alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Strategi Jadi Marketing Andal

MALANG – Ada pergeseran strategi marketing dalam menggaet customer atau pelanggan. Jika sebelumnya pemasaran berorientasi menjual produk dan customer diibaratkan raja, kini paradigma marketing harus diubah.

”Jadikan customer itu teman. Kedepankan pelayanan, kemudian menawarkan solusi. Cara itu lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional yang menawarkan produk,” ujar Director PT Akademi Smart Indonesia (SIA) Tanti Widia Nurdiani saat menjadi pemateri pelatihan marketing di kantor Jawa Pos Radar Malang, kemarin (10/2).

Dengan pendekatan pertemanan, kata Tanti, customer akan lebih menghargai marketing. Selain itu, juga berpeluang lebih mudah diajak kerja sama dibanding sekadar menawarkan produk, sehingga bisa menjadi marketing andal. ”Kalau sudah menjadi teman, biasanya akan ada (yang dikerjasamakan),” tutur alumnus Universitas Brawijaya (UB) itu.

Mantan Pimpinan Cabang (Pincab) Bank Jatim Malang itu lantas memberi kesempatan karyawan Jawa Pos Radar Malang menyampaikan kendalanya saat menjalankan tugas marketing. ”Kalau ada klien yang sembunyi saat didatangi, tinggalkan saja. Tunjukkan bahwa Anda bekerja di perusahaan besar. Radar Malang itu brand identity-nya sudah kuat,” ucap Tanti menjawab keluhan salah satu marketing yang kesulitan menemui kliennya.

Menurut Tanti, meninggalkan klien yang menghindar saat didatangi itu diperlukan demi efektivitas waktu. Dengan demikian, waktu yang tersisa bisa dimaksimalkan untuk melayani customer lain.(tik/dan)

MALANG – Ada pergeseran strategi marketing dalam menggaet customer atau pelanggan. Jika sebelumnya pemasaran berorientasi menjual produk dan customer diibaratkan raja, kini paradigma marketing harus diubah.

”Jadikan customer itu teman. Kedepankan pelayanan, kemudian menawarkan solusi. Cara itu lebih efektif dibandingkan pendekatan konvensional yang menawarkan produk,” ujar Director PT Akademi Smart Indonesia (SIA) Tanti Widia Nurdiani saat menjadi pemateri pelatihan marketing di kantor Jawa Pos Radar Malang, kemarin (10/2).

Dengan pendekatan pertemanan, kata Tanti, customer akan lebih menghargai marketing. Selain itu, juga berpeluang lebih mudah diajak kerja sama dibanding sekadar menawarkan produk, sehingga bisa menjadi marketing andal. ”Kalau sudah menjadi teman, biasanya akan ada (yang dikerjasamakan),” tutur alumnus Universitas Brawijaya (UB) itu.

Mantan Pimpinan Cabang (Pincab) Bank Jatim Malang itu lantas memberi kesempatan karyawan Jawa Pos Radar Malang menyampaikan kendalanya saat menjalankan tugas marketing. ”Kalau ada klien yang sembunyi saat didatangi, tinggalkan saja. Tunjukkan bahwa Anda bekerja di perusahaan besar. Radar Malang itu brand identity-nya sudah kuat,” ucap Tanti menjawab keluhan salah satu marketing yang kesulitan menemui kliennya.

Menurut Tanti, meninggalkan klien yang menghindar saat didatangi itu diperlukan demi efektivitas waktu. Dengan demikian, waktu yang tersisa bisa dimaksimalkan untuk melayani customer lain.(tik/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/