alexametrics
19.9 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Hasil Swab Karyawan Negatif, Operasional Hawai Group Tetap Berjalan

MALANG KOTA – Raut muka lega terlihat dari 30 karyawan Hawai Grup siang kemarin (9/2). Mereka yang sebelumnya mengikuti tes swab antigen dinyatakan negatif Covid-19. Tes tersebut harus diikuti setelah beredar unggahan di Facebook dari Reza Fahd Adrian. Dalam postingannya, lelaki tersebut mengaku bangga meski positif Covid-19, namun masih bisa mengunjungi Malang Night Paradise, salah satu wahana di Hawai Grup.

Sebelum tes, seluruh karyawan Hawai Grup terlihat tegang. Mereka tak hanya risau terhadap hasil tesnya saja. Namun juga khawatir bila tempat kerjanya bakal ditutup seperti pusat oleh-oleh Lai-Lai, beberapa waktu lalu. Setelah semua hasil tes negatif, Direktur Utama Hawai Grup Bambang Yudo Utomo memastikan bila operasional tempat wisatanya tetap berjalan.

Dari pengamatan pihaknya, Reza Fahd yang datang bersama keluarga sempat berstatus hijau di aplikasi PeduliLindungi. ”Kami hanya mendapat hasil kalau mereka (Reza sekeluarga, red) itu sudah tervaksin dua kali. Selain itu juga tidak ada catatan di aplikasi bila mereka positif Covid-19,” kata dia.

Meski demikian, Bambang tetap menyesalkan perbuatan Reza yang diposting di media sosial. Selanjutnya, dia menyerahkan kasus itu kepada Polresta Malang Kota. Kepada Jawa Pos Radar Malang,  Bambang juga memastikan bila pihaknya sudah melakukan beberapa langkah pencegahan. Seperti swab rutin dua minggu sekali. ”Kami punya 100 karyawan di sini, untungnya sudah aman (negatif Covid-19) saat ini,” kata dia.

Di tempat lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa proses pelacakan jejak Reza di Kota Malang masih terus dilakukan. Pihaknya juga masih menunggu hasil penyelidikan dari Polresta Malang Kota terkait kasus tersebut. Untuk sementara, tempat yang terdeteksi di Kota Malang masih di Lai-Lai dan Hawai Grup. ”Untuk proses hukumnya saya serahkan ke Polresta Malang Kota. Kami hanya akan lakukan penguatan 3T (testing, tracing, dan treatment),” tutur Husnul.

Terkait status hijau aplikasi PeduliLindungi milik Reza, Husnul menyebut bila tempat swab yang sempat didatangi Reza tak memasukkan data. Itu terjadi karena tempat swab yang didatangi Reza tak memiliki akun PeduliLindungi. ”Itu memang yang menjadi kendala kami, mengeceknya juga bisa samar-samar,” tutup Husnul. (adn/by)

MALANG KOTA – Raut muka lega terlihat dari 30 karyawan Hawai Grup siang kemarin (9/2). Mereka yang sebelumnya mengikuti tes swab antigen dinyatakan negatif Covid-19. Tes tersebut harus diikuti setelah beredar unggahan di Facebook dari Reza Fahd Adrian. Dalam postingannya, lelaki tersebut mengaku bangga meski positif Covid-19, namun masih bisa mengunjungi Malang Night Paradise, salah satu wahana di Hawai Grup.

Sebelum tes, seluruh karyawan Hawai Grup terlihat tegang. Mereka tak hanya risau terhadap hasil tesnya saja. Namun juga khawatir bila tempat kerjanya bakal ditutup seperti pusat oleh-oleh Lai-Lai, beberapa waktu lalu. Setelah semua hasil tes negatif, Direktur Utama Hawai Grup Bambang Yudo Utomo memastikan bila operasional tempat wisatanya tetap berjalan.

Dari pengamatan pihaknya, Reza Fahd yang datang bersama keluarga sempat berstatus hijau di aplikasi PeduliLindungi. ”Kami hanya mendapat hasil kalau mereka (Reza sekeluarga, red) itu sudah tervaksin dua kali. Selain itu juga tidak ada catatan di aplikasi bila mereka positif Covid-19,” kata dia.

Meski demikian, Bambang tetap menyesalkan perbuatan Reza yang diposting di media sosial. Selanjutnya, dia menyerahkan kasus itu kepada Polresta Malang Kota. Kepada Jawa Pos Radar Malang,  Bambang juga memastikan bila pihaknya sudah melakukan beberapa langkah pencegahan. Seperti swab rutin dua minggu sekali. ”Kami punya 100 karyawan di sini, untungnya sudah aman (negatif Covid-19) saat ini,” kata dia.

Di tempat lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa proses pelacakan jejak Reza di Kota Malang masih terus dilakukan. Pihaknya juga masih menunggu hasil penyelidikan dari Polresta Malang Kota terkait kasus tersebut. Untuk sementara, tempat yang terdeteksi di Kota Malang masih di Lai-Lai dan Hawai Grup. ”Untuk proses hukumnya saya serahkan ke Polresta Malang Kota. Kami hanya akan lakukan penguatan 3T (testing, tracing, dan treatment),” tutur Husnul.

Terkait status hijau aplikasi PeduliLindungi milik Reza, Husnul menyebut bila tempat swab yang sempat didatangi Reza tak memasukkan data. Itu terjadi karena tempat swab yang didatangi Reza tak memiliki akun PeduliLindungi. ”Itu memang yang menjadi kendala kami, mengeceknya juga bisa samar-samar,” tutup Husnul. (adn/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/