alexametrics
28.8 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Usai Dimotivasi Sutiaji, Kota Malang Runner Up Porprov

MALANG KOTA – Usai dimotivasi Wali Kota Malang Sutiaji, atlet Kota Malang makin garang melibas lawannya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VII, pada 25 Juni-3 Juli lalu. Kontingen Kota Malang yang mulanya hanya meraih tiga medali emas, keesokan harinya bertambah menjadi 15 medali emas.

Dengan bertambahnya perolehan medali tersebut, peringkat Kota Malang yang sebelumnya berada di urutan keenam klasemen, melesak menjadi peringkat kedua atau runner up. Posisi ini dipertahankan  hingga porprov ditutup pada 3 Juli lalu.

Seperti diberitakan, Wali Kota Malang Sutiaji menyambangi tiga cabang olahraga (Cabor) pada 25-26 Juni lalu. Ketiganya adalah atlet futsal, dansa, dan bulu tangkis. Dalam kunjungannya itu, Sutiaji memotivasi para atlet agar makin bersemangat, sehingga mampu mendulang medali.

Hingga penutupan, 3 Juli lalu, Kota Malang mengoleksi total 70 medali emas, 62 perak, dan 72 perunggu. Dengan perolehan tersebut, Kota Malang meraih posisi runner up. Perolehannya ini meningkat jika dibanding sebelumnya, yakni Porprov Jatim VI pada 2019 lalu. Pada porprov dua tahun lalu, Kota Malang jatuh diperingkat keenam. Itu karena medali yang diraih hanya 40 emas, 49 perak dan 50 perunggu.

Ketua Kontingen Kota Malang As’ad Munawir mengatakan, prestasi ini tak lepas dari dukungan Pemkot Malang, baik melalui dukungan materi maupun moril. Pada 27 Juni lalu, seusai Sutiaji mengunjungi kontingan Kota Malang, lanjut As’ad, mereka masih berada di urutan keenam klasemen dengan tiga emas.

“Dukungan dari pemerintah yaitu spirit yang luar biasa. Karena para atlet rindu didukung oleh stakeholder, utamanya wali kota Malang,” terang As’ad.

”Dari kunjungan pak wali itu, Kota Malang akhirnya meroket sampai terakhir tetap di posisi dua,” tambah Asad.

As’ad menambahkan, juga ada andil dari pemain, pelatih, maupun official yang telah bekerja keras dalam mewujudkan target Kota Malang menjadi juara dua. Selain itu, katanya, persiapan yang maksimal ini berkat dukungan luar biasa dari Pemkot Malang “Karena persiapan kami sangat baik dan mendapat segala dukungan. Maka kami membalasnya, untuk membawa Kota Malang kembali ke marwahnya di posisi runner up,” tandasnya. (adk/dan)

MALANG KOTA – Usai dimotivasi Wali Kota Malang Sutiaji, atlet Kota Malang makin garang melibas lawannya dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VII, pada 25 Juni-3 Juli lalu. Kontingen Kota Malang yang mulanya hanya meraih tiga medali emas, keesokan harinya bertambah menjadi 15 medali emas.

Dengan bertambahnya perolehan medali tersebut, peringkat Kota Malang yang sebelumnya berada di urutan keenam klasemen, melesak menjadi peringkat kedua atau runner up. Posisi ini dipertahankan  hingga porprov ditutup pada 3 Juli lalu.

Seperti diberitakan, Wali Kota Malang Sutiaji menyambangi tiga cabang olahraga (Cabor) pada 25-26 Juni lalu. Ketiganya adalah atlet futsal, dansa, dan bulu tangkis. Dalam kunjungannya itu, Sutiaji memotivasi para atlet agar makin bersemangat, sehingga mampu mendulang medali.

Hingga penutupan, 3 Juli lalu, Kota Malang mengoleksi total 70 medali emas, 62 perak, dan 72 perunggu. Dengan perolehan tersebut, Kota Malang meraih posisi runner up. Perolehannya ini meningkat jika dibanding sebelumnya, yakni Porprov Jatim VI pada 2019 lalu. Pada porprov dua tahun lalu, Kota Malang jatuh diperingkat keenam. Itu karena medali yang diraih hanya 40 emas, 49 perak dan 50 perunggu.

Ketua Kontingen Kota Malang As’ad Munawir mengatakan, prestasi ini tak lepas dari dukungan Pemkot Malang, baik melalui dukungan materi maupun moril. Pada 27 Juni lalu, seusai Sutiaji mengunjungi kontingan Kota Malang, lanjut As’ad, mereka masih berada di urutan keenam klasemen dengan tiga emas.

“Dukungan dari pemerintah yaitu spirit yang luar biasa. Karena para atlet rindu didukung oleh stakeholder, utamanya wali kota Malang,” terang As’ad.

”Dari kunjungan pak wali itu, Kota Malang akhirnya meroket sampai terakhir tetap di posisi dua,” tambah Asad.

As’ad menambahkan, juga ada andil dari pemain, pelatih, maupun official yang telah bekerja keras dalam mewujudkan target Kota Malang menjadi juara dua. Selain itu, katanya, persiapan yang maksimal ini berkat dukungan luar biasa dari Pemkot Malang “Karena persiapan kami sangat baik dan mendapat segala dukungan. Maka kami membalasnya, untuk membawa Kota Malang kembali ke marwahnya di posisi runner up,” tandasnya. (adk/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/