alexametrics
28 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Bank Jatim Cabang Kepanjen Siapkan Kredit untuk BUMDes

KEPANJEN – Ini bisa menjadi kabar gembira bagi Pemerintah Desa (Pemdes) di Bumi Kanjuruhan yang membutuhkan modal. Bank Jatim Cabang Kepanjen siap menyalurkan kredit untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Cabang Bank Jatim Kepanjen Hendri Wijaya saat bertemu dengan Wakil Bupati Malang Drs Didik Gatot Subroto, kemarin (10/5). Dalam pertemuan itu, Hendri juga memaparkan salah satu pertimbangannya menggelontorkan program tersebut. ”Bank Jatim Cabang Kepanjen siap melakukan pendampingan untuk pengembangan BUMDes,” ujar Hendri, kemarin.

Rencana Hendri ini disambut baik oleh Didik. Bahkan untuk menindaklanjuti rencana tersebut, Didik siap melakukan rapat koordinasi dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemkab Malang.

Didik tak menampik bahwa banyak BUMDes Bersama yang berjalan tidak maksimal lantaran memiliki satu unit usaha yang monoton. Salah satu unit usaha monoton yang dia maksud adalah simpan pinjam atau toko yang memenuhi kebutuhan pokok. “Dengan teknologi informasi yang terus berkembang, unit usaha simpan pinjam atau menyediakan sembako yang dikelola oleh BUMDes Bersama sudah tidak bagus lagi,” kata Didik.

Terlebih BUMDes Bersama, dikatakan Didik, unit usaha ini tidak berjalan karena minimnya pengawasan. Menurut dia, tidak mudah mengelola keuangan, terutama untuk simpan pinjam. “Dibutuhkan unit usaha yang mumpuni agar BUMDes Bersama ini tetap hidup dan berkembang,” ucapnya.(nif/dan)

KEPANJEN – Ini bisa menjadi kabar gembira bagi Pemerintah Desa (Pemdes) di Bumi Kanjuruhan yang membutuhkan modal. Bank Jatim Cabang Kepanjen siap menyalurkan kredit untuk pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) se-Kabupaten Malang.

Hal itu disampaikan oleh Pemimpin Cabang Bank Jatim Kepanjen Hendri Wijaya saat bertemu dengan Wakil Bupati Malang Drs Didik Gatot Subroto, kemarin (10/5). Dalam pertemuan itu, Hendri juga memaparkan salah satu pertimbangannya menggelontorkan program tersebut. ”Bank Jatim Cabang Kepanjen siap melakukan pendampingan untuk pengembangan BUMDes,” ujar Hendri, kemarin.

Rencana Hendri ini disambut baik oleh Didik. Bahkan untuk menindaklanjuti rencana tersebut, Didik siap melakukan rapat koordinasi dengan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemkab Malang.

Didik tak menampik bahwa banyak BUMDes Bersama yang berjalan tidak maksimal lantaran memiliki satu unit usaha yang monoton. Salah satu unit usaha monoton yang dia maksud adalah simpan pinjam atau toko yang memenuhi kebutuhan pokok. “Dengan teknologi informasi yang terus berkembang, unit usaha simpan pinjam atau menyediakan sembako yang dikelola oleh BUMDes Bersama sudah tidak bagus lagi,” kata Didik.

Terlebih BUMDes Bersama, dikatakan Didik, unit usaha ini tidak berjalan karena minimnya pengawasan. Menurut dia, tidak mudah mengelola keuangan, terutama untuk simpan pinjam. “Dibutuhkan unit usaha yang mumpuni agar BUMDes Bersama ini tetap hidup dan berkembang,” ucapnya.(nif/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/