KOTA BATU – Rumah sakit yang ada di Kota Batu dimungkinkan bisa melakukan pemeriksaan tes swab sendiri. Caranya, memodifikasi alat pemeriksaan (Tes Cepat Molekuler/TCM) yang ada dengan mendatangkan cartridge khusus dan mengubah settingan. Alat ini sudah dimiliki RS Karsa Husada yang selama ini digunakan untuk mendeteksi TB atau Tuberkulosis pada seseorang.
“Alat untuk pemeriksaan TB yang ada di RS Karsa Husada ketika ditambah cartridge maka sebenarnya bisa untuk melakukan tes swab di Kota Batu,” kata Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Jumat (3/7) .
Menurut dia, selama ini pemeriksaan hasil tes swab untuk masyarakat Kota Batu dilakukan di rumah sakit atau laboratorium yang berada di Surabaya dan Kota Malang. Sebab rumah sakit yang ada di Kota Batu tidak memiliki alat yang memadai.
“Idealnya hasil positif atau negatif seseorang terkena Covid-19 bisa diketahui 3 sampai 4 hari setelah dilakukan PCR (Polymerase Chain Reaction). Tetapi terkadang karena mengantre dengan lainnya maka menjadi berhari-hari,” kata wali kota perempuan pertama Kota Batu ini.
Dia menambahkan, Satgas Covid-19 Kota Batu juga telah meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur supaya bisa mendatangkan alat tersebut. Tetapi sampai saat ini belum bisa terealisasi, padahal seperti diketahui RS Karsa Husada merupakan rumah sakit milik Pemprov Jatim.
Namun, Dewanti mengatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu untuk menyediakan pengadaan alat tambahan itu. “Nanti saya juga minta dr Kartika (Kadinkes) berkoordinasi dengan KPK dan BPK untuk menanyakan apakah kami bisa membantu RS Karsa Husada dalam menyediakan alat itu,” kata Dewanti.
Pewarta : Nugraha Perdana
Foto : Nugraha Perdana
Editor: Hendarmono Al Sidarto