alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Usung Tema Alam, Cana Gown Hadirkan Batik Dari Dedaunan

MALANG KOTA – Malang Fashion Movement 2021 mengusung tema alam membuat designer mengeksplorasi desain dengan natural vibes. Cana Gown misalnya, kali ini hadir dengan membawa koleksi batik bertema Daon Api Ruba.

Ana Sudibyo, Owner Cana Gown mengatakan ide Daon Api Ruba dicetuskan bersama sahabatnya yang berasal dari Blitar. Kain batik sawunggaling ditempel dengan daun-daun asli yang disusun menjadi motif.

“Semua batik yang saya bawa adalah ready to wear dengan tema Daon Api Ruba yang berasal dari bahasa sanksekerta yang memiliki arti daun yang indah. Oleh karena itu saya memilih tema dedaunan seperti itu,” jelas perempuan yang juga berprofesi sebagai notaris itu.

Ia menjelaskan bahwa pada saat gelaran MFM 2021 nantinya semua koleksinya akan diperagakan oleh para notaris yang ada di Kota Malang. Semua koleksinya akan tersedia dengan berbagai ukuran mulai dari yang kecil hingga big size.

“Masyarakat umum kalua suka dengan design saya bisa kontak saya, saya menunjukkan bahwa koleksi saya ini bisa dipakai untuk semua,” terangnya.

Ia juga berharap dengan adanya gelaran MFM, geliat fashion tetap bisa berjalan karena menurutnya, acara yang digelar oleh Jawa Pos Radar Malang ini adalah wadah para designer bisa tetap menuangkan idenya untuk berinovasi dalam bidang fashion.

“Kita tidak bisa menghindari pandemi kita juga tidak bisa lari. Satu hal yang haru kita ketahui adalah kita tetap bisa bersama untuk berkarya. Apapun halangannya kita hadapi bersama menggandeng satu sama lain untuk berkarya bersama,” tutupnya.

Sementara itu, gelaran Malang Fashion Movement (MFM) 2021 akan digelar pada 10 April mendatang. Para model akan memeragakan koleksi dari belasan desainer kenamaan. Event tahunan ini akan diselenggarakan secara hybrid. Bagi fashion enthusiast yang ingin menyaksikan karya para desainer, bisa menontonnya secara online di Youtube Radar Malang TV.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Malang Fashion Movement 2021 mengusung tema alam membuat designer mengeksplorasi desain dengan natural vibes. Cana Gown misalnya, kali ini hadir dengan membawa koleksi batik bertema Daon Api Ruba.

Ana Sudibyo, Owner Cana Gown mengatakan ide Daon Api Ruba dicetuskan bersama sahabatnya yang berasal dari Blitar. Kain batik sawunggaling ditempel dengan daun-daun asli yang disusun menjadi motif.

“Semua batik yang saya bawa adalah ready to wear dengan tema Daon Api Ruba yang berasal dari bahasa sanksekerta yang memiliki arti daun yang indah. Oleh karena itu saya memilih tema dedaunan seperti itu,” jelas perempuan yang juga berprofesi sebagai notaris itu.

Ia menjelaskan bahwa pada saat gelaran MFM 2021 nantinya semua koleksinya akan diperagakan oleh para notaris yang ada di Kota Malang. Semua koleksinya akan tersedia dengan berbagai ukuran mulai dari yang kecil hingga big size.

“Masyarakat umum kalua suka dengan design saya bisa kontak saya, saya menunjukkan bahwa koleksi saya ini bisa dipakai untuk semua,” terangnya.

Ia juga berharap dengan adanya gelaran MFM, geliat fashion tetap bisa berjalan karena menurutnya, acara yang digelar oleh Jawa Pos Radar Malang ini adalah wadah para designer bisa tetap menuangkan idenya untuk berinovasi dalam bidang fashion.

“Kita tidak bisa menghindari pandemi kita juga tidak bisa lari. Satu hal yang haru kita ketahui adalah kita tetap bisa bersama untuk berkarya. Apapun halangannya kita hadapi bersama menggandeng satu sama lain untuk berkarya bersama,” tutupnya.

Sementara itu, gelaran Malang Fashion Movement (MFM) 2021 akan digelar pada 10 April mendatang. Para model akan memeragakan koleksi dari belasan desainer kenamaan. Event tahunan ini akan diselenggarakan secara hybrid. Bagi fashion enthusiast yang ingin menyaksikan karya para desainer, bisa menontonnya secara online di Youtube Radar Malang TV.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru