KABUPATEN MALANG – Gempa dengan kekuatan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Malang dan sekitarnya pada Minggu (5/7) sekitar pukul 02.09 WIB. Gempa tektonik yang terjadi karena adanya aktivitas subduksi lempeng Indonesia-Australia ini tidak berpotensi tsunami.
“Sumber gempa berada di laut berjarak 131 kilometer (km) dari Kabupaten Malang,” ucap Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang Musripan, pagi ini.
Dia menambahkan, meski gempa dengan kedalaman 92 km itu tidak berpotensi tsunami, namun getarannya bisa dirasakan oleh masyarakat yang berada daerah Blitar, Malang, Trenggalek, dan beberapa daerah di Jawa Timur lainnya.
“Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan truk berlalu,” imbuhnya.
Musripan menambahkan, untuk menghindari keresahan, pihaknya menganjurkan agar masyarakat tidak gampang terbawa isu yang tidak bertanggung jawab. Disamping itu, dia juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi bangunan rusak untuk menghindari risiko tertimpa bangunan saat terjadi gempa.
“Periksa dan pastikan bangunan anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan rumah,” kata Musripan.
Pewarta: A Fikyansyah
Foto: BMKG Karangkates Malang
Editor: Hendarmono Al Sidarto