alexametrics
Thursday, August 13, 2020

4 Kisah Pendaki Hilang Secara Misterius di Indonesia

- Advertisement -
- Advertisement -

RADARMALANG – Daftar pendaki yang hilang di Indonesia kembali bertambah. Pada Sabtu, 4 Juli lalu, dikabarkan seorang pendaki bernama Afrizal hilang secara misterius di Gunung Guntur. Sebelumnya, diketahui bahwa Afrizal bersama ke empat temannya melakukan pendakian pada Jumat, 3 Juli 2020.
Sesampainya di pos 3, mereka memutuskan untuk beristirahat dan mulai mendirikan tenda. Sabtu paginya, saat rombongan akan turun lagi, korban sudah tidak berada di tenda yang mereka tempati. Rekan-rekannya pun berusaha mencari sembari menunggu kedatangan korban. Setelah ditunggu selama beberapa jam tidak kunjung ditemukan, rekan-rekan korban memutuskan untuk turun dan melaporkan kejadian. Tim SAR baru mendapatkan laporan sekitar pukul 22.45 WIB dan segera mengirimkan bantuan untuk mencari korban.
Setelah 31 jam pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat. Namun, anehnya korban ditemukan dalam keadaan hanya menggunakan celana dalam atau setengah telanjang. “Korban mengaku tidak tahu bagaimana bisa sampai di situ, yang diingat dia sedang tidur di tenda bersama temannya,” kata Entis, seorang warga sekaligus penjaga parkir yang menemukan korban.
Selain kisah Afrizal yang hilang secara misterius saat sedang mendaki, berikut beberapa kisah lain hilangnya seorang pendaki.
1. Alvi Kurniawan
Pendaki yang berasal dari Desa Mejing, Kecamatan Candi Mulyo, Kabupaten Magelang dikabarkan hilang saat mendaki puncak Gunung Lawu pada akhir tahun 2018 lalu. Alvi dilaporkan hilang setelah sebelumnya melakukan balapan menuju puncak dengan seorang wanita asal Wonosobo. Namun, di tengah balapan, pendaki wanita asal Wonosobo itu menyerah dan hanya Alvi saja yang melanjutkan pendakian ke puncak.
Alvi Kurniawan dilaporkan hilang oleh rekannya sendiri, Wahyu Candra. Pencarian terus dilakukan meskipun sempat dihentikan selama sepekan sejak dinyatakan hilang. Keluarga korban pun juga ikut serta dalam pencarian sebelum pencarian Alvi ditutup total pada Kamis (24/1/2019) setelah keluarga lebih memilih untuk mengikhlaskan.
2. Galih Andika
Galih menjadi salah satu pendaki yang hilang dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Korban dilaporkan berpisah dengan rekan-rekannya di Pos 6 Bawakaraeng di tengah perjalanan menuju Kampung Lembanna. Selama 15 hari dinyatakan hilang, ayahnya tetap setia menunggu anaknya di Lembanna berharap anaknya kembali dalam keadaan hidup.
“Seusai sholat Jumat, Galih pamit mau mendaki ke Gunung Bawakaraeng bersama temannya,” kata Sri, ibu dari Galih Andika di tengah proses pencarian anaknya.
Setelah 3 bulan pencarian, akhirnya Galih ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan hanya tinggal tulang belulang setelah mendapat laporan dari warga yang menemukan tulang belulang tersebut.
3. Fatur Rohman
Fatur yang baru berusia 14 tahun dinyatakan meninggal dunia saat mendaki puncak Gunung Sumbing pada Jum’at (5/4/2019). Diketahui Fathur dan ketiga rekannya mengalami hipotermia saat berada di atas puncak Gunung Sumbing. Tim SAR menemukan korban di bawah puncak Rajawali dengan ketinggian 3.371 mdpl.
4. Thoriq Rizky
Berawal dari keinginannya untuk melihat sunset, Thoriq ditemukan meninggal setelah sebelumnya dinyatakan hilang selama 12 hari ketika mendaki Gunung Piramid. Jenazah korban ditemukan tersangkut di pohon yang berada di kawasan punggung naga Gunung Piramid.
Proses evakuasi jenazah berlangsung cukup lama dengan melibatkan sekitar 100 relawan dikarenakan tim harus berjalan kaki untuk mencapai lokasi penemuan.
Pewarta: Fairuz Raissa Syahira
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia

- Advertisement -

Latest news

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.
- Advertisement -

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

OJK Malang: Per 30 Juli, Kredit 282.510 Nasabah Direstrukturisasi

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri merinci, dari total nilai restrukturisasi kredit tersebut, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang menyasar 85.402 debitor dengan total baki debet sebesar Rp 8,58 triliun.

Pacu DPK, BNI Syariah Geber Program Merdeka Berhasanah

Bersamaan dengan euforia perayaan kemerdekaan RI ke-75, BNI Syariah memberikan apresiasi kepada para nasabah melalui program terbaru bernama Merdeka ber-Hasanah. Program menabung berhadiah ini berlaku sejak 10 Agustus lalu hingga 21 Agustus mendatang.

Related news

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

Wacana Sirkuit Balap, Wakil Wali Kota Malang Beri Lampu Hijau

KOTA MALANG - Belum lama ini, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana melontarkan wacana pembangunan sirkuit balap di Kecamatan Kedungkandang. Usul itu direspon positif Pemkot Malang. 

Insentif untuk 18.157 Karyawan di Malang Cair Mulai September

KOTA MALANG - Kabar baik bagi karyawan di Malang Raya yang gajinya kurang dari Rp 5 juta per bulan. Insentif Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah, bakal dicairkan mulai bulan depan.
- Advertisement -