alexametrics
28.1 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

Ketua PWI Jatim: Jangan Cuma Skill, Moral Juga Dijaga

MALANG KOTA – Ada pesan khusus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Luthfil Hakim saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya pada Jumat (3/12) di Hotel Savana. Pesan itu berupa moral yang harus dijaga selepas lulus menjadi wartawan jenjang muda ataupun madya. Sebab skill menulis atau wawancara sudah menjadi hal yang biasa, namun moral dalam berkehidupan bermasyarakat harus tetap dijunjung.

Luthfil tak ingin citra wartawan menjadi buruk karena hanya sikap yang dipandang buruk oleh masyarakat. Sejumlah kasus yang menyangkut moral wartawan di Jatim saat ini masih saja terjadi. Sehingga citra wartawan menjdi buruk dan dicap bebas melakukan sesuka hati.
“Hal itu tentu melanggar hukum, saya ingin ke depan para wartawan baik jenjang muda dan madya mampu mencerdaskan pers di wilayahnya masing-masing,” pesan Luthfil.

Pria yang terpilih menjadi Ketua PWI Jatim sejak Oktober lalu itu juga berharap UKW bisa ditempuh 38 peserta dengan baik. Sebab UKW ini diharapkan bisa mengasah skill kewartawanan saat turun ke lapangan. Dampak panjangnya, karya yang dibuat bisa mencerdaskan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh Waka Polresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto. Pihaknya bakal terus mendukung kegiatan yang digagas oleh PWI Malang Raya yang berkaitan dengan peningkatan wawasan ilmu pengetahuan. Tak terkecuali UKW.
“Kami mendukung penuh kegiatan UKW, sebab kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh wartawan, sebab kegiatana ini tidak hanya mengasah kemampuan, namun moral dan etika wartawan harus dijaga,” katanya.

Dia juga tidak ingin ada wartawan yang terjerat masalah hukum karena menyebar berita yang tidak sesuai fakta atau hoaks. Sehingga moral para wartawan harus dijaga agar tak terjerat kasus hukum.

Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya Cahyono menjelaskan, sebelum digelar UKW, pihak panitia juga sudah menggelar try out bagi para peserta. Try out itu bertujuan untuk memberi gambaran saat UKW. Pendek kata, Cahyono berharap seluruh peserta bisa lulus UKW baik jenjang muda dan madya.
“Try Out itu sangat perlu digelar, hal ini untuk memberikan gambaran pelaksanaan UKW dan saya berharap seluruh peserta di angkatan 37 ddan 38 bisa lulus 100 persen,” tutupnya. (adn)

MALANG KOTA – Ada pesan khusus Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur Luthfil Hakim saat membuka Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Malang Raya pada Jumat (3/12) di Hotel Savana. Pesan itu berupa moral yang harus dijaga selepas lulus menjadi wartawan jenjang muda ataupun madya. Sebab skill menulis atau wawancara sudah menjadi hal yang biasa, namun moral dalam berkehidupan bermasyarakat harus tetap dijunjung.

Luthfil tak ingin citra wartawan menjadi buruk karena hanya sikap yang dipandang buruk oleh masyarakat. Sejumlah kasus yang menyangkut moral wartawan di Jatim saat ini masih saja terjadi. Sehingga citra wartawan menjdi buruk dan dicap bebas melakukan sesuka hati.
“Hal itu tentu melanggar hukum, saya ingin ke depan para wartawan baik jenjang muda dan madya mampu mencerdaskan pers di wilayahnya masing-masing,” pesan Luthfil.

Pria yang terpilih menjadi Ketua PWI Jatim sejak Oktober lalu itu juga berharap UKW bisa ditempuh 38 peserta dengan baik. Sebab UKW ini diharapkan bisa mengasah skill kewartawanan saat turun ke lapangan. Dampak panjangnya, karya yang dibuat bisa mencerdaskan masyarakat.

Pada kesempatan itu juga dihadiri oleh Waka Polresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto. Pihaknya bakal terus mendukung kegiatan yang digagas oleh PWI Malang Raya yang berkaitan dengan peningkatan wawasan ilmu pengetahuan. Tak terkecuali UKW.
“Kami mendukung penuh kegiatan UKW, sebab kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh wartawan, sebab kegiatana ini tidak hanya mengasah kemampuan, namun moral dan etika wartawan harus dijaga,” katanya.

Dia juga tidak ingin ada wartawan yang terjerat masalah hukum karena menyebar berita yang tidak sesuai fakta atau hoaks. Sehingga moral para wartawan harus dijaga agar tak terjerat kasus hukum.

Sementara itu, Ketua PWI Malang Raya Cahyono menjelaskan, sebelum digelar UKW, pihak panitia juga sudah menggelar try out bagi para peserta. Try out itu bertujuan untuk memberi gambaran saat UKW. Pendek kata, Cahyono berharap seluruh peserta bisa lulus UKW baik jenjang muda dan madya.
“Try Out itu sangat perlu digelar, hal ini untuk memberikan gambaran pelaksanaan UKW dan saya berharap seluruh peserta di angkatan 37 ddan 38 bisa lulus 100 persen,” tutupnya. (adn)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/