alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Pemkot Malang Siapkan Rp 2,5 Miliar untuk Belanja Produk UMKM

MALANG KOTA – Pemkot Malang terus melakukan gerakan beli produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan memaksimalkan belanja daerah ke produk UMKM. Bahkan, tahun depan ada anggaran Rp 2,5 miliar khusus untuk membeli berbagai produk UMKM untuk keperluan Pemkot Malang.

Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, kebijakan ini juga sudah dilakukan di masa pandemi ini. Namun, tahun depan lebih digalakkan lagi.

”Ini sesuai kebijakan umum pengadaan dan instruksi Pak Wali Kota agar UMKM diprioritaskan sehingga bisa bangkit di masa pandemi ini,” kata Widjaja, Rabu (1/12).

Menurutnya, dari semua belanja barang dan jasa di tahun 2021 ada sekitar 40 persen yang ke UMKM. Dimana persentase ini jika diuangkan mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. ”Nggak cuma mamin (makan dan minuman), semuanya boleh,” jelas dia.

Lebih lanjut, pihaknya tidak perlu melakukan standarisasi ulang UMKM tersebut. Karena selama ini program beli produk UMKM ini juga sudah berjalan. ”Selama ini sudah jalan, karena Rp 2,5 miliar ini untuk UMKM,” ungkap dia.

Perlu diketahui, Pemkot Malang terus menggaungkan untuk kebangkitan UMKM di masa pandemi. Salah satunya melakukan kampanye kepada masyarakat, terutama ASN untuk membeli produk UMKM.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – Pemkot Malang terus melakukan gerakan beli produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan memaksimalkan belanja daerah ke produk UMKM. Bahkan, tahun depan ada anggaran Rp 2,5 miliar khusus untuk membeli berbagai produk UMKM untuk keperluan Pemkot Malang.

Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa Kota Malang Widjaja Saleh Putra menyampaikan, kebijakan ini juga sudah dilakukan di masa pandemi ini. Namun, tahun depan lebih digalakkan lagi.

”Ini sesuai kebijakan umum pengadaan dan instruksi Pak Wali Kota agar UMKM diprioritaskan sehingga bisa bangkit di masa pandemi ini,” kata Widjaja, Rabu (1/12).

Menurutnya, dari semua belanja barang dan jasa di tahun 2021 ada sekitar 40 persen yang ke UMKM. Dimana persentase ini jika diuangkan mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. ”Nggak cuma mamin (makan dan minuman), semuanya boleh,” jelas dia.

Lebih lanjut, pihaknya tidak perlu melakukan standarisasi ulang UMKM tersebut. Karena selama ini program beli produk UMKM ini juga sudah berjalan. ”Selama ini sudah jalan, karena Rp 2,5 miliar ini untuk UMKM,” ungkap dia.

Perlu diketahui, Pemkot Malang terus menggaungkan untuk kebangkitan UMKM di masa pandemi. Salah satunya melakukan kampanye kepada masyarakat, terutama ASN untuk membeli produk UMKM.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/