alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Vaksinasi Door To Door, Ikhtiar Akhiri Pandemi

KARANGPLOSO – Satlantas Polres Malang terus menggelar vaksinasi door to door untuk mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19. Program Vaksin Merdeka ini menyasar anak usia 6-11  tahun. Kemarin (3/4) korp Bhayangkara menyasar bocah-bocah Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso. Khususnya di TK ABA 33, MI Roudlotul Ulum, dan SDN 1 Karangploso

Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah mengatakan, program vaksinasi door to door menyasar kalangan anak-anak. “Kami memang menyasar siswa SD.  Ini dilakukan supaya anak-anak Kabupaten Malang semakin sehat,” terang Agung, kemarin.

Saltantas membawa tim vaksinasi dari relawan kesehatan dan dokter Polres Malang. Sesuai aturan, sebelum divaksin, anak-anak menjalani serangkaian tahapan. Pertama, menjalankan protokol kesehatan (prokes). Kemudian mereka mendaftarkan diri kepada nakes di lokasi.

Setelah itu, dokter atau perawat akan mengecek riwayat kesehatan mereka. Serta memastikan mereka tidak mempunyai komorbid. Setelah dipastikan tidak ada komorbid atau faktor lain yang membahayakan, baru mendapat giliran vaksin.

Agung menyebut program ini adalah ikhtiar mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19. “Pemberian vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah. Sehingga penanganan dan percepatan bisa didorong untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Ini sekaligus memberikan imunitas terhadap siswa siswi,” ujarnya.(fin/dan)

KARANGPLOSO – Satlantas Polres Malang terus menggelar vaksinasi door to door untuk mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19. Program Vaksin Merdeka ini menyasar anak usia 6-11  tahun. Kemarin (3/4) korp Bhayangkara menyasar bocah-bocah Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso. Khususnya di TK ABA 33, MI Roudlotul Ulum, dan SDN 1 Karangploso

Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah mengatakan, program vaksinasi door to door menyasar kalangan anak-anak. “Kami memang menyasar siswa SD.  Ini dilakukan supaya anak-anak Kabupaten Malang semakin sehat,” terang Agung, kemarin.

Saltantas membawa tim vaksinasi dari relawan kesehatan dan dokter Polres Malang. Sesuai aturan, sebelum divaksin, anak-anak menjalani serangkaian tahapan. Pertama, menjalankan protokol kesehatan (prokes). Kemudian mereka mendaftarkan diri kepada nakes di lokasi.

Setelah itu, dokter atau perawat akan mengecek riwayat kesehatan mereka. Serta memastikan mereka tidak mempunyai komorbid. Setelah dipastikan tidak ada komorbid atau faktor lain yang membahayakan, baru mendapat giliran vaksin.

Agung menyebut program ini adalah ikhtiar mempercepat berakhirnya pandemi Covid-19. “Pemberian vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah. Sehingga penanganan dan percepatan bisa didorong untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Ini sekaligus memberikan imunitas terhadap siswa siswi,” ujarnya.(fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/