MALANG KOTA – Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, momen Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Juragan 99 Group untuk menebar kebaikan. Tahun ini Juragan 99 Group menyerahkan kurban berupa 9 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Masing-masing sapi beratnya mencapai 1,5 ton.

Owner Juragan 99 Group Gilang Widya Pramana menjelaskan, 9 ekor sapi dan 9 ekor kambing itu disebar ke seluruh unit bisnis. Yaitu ke MS GLOW Office, keluarga Gilang Widya Pramana, PT Kosmetika Global Indonesia (Kosme) , Juragan 99 Trans, Klinik MS GLOW Malang, Klinik MS GLOW Surabaya, Klinik MS GLOW Sidoarjo, dan Klinik MS GLOW Bandung.

Manajemen MS GLOW memberikan satu ekor sapi kepada
penerima, Kamis sore. Sapi ini akan disembelih di masjid yang telah dipilih pada Jumat pagi. Total, Juragan 99 Group tahun ini berkurban 9 sapi dan 9 kambing.

Untuk di wilayah Malang, penyembelihan hewan kurban dilakukan di garasi Juragan 99 Trans yang ada di kawasan Pakis, Kabupaten Malang. ”Kami akan sebar bantuan ini ke Masjid Ma’sum Sulaiman, Masjid AlKhoir, dan warga sekitar garasi,” ucap Gilang Widya Pramana saat berbincang dengan Jawa Pos Radar Malang, kamis (30/7).

Gilang melanjutkan, penyembelihan hewan kurban menjadi agenda rutin tiap tahun Juragan 99 Group. Untuk diketahui, Juragan 99 Group menaungi sejumlah unit bisnis. Di antaranya MS GLOW , Juragan 99 Trans, MS GLOW FOR MEN, Juragan 99 Cargo, PT Kosmetika Global Indonesia (Kosme), Sei Sapiku Malang, Juragan 99XAR Drifting Academy, dan lainnya.

”Sumber dana untuk kurban ini dari anggaran untuk program charity. Kami di MS GLOW setiap bulan selalu menggelar program corporate social responsibility (CSR),” ungkapnya.

CSR ini, Gilang melanjutkan, dilaksanakan rutin tiap bulan dengan agenda berbeda. Mulai dari rutin memberi bantuan pada panti asuhan, pemberian fasilitas komputer kepada anak yatim, pembangunan masjid, dan bantuan lainnya.

”Saat pandemi Covid-19, MS GLOW juga tak berhenti melakukan project sosial. MS GLOW sudah menyalurkan miliaran rupiah untuk warga terdampak Covid-19,” tegas suami Shandy Purnamasari itu.

Foto: Rofia
Penyunting: Fia