alexametrics
26.5 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Sehari, 5 Kampung Tangguh di Kabupaten Malang Diresmikan

KABUPATEN MALANG – Membentuk Kampung Tangguh menjadi cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di Kabupaten Malang hari ini (6/7), lima kampung tangguh bakal diresmikan Bupati Malang HM Sanusi.
Kelima kampung tangguh itu berada di Desa Saptorenggo, Desa Tirtomoyo, Desa Sekarpuro dan Desa Asrikaton (Kecamatan Pakis) serta Desa Sidorejo Kecamatan Jabung.
Bupati Malang Drs H M Sanusi MM menyampaikan bahwa keberadaan kampung tangguh merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka penambahan dan penyebaran virus korona di kabupaten.
“Intinya masyarakat harus disiplin dan berkomitmen untuk tidak kena Covid-19, dan mengupayakan agar warganya tidak kena korona,” kata Sanusi di sela kunjungannya ke Dusun Bugis Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis.
Pembina Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang itu juga menekankan bahwa disiplin protokol kesehatan merupakan kepentingan dan kewajiban masing-masing individu. “Bukan untuk bupati, kapolres, atau pun dandim, tapi untuk diri sampean sendiri,” tegasnya.
Data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang hingga kemarin mencatat sebanyak 11 pasien terkonfirmasi positif korona di Kecamatan Pakis. Lima diantaranya dinyatakan sembuh sementara empat orang lainnya masih menjalani isolasi mandiri dan dua orang dirawat di rumah sakit.
Berbagai konsep kampung tangguh diusung di Kecamatan Pakis. Mulai dari lumbung pangan juga usaha ekonomi produktif seperti UMKM hingga ternak dan sayur mayur.
Pewarta: Farik Fajarwati
Foto: Farik Fajarwati
Editor: Indra M

KABUPATEN MALANG – Membentuk Kampung Tangguh menjadi cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di Kabupaten Malang hari ini (6/7), lima kampung tangguh bakal diresmikan Bupati Malang HM Sanusi.
Kelima kampung tangguh itu berada di Desa Saptorenggo, Desa Tirtomoyo, Desa Sekarpuro dan Desa Asrikaton (Kecamatan Pakis) serta Desa Sidorejo Kecamatan Jabung.
Bupati Malang Drs H M Sanusi MM menyampaikan bahwa keberadaan kampung tangguh merupakan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk menekan angka penambahan dan penyebaran virus korona di kabupaten.
“Intinya masyarakat harus disiplin dan berkomitmen untuk tidak kena Covid-19, dan mengupayakan agar warganya tidak kena korona,” kata Sanusi di sela kunjungannya ke Dusun Bugis Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis.
Pembina Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Malang itu juga menekankan bahwa disiplin protokol kesehatan merupakan kepentingan dan kewajiban masing-masing individu. “Bukan untuk bupati, kapolres, atau pun dandim, tapi untuk diri sampean sendiri,” tegasnya.
Data Satgas Covid-19 Kabupaten Malang hingga kemarin mencatat sebanyak 11 pasien terkonfirmasi positif korona di Kecamatan Pakis. Lima diantaranya dinyatakan sembuh sementara empat orang lainnya masih menjalani isolasi mandiri dan dua orang dirawat di rumah sakit.
Berbagai konsep kampung tangguh diusung di Kecamatan Pakis. Mulai dari lumbung pangan juga usaha ekonomi produktif seperti UMKM hingga ternak dan sayur mayur.
Pewarta: Farik Fajarwati
Foto: Farik Fajarwati
Editor: Indra M

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/