KEPANJEN – Potensi musibah pohon tumbang masih tetap terbuka. Buktinya, kemarin (1/3) dua lokasi terdampak musibah tersebut. Lokasi pertama di Jalan Raya Curungrejo, Kecamatan Pakisaji. Berikutnya di Jalan Raya Kepanjen-Gondanglegi.

Tercatat ada tiga pohon yang tumbang. Jenisnya pohon sono, karet, dan saman. ”Kejadiannya sekitar pukul 13.00 WIB, setelah hujan lebat. Kemacetan total sempat terjadi beberapa menit,” terang Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang Mudji Utomo.

Tomo–sapaan akrabnya– memastikan tidak ada korban jiwa dari dua musibah tersebut. Namun, ada satu unit mobil Toyota Kijang warna hijau yang mengalami rusak pada bagian bemper depan. Mobil tersebut tertimpa ranting yang jatuh. ”Sekitar pukul 16.00, proses pembersihan bisa dituntaskan.

Lalu lintas pun bisa kembali normal,” imbuh Tomo. Berdasarkan pantauan koran ini, musibah pohon tumbang kemarin juga terjadi di dua kecamatan lainnya. Yakni, di Sumberpucung dan Bululawang.

Dengan adanya kejadian tersebut, dia berharap warga tetap waspada. Khususnya saat turun hujan disertai angin kencang. Imbauan itu bukan tanpa alasan dia sampaikan.

Berdasarkan rekapitulasi PMI Kabupaten Malang mulai Januari lalu hingga kemarin (1/3), tercatat sudah ada 38 pohon yang tumbang. Lokasi paling banyak terjadi di Kecamatan Pakisaji dan Kepanjen. Di sepanjang jalur tersebut, petugas sudah melakukan identifikasi sejak awal. Saat ini, masih ada 31 pohon yang rawan tumbang di jalur itu. Dasar itulah yang membuat PMI berharap warga tetap waspada. 

Pewarta               : Miftahul Huda
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Bayu Mulya
Fotografer          : PMI KABUPATEN MALANG