alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Takut Bencana? Enam Kecamatan Ini Layak Dijauhi

SINGOSARI – Inilah enam kecamatan di Kabupaten Malang yang boleh Anda jauhi jika tidak ingin berisiko terkena bencana. Enam kecamatan tersebut adalah Karangploso, Dau, Singosari, Pakis, Jabung, dan Tumpang. Itulah hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

“Itu zona yang kami anggap sebagai zona merah angin kencang,” Ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono, kemarin.

Dia mengatakan, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan untuk kategori bencana angin. “Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat agar lebih waspada,” katanya.

Sesuai prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang, Sadono menjelaskan bahwa badai la nina masih akan terjadi sepanjang tahun 2021 hingga 2022 ini. Bulan Februari masih diprediksi menjadi puncak musim hujan. “Karena masih ada la nina dipastikan masih akan ada dampak yang lain. Salah satunya  terkait bencana,” sambung dia.

Karenanya, pihaknya meminta masyarakat lebih tanggap dan siaga. Sebab dari catatan BPBD Kabupaten Malang, jenis bencana yang paling sering terjadi sepanjang 2021 hingga awal tahun ini adalah angin kencang. “Dampak yang paling banyak adalah pohon tumbang. Jadi, kami imbau warga agar waspada saat di jalan. Bila perlu tunda (perjalanan) saat kondisi cuaca buruk sekali. Seperti yang terjadi kemarin (Kamis, 3/2) itu seharusnya masyarakat sudah harus waspada,” beber pria berkacamata itu.

Guna mengantisipasi potensi bencana,  BPBD Kabupaten Malang mendirikan pos lapangan (poslap) yang terintegrasi di beberapa kecamatan sekaligus. Namun keberadaannya masih terbatas di empat zona, yakni di Timur, Selatan, dan Barat Kabupaten Malang.

Sementara untuk wilayah Utara, Sadono mengungkapkan, pihaknya belum menyediakan poslap. “Karena ada beberapa kendala, mulai dari personel dan pendanaan. Pertimbangan lainnya, kejadian (bencana) di Malang Utara biasanya tidak sebesar di wilayah Timur, Selatan, dan Barat,” terang dia. (iik/dan)

SINGOSARI – Inilah enam kecamatan di Kabupaten Malang yang boleh Anda jauhi jika tidak ingin berisiko terkena bencana. Enam kecamatan tersebut adalah Karangploso, Dau, Singosari, Pakis, Jabung, dan Tumpang. Itulah hasil pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang.

“Itu zona yang kami anggap sebagai zona merah angin kencang,” Ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono, kemarin.

Dia mengatakan, upaya mitigasi tidak bisa dilakukan untuk kategori bencana angin. “Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat agar lebih waspada,” katanya.

Sesuai prediksi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang, Sadono menjelaskan bahwa badai la nina masih akan terjadi sepanjang tahun 2021 hingga 2022 ini. Bulan Februari masih diprediksi menjadi puncak musim hujan. “Karena masih ada la nina dipastikan masih akan ada dampak yang lain. Salah satunya  terkait bencana,” sambung dia.

Karenanya, pihaknya meminta masyarakat lebih tanggap dan siaga. Sebab dari catatan BPBD Kabupaten Malang, jenis bencana yang paling sering terjadi sepanjang 2021 hingga awal tahun ini adalah angin kencang. “Dampak yang paling banyak adalah pohon tumbang. Jadi, kami imbau warga agar waspada saat di jalan. Bila perlu tunda (perjalanan) saat kondisi cuaca buruk sekali. Seperti yang terjadi kemarin (Kamis, 3/2) itu seharusnya masyarakat sudah harus waspada,” beber pria berkacamata itu.

Guna mengantisipasi potensi bencana,  BPBD Kabupaten Malang mendirikan pos lapangan (poslap) yang terintegrasi di beberapa kecamatan sekaligus. Namun keberadaannya masih terbatas di empat zona, yakni di Timur, Selatan, dan Barat Kabupaten Malang.

Sementara untuk wilayah Utara, Sadono mengungkapkan, pihaknya belum menyediakan poslap. “Karena ada beberapa kendala, mulai dari personel dan pendanaan. Pertimbangan lainnya, kejadian (bencana) di Malang Utara biasanya tidak sebesar di wilayah Timur, Selatan, dan Barat,” terang dia. (iik/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/