidap asam urat. Makan tomat sebelum makan dapat menurunkan berat badan, persentase lemak tubuh, kadar kolesterol, kadar gula darah, bahkan kadar asam urat dalam darah.
Terutama ketika tomat dikonsumsi dengan cara diolah menjadi jus. Kaya akan vitamin C dan likopen, yang dapat membantu mengurangi peradangan. Asam urat adalah peradangan pada sendi, sehingga menurunkan intensitasnya dapat mengurangi gejala yang muncul.
Namun, ada yang tidak setuju jika tomat dapat dikonsumsi oleh pengidap asam urat, karena tomat mengandung dua pemicu gout potensial, yaitu glutamat dan asam fenolat. Meskipun keduanya hanya berada dalam jumlah yang kecil, tetapi dari laporan pengidap asam urat merasakan nyeri sendi setelah mengonsumsi tomat.
Karena itu, ada baiknya jika ingin mengkonsumsi tomat untuk melihat terlebih dahulu kadar asam urat dalam tubuh, dapatkah tubuh Anda menerima atau tidak.
Penulis : Khrisna Ambar
Editor : Ahmad Yani