alexametrics
22.6 C
Malang
Wednesday, 23 September 2020

Amonium Nitrat itu Zat Bersahabat, Kenapa Meledak?

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG KOTA – Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan zat yang diduga amonium nitrat meledak di Beirut, Lebanon, pada pukul 18.00 (waktu setempat), Selasa (4/8). Salah satunya bisa jadi ledakan tersebut karena proses pemanasan atau tekanan ekstra. Di mana, pada tempat penyimpanan bahan tersebut mengalami dekomposisi dan salah satu hasil oksigen.

Penilaian itu seperti diungkapkan Dr Sutrisno MSi, dosen jurusan Kimia Universitas Negeri Malang (UM) saat ditemui Radar Malang di kantornya, Rabu (5/8).

“Ini yang bisa memicu terjadinya kebakaran di sekitarnya. Apalagi, (jika sekitarnya) ada bahan-bahan yang mudah terbakar,” kata Sutrisno
Hanya saja, dia melanjutkan, apakah ledakan tersebut akibat amonium nitrat perlu diinvestigasi lebih dalam. Karena zat ini pada dasarnya relatif bersahabat.

Apalagi, menurut Sutrisno, bahan ini biasa digunakan untuk pupuk anorganik (pupuk sintetis) sebagai penyuplai unsur nitrogen yang dibutuhkan tanaman. “Karena sifat zat ini tidak eksplosif (meledak). Makanya, perlu diinvestigasi lebih lanjut,” jelas dosen yang mengampu mata kuliah keselamatan dan keamanan bahan kimia ini.

Menurutnya, dari aspek keselamatan dan keamanan bahan kimia (Chemicals Safety and Security), bahaya bahan kimia dikategorikan sebagai meledak (explosive), korosif (corrosive), mudah terbakar (flammable), dan racun (toxic). Dimana semua risiko akibat yang timbul dari bahan kimia ini didasarkan pada kereaktifan bahan tersebut. Artinya, timbulnya bahaya akibat bahan kimia tersebut karena reaksi kimia bahan.

“Reaksi kimia dapat dipicu oleh sulutan, panas, radiasi, tekanan, dan bercampurnya dengan bahan kimia lain yang sering dikenal dengan kontaminasi,” jelas dosen FMIPA UM ini.

Lalu bagaimana dengan aspek keselamatan dan keamanan kimia amonium nitrat? Berdasarkan hasil kajian dari beberapa literatur, zat ini sebenarnya zat ini sangat bersahabat. Dimana dari segi globally harmonized system (GHS), zat ini (hanya) bersifat oxidizer dan iritan, atau tidak eksplosif (meledak).

Sedangkan, dari segi National Fire Protection Association (NFPA), tingkat flammability = 0 (nol), berarti tidak terbakar dan instability (kestabilannya) = 2, yang maknanya relatif stabil (kurang reaktif).

“Tapi ada risiko ledakan, jika zat ini dipanaskan pada kondisi terkurung akibat mengalami dekomposisi (peruraian) yang bisa menghasilkan nitrogen, oksigen, dan uap air, serta menimbulkan ledakan,” jelas dia.

Pewarta: Imam Nasrodin
Foto: Imam Nasrodin
Editor: Hendarmono Al S

- Advertisement -

Latest news

Pakar: ‘Pecahnya’ Suara NU Untungkan Incumbent

“Tapi kalau pengamatan saya, “pecahnya” suara NU akan untungkan incumbent. Dia bisa dapat dukungan kalangan NU dan nasional karena diusung partai nasional," kata pria yang juga menjadi Ketua Program Studi Magister Ilmu Sosial FISIP UB ini, Rabu (23/9).
- Advertisement -

PKKMB Uniga, Ajak Maba Tetap Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

MALANG – Universitas Gajayana Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020 -2021. Dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring selama tiga hari tersebut, Uniga mengangkat tema Tetap Semangat di Era Pandemi Covid-19, Bersama Uniga Menjadi yang Terdepan dan Berkarakter.

PLN UP3 Malang Salurkan 50 Tong Sampah di Pantai Selatan

MALANG - Sebanyak 50 tong sampah dibagikan di daerah wilayah pantai selatan yakni, Pantai Balekambang dan Sendang Biru, kabupaten Malang dalam rangka “Word Clean Up Day 2020”, Selasa (22/9). Sebagai wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan sekitar, karena saat ini sampah menjadi masalah serius terutama di daerah wisata terbuka seperti pantai.

Besok Pengundian Nomor Urut, KPU Batasi Tiap Paslon Bawa 12 Pendukung

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menambahkan, semua yang hadir dalam kegiatan pengundian nomor urut paslon juga harus mengenakan protap kesehatan. Hal ini juga sudah diatur dalam aturan Pilkada serentak.

Related news

Pemkot Malang Siapkan Rp 4 M untuk Rest Area Wisatawan Bromo

"Karena dekat dengan exit tol Madyopuro, maka akan kami bangun rest area di sini (Terminal Madyopuro)," kata Wali Kota Malang Sutiaji, sambil memberikan isyarat ke lahan yang akan dibangun rest area, Selasa (22/9).

11 Penyandang Disabilitas Dapat SIM D Gratis di Hari Lalu Lintas

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution SIK mengatakan, khusus untuk Hari Lalu Lintas ini layanan yang diberikan berbeda. Satlantas melakukan jemput bola karena banyak dari para difabel tidak percaya diri dengan kemampuan mereka sendiri.

Siaga Sehat, Dinkes Siapkan Fasilitas UKK di Terminal Madyopuro

Menurutnya, kolaborasi Dinkes dan Dishub Kota Malang ini dinilai penting untuk menjaga lima pilar di Terminal Madyopuro. Yaitu pilar petugas, pengunjung, penumpang, pengemudi, dan pelaku usaha.

Agar Menang, Wali Kota Malang Puasai Terminal Madyopuro

"Hari ini saya puasa. Wes diposoni lek nggak menang, sing salah sing poso opo sing dipasani (Sudah dipuasai tidak menang, yang salah yang puasa atau yang dipuasai)," kata Sutiaji sambil bercanda saat memberikan sambutan acara penilaian lomba terminal sehat Provinsi Jatim, Selasa (22/9).
- Advertisement -