KOTA MALANG – Mulai sekarang, Anda patut berhati-hati ketika bertransaksi di usaha gadai. Sebab, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Malang menyebut bahwa banyak usaha gadai “nakal” di Kota Malang.

Kepala OJK Malang, Sugianto Kasmuri mengungkapan bahwa sejauh ini ada 14 gadai swasta yang telah terdata. “Baru 11 (gadai swasta) yang mengajukan permohonan izin usaha,” kata dia.

Seperti diketahui, usaha gadai memang harus mengantongi izin dari OJK. Kewajiban itu tertuang dalam POJK (Peraturan OJK) Nomor 31/POJK.05/2016.
Di lapangan, usaha gadai yang eksis angkanya lebih dari 14. Terutama usaha gadai rumahan yang dimiliki perorangan.
Gadai rumahan ini biasanya menggaet nasabah dari tetangga, atau warga sekitar.

Sejauh ini, kata Sugianto, memang belum ada pengaduan terkait praktik ilegal gadai swasta. Dia pun berharap, masyarakat lebih cermat lagi dalam memilih tempat gadai.

Sementara bagi usaha gadai yang belum berizin, OJK berharap mereka segera mengajukan permohonan. “Agar usaha pergadaian sehat dan untuk perlindungan bagi konsumen,” ujarnya.

Berita selengkapnya bisa Anda baca di koran Jawa Pos Radar Malang edisi Sabtu (1/8).

Pewarta: Arlita Ulya
Editor: Indra M