alexametrics
23.4 C
Malang
Wednesday, 23 September 2020

Mayat Penuh Belatung Ditemukan di Kota Batu, Kepalanya Hampir Putus

- Advertisement -
- Advertisement -

BATU – Alangkah terkejutnya Misnu, 55, saat mencari rumput di lereng Gunung Banyak, Kota Batu, Kamis pagi (6/8). Warga Desa Sumberejo, Kecamatan Batu itu mendapati sesosok mayat yang kondisinya sudah membusuk. Bahkan wajah dipenuhi belatung.

Karena takut, Misnu melaporkan temuannya ke pamong desa setempat. Evakuasi pun dilakukan, melibatkan Infais Polres Batu dan Satuan Reskrim Polsek Kota Batu.

Saat ditemukan, mayat mengenakan baju polo warna biru dongker dan celana jins.

Selain penuh belatung, kondisi kepala mayat hampir putus. Karena kondisinya yang sudah membusuk, polisi belum bisa memastikan jenis kelamin korban.

“Masih belum diketahui. Kalau dari pakaiannya seperti laki-laki. Saat di lokasi, kami belum menemukan tanda-tanda luka di tubuh korban” tambah mantan Kanitreskrim Polsek Dau, Kabupaten Malang tersebut.

Saat dievakuasi juga tidak ditemukan barang apapun yang mencurigakan. “Bersih, tidak ditemukan apa-apa di sekitar jenazah” ujar Sugiarto.

Proses evakuasi, kata dia, memakan waktu sekitar 30 menit. Mayat langsung dibawa ke kamar jenazah RSSA (RSUD dr Saiful Anwar).

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Batu, AKP Hendro Tri Wahyono mengatakan visum tidak dilakukan langsung. “Untuk visum sendiri dilakukan antara malam nanti (6/8) atau besok (hari ini)” terangnya.

Ketika ditanya soal dugaan kematian, pihaknya belum bisa mengidentifikasi sebabnya. “Karena kondisi jenazah sudah sangat rusak karena pembusukan, kami sendiri sedikit kesulitan menduga sebab kematian korban. Itu juga yang membuat visum tidak bisa dilakukan segera,” tutup Hendro.

Pewarta: Biyan Mudzaky Hanindito
Foto: Polsek Kota Batu

- Advertisement -

Latest news

PKKMB Uniga, Ajak Maba Tetap Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

MALANG – Universitas Gajayana Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020 -2021. Dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring selama tiga hari tersebut, Uniga mengangkat tema Tetap Semangat di Era Pandemi Covid-19, Bersama Uniga Menjadi yang Terdepan dan Berkarakter.
- Advertisement -

PLN UP3 Malang Salurkan 50 Tong Sampah di Pantai Selatan

MALANG - Sebanyak 50 tong sampah dibagikan di daerah wilayah pantai selatan yakni, Pantai Balekambang dan Sendang Biru, kabupaten Malang dalam rangka “Word Clean Up Day 2020”, Selasa (22/9). Sebagai wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan sekitar, karena saat ini sampah menjadi masalah serius terutama di daerah wisata terbuka seperti pantai.

Besok Pengundian Nomor Urut, KPU Batasi Tiap Paslon Bawa 12 Pendukung

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menambahkan, semua yang hadir dalam kegiatan pengundian nomor urut paslon juga harus mengenakan protap kesehatan. Hal ini juga sudah diatur dalam aturan Pilkada serentak.

Arema FC Kembali Genjot Fisik dan Bangun Chemistry di Pantai

”Kami ingin ada suasana baru pada latihan. Selain juga, ingin semakin meningkatkan fisik dan kebersamaan para pemain,” jelas pelatih kepala Arema Carlos Oliveira kemarin (22/9).

Related news

Pemkot Malang Siapkan Rp 4 M untuk Rest Area Wisatawan Bromo

"Karena dekat dengan exit tol Madyopuro, maka akan kami bangun rest area di sini (Terminal Madyopuro)," kata Wali Kota Malang Sutiaji, sambil memberikan isyarat ke lahan yang akan dibangun rest area, Selasa (22/9).

11 Penyandang Disabilitas Dapat SIM D Gratis di Hari Lalu Lintas

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Ramadhan Nasution SIK mengatakan, khusus untuk Hari Lalu Lintas ini layanan yang diberikan berbeda. Satlantas melakukan jemput bola karena banyak dari para difabel tidak percaya diri dengan kemampuan mereka sendiri.

Siaga Sehat, Dinkes Siapkan Fasilitas UKK di Terminal Madyopuro

Menurutnya, kolaborasi Dinkes dan Dishub Kota Malang ini dinilai penting untuk menjaga lima pilar di Terminal Madyopuro. Yaitu pilar petugas, pengunjung, penumpang, pengemudi, dan pelaku usaha.

Agar Menang, Wali Kota Malang Puasai Terminal Madyopuro

"Hari ini saya puasa. Wes diposoni lek nggak menang, sing salah sing poso opo sing dipasani (Sudah dipuasai tidak menang, yang salah yang puasa atau yang dipuasai)," kata Sutiaji sambil bercanda saat memberikan sambutan acara penilaian lomba terminal sehat Provinsi Jatim, Selasa (22/9).
- Advertisement -