alexametrics
29.9 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Ngeriii… Tubuh Korban Laka Menancap di Kaca Mobil

TUREN – Nasib nahas menimpa Achmad Hafiz, 19, warga Bokor, Turen. Tubuhnya terpental dan menancap di kaca mobil akibat kecelakaan, Selasa malam (5/4). Akibat luka serius, koran langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.30. Malam itu, korban mengendarai sepeda motor Honda CRF. Informasi yang dihimpun koran ini di lokasi, korban melaju dari arah simpang empat Turen menuju pertigaan Pindad, Sedayu.

Tepat di Jalan Sudirman, korban berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun ketika sudah mengambil lajur kanan, tiba-tiba ada pikap bermuatan pisang dari arah yang berlawanan. Pikap bernopol L 9240 AZ itu dikemudikan oleh Sutikno, 54, warga Sidomulyo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Diduga karena laju kendaraan kencang, Hafiz tidak sempat mengendalikan kendaraannya, sehingga terjadi tabrakan. Tubuh hafiz terpental dan menancap di kaca pikap bagian depan. Sementara Sutikno mengalami patah tulang di bahu kanan dan luka parah di kepala.

“Korban berupaya mengambil haluan kanan. Tetapi dia (korban) telat mendahului karena sudah ada pikap yang melintas juga,” kata Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah, kemarin (6/4).

Unit Laka Satlantas Polres Malang yang mengetahui kejadian ini langsung merapat ke lokasi. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk visum. Kemudian polisi melarikan sopir pikap ke RS Melati Pindad untuk mendapat perawatan intensif.

Agung menegaskan, ini murni kecelakaan lalu lintas akibat kesalahan pengendara. “Ini bukan balap liar. Kami pastikan dari hasil penyelidikan di lapangan pascakejadian,” tutup Agung.(fin)

TUREN – Nasib nahas menimpa Achmad Hafiz, 19, warga Bokor, Turen. Tubuhnya terpental dan menancap di kaca mobil akibat kecelakaan, Selasa malam (5/4). Akibat luka serius, koran langsung meninggal dunia di lokasi kejadian.

Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.30. Malam itu, korban mengendarai sepeda motor Honda CRF. Informasi yang dihimpun koran ini di lokasi, korban melaju dari arah simpang empat Turen menuju pertigaan Pindad, Sedayu.

Tepat di Jalan Sudirman, korban berusaha menyalip kendaraan yang ada di depannya. Namun ketika sudah mengambil lajur kanan, tiba-tiba ada pikap bermuatan pisang dari arah yang berlawanan. Pikap bernopol L 9240 AZ itu dikemudikan oleh Sutikno, 54, warga Sidomulyo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Diduga karena laju kendaraan kencang, Hafiz tidak sempat mengendalikan kendaraannya, sehingga terjadi tabrakan. Tubuh hafiz terpental dan menancap di kaca pikap bagian depan. Sementara Sutikno mengalami patah tulang di bahu kanan dan luka parah di kepala.

“Korban berupaya mengambil haluan kanan. Tetapi dia (korban) telat mendahului karena sudah ada pikap yang melintas juga,” kata Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitriansyah, kemarin (6/4).

Unit Laka Satlantas Polres Malang yang mengetahui kejadian ini langsung merapat ke lokasi. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan untuk visum. Kemudian polisi melarikan sopir pikap ke RS Melati Pindad untuk mendapat perawatan intensif.

Agung menegaskan, ini murni kecelakaan lalu lintas akibat kesalahan pengendara. “Ini bukan balap liar. Kami pastikan dari hasil penyelidikan di lapangan pascakejadian,” tutup Agung.(fin)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/