alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Positif Narkoba, Selebgram Asal Malang Ini Jadi Tersangka

RADAR MALANG – Selebgram kelahiran Malang, Abdul Kadir terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap bersama rekannya yang berinisial F pada Kamis (27/1) lalu.

Melansir dari JawaPos, pada Senin (1/2), pemilik nama panggung D Kadoor ini positif mengkonsumsi metafetamin atau sabu-sabu. Hasil pemeriksaan tersebut sudah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. “AK bersama temannya berinisial F positif mengkonsumsi metafetamin atau sabu-sabu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus

Sebelumnya, polisi mengamankan selebgram 1,7 juta followers itu di sebuah hotel di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/1) lalu. “Kita tangkap di kamar hotel di daerah Pancoran tanggal 27 kemarin, dia habis pakai (narkoba) bersama temannya laki-laki berinisial F,” jelas Yusri.

Penyidik telah mengamankan barang bukti berupa bong atau alat hisap sabu yang telah digunakan sebelum adanya penangkapan. Untuk saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus yang dialami oleh D Kadoor dan rekannya itu. “Masih kita kembangkan kasus itu,” jelas Yusri.

Penulis : Anggi Dianing

RADAR MALANG – Selebgram kelahiran Malang, Abdul Kadir terjerat kasus narkoba. Ia ditangkap bersama rekannya yang berinisial F pada Kamis (27/1) lalu.

Melansir dari JawaPos, pada Senin (1/2), pemilik nama panggung D Kadoor ini positif mengkonsumsi metafetamin atau sabu-sabu. Hasil pemeriksaan tersebut sudah dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. “AK bersama temannya berinisial F positif mengkonsumsi metafetamin atau sabu-sabu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus

Sebelumnya, polisi mengamankan selebgram 1,7 juta followers itu di sebuah hotel di Kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/1) lalu. “Kita tangkap di kamar hotel di daerah Pancoran tanggal 27 kemarin, dia habis pakai (narkoba) bersama temannya laki-laki berinisial F,” jelas Yusri.

Penyidik telah mengamankan barang bukti berupa bong atau alat hisap sabu yang telah digunakan sebelum adanya penangkapan. Untuk saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus yang dialami oleh D Kadoor dan rekannya itu. “Masih kita kembangkan kasus itu,” jelas Yusri.

Penulis : Anggi Dianing

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/