alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Kota Malang Masih Aman Covid-19? Check 4 Indikator Penentunya

MALANG KOTA – Kasus Covid-19 di Kota Malang dalam sepekan terakhir masih mengalami kenaikan. Meskipun dari sisi jumlah, tak sampai meningkat tajam. Namun kewaspadaan harus diperhatikan agar kasus positif Covid-19 tak sampai melonjak.

Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, ada empat indikator yang dijadikan patokan status daerah. Rumusan tersebut dibeber dalam video conference (vidcon) Penegakan Disiplin dan Penanganan Covid-19 jajaran Mendagri, Menhub, Menkes, Menag, Panglima TNI, POLRI, BIN, Kejaksaan hingga BNPB. ”Indikator penilaian Covid-19 di tiap daerah harus ada berdasarkan empat poin pantauan,” terang dr Husnul.

Yang pertama, kenaikan kasus baru jangan sampai menyentuh angka eksponensial. Artinya ada kenaikan kasus baru dengan kenaikan jumlah yang tajam. ”Sementara di Kota Malang, meski masih ada kenaikan tapi tidak eksponensial,” tambah dr Husnul.

Hingga Senin (3/5) jumlah terkonfirmasi positif 6.420 orang. Jumlah ini bertambah 20 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sementara pada hari Minggu (2/5) jumlah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 6.400 orang dengan penambahan kasus baru 15 orang.

Kedua, kasus kematian Covid-19 juga harus menurun. Pihaknya mengklaim selama 10 hari terakhir tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 . “Sehingga prosentase kematian turun dari 9,16 persen menjadi 9,01 persen,” lanjutnya.

Sementara parameter ketiga adalah angka kesembuhan yang diharapkan di atas 90 persen. “Kalau di Kota Malang saat ini angka kesembuhannya 90,25 persen,” tambahnya.

Kemudian keempat, Bed Occupancy Ratio (BOR) harus di bawah 50 persen. ”di Kota Malang dari 11 rumah sakit rujukan, BOR-nya sekitar 35,8 persen,” ujar pria yang juga menjabat Kepala RSUD Kota Malang itu.

Dari empat indikator tersebut bisa disimpulkan, kasus positif Covid-19 meskipun masih meningkat tetapi masih dalam taraf aman. Meskipun begitu, pihaknya tetap meminta kedisiplinan masyarakat menerapkan prokes yang ketat. Bahkan sekalipun telah divaksin, tetap wajib menjaga 6 M. Yakni memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup serta menjauhi kerumunan.⁣⁣

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Kasus Covid-19 di Kota Malang dalam sepekan terakhir masih mengalami kenaikan. Meskipun dari sisi jumlah, tak sampai meningkat tajam. Namun kewaspadaan harus diperhatikan agar kasus positif Covid-19 tak sampai melonjak.

Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, ada empat indikator yang dijadikan patokan status daerah. Rumusan tersebut dibeber dalam video conference (vidcon) Penegakan Disiplin dan Penanganan Covid-19 jajaran Mendagri, Menhub, Menkes, Menag, Panglima TNI, POLRI, BIN, Kejaksaan hingga BNPB. ”Indikator penilaian Covid-19 di tiap daerah harus ada berdasarkan empat poin pantauan,” terang dr Husnul.

Yang pertama, kenaikan kasus baru jangan sampai menyentuh angka eksponensial. Artinya ada kenaikan kasus baru dengan kenaikan jumlah yang tajam. ”Sementara di Kota Malang, meski masih ada kenaikan tapi tidak eksponensial,” tambah dr Husnul.

Hingga Senin (3/5) jumlah terkonfirmasi positif 6.420 orang. Jumlah ini bertambah 20 orang dibandingkan hari sebelumnya. Sementara pada hari Minggu (2/5) jumlah terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 6.400 orang dengan penambahan kasus baru 15 orang.

Kedua, kasus kematian Covid-19 juga harus menurun. Pihaknya mengklaim selama 10 hari terakhir tidak ada kasus kematian akibat Covid-19 . “Sehingga prosentase kematian turun dari 9,16 persen menjadi 9,01 persen,” lanjutnya.

Sementara parameter ketiga adalah angka kesembuhan yang diharapkan di atas 90 persen. “Kalau di Kota Malang saat ini angka kesembuhannya 90,25 persen,” tambahnya.

Kemudian keempat, Bed Occupancy Ratio (BOR) harus di bawah 50 persen. ”di Kota Malang dari 11 rumah sakit rujukan, BOR-nya sekitar 35,8 persen,” ujar pria yang juga menjabat Kepala RSUD Kota Malang itu.

Dari empat indikator tersebut bisa disimpulkan, kasus positif Covid-19 meskipun masih meningkat tetapi masih dalam taraf aman. Meskipun begitu, pihaknya tetap meminta kedisiplinan masyarakat menerapkan prokes yang ketat. Bahkan sekalipun telah divaksin, tetap wajib menjaga 6 M. Yakni memakai masker dengan benar, menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup serta menjauhi kerumunan.⁣⁣

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru