alexametrics
27 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Masyarakat Antre Minyak Goreng Curah Murah

KEPANJEN – Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang menggelontorkan total 6.400 kilogram minyak goreng (migor) curah ke beberapa kecamatan di Bumi Kanjuruhan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya harga di bulan suci Ramadan hingga Lebaran, awal Mei 2022.

Di Kecamatan Kepanjen, Sumberpucung, dan Kromengan misalnya, disperindag bekerja sama dengan PT Rajawali Nusindo. Total migor untuk tiga kecamatan ini adalah 1.172 kilogram. Sasarannya adalah Industri Kecil Menengah (IKM). Mereka mendapatkan harga di bawah pasaran, yakni hanya Rp 15.500 per kilogram.

”IKM Kepanjen mendapat jatah 450 kilogram. Sedangkan di Sumberpucung disiapkan 600 kilogram, dan Kromengan 122 kilogram. Sehingga total yang kami menyalurkan 1.172 kilogram,” ujar Kapolsek Kepanjen Kompol Sri Widyaningsih di sela-sela pendistribusian migor curah di Desa Tegalsari, Kepanjen, kemarin.

Sama seperti di Kepanjen, IKM Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang juga mendapat migor curah dengan harga murah. Pendistribusian dipusatkan di kediaman Latif Anwar, warga RT 01 RW 02 Desa Bakalan. Sasarannya adalah empat kecamatan, yaitu Bululawang, Pagelaran, Gedangan dan Turen.

Total yang disalurkan untuk empat kecamatan ini berkisar 5.249 kilogram. Rinciannya, Bululawang menerima sebanyak 2.800 kilogram, Pagelaran mendapat 723 kilogram, dan Gedangan terima 63 kilogram. Sedangkan Turen digelontor 1663 kilogram.

Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariah mengatakan, pendistribusian migor curah dengan harga murah ini mengacu Permendustri Nomor 8 Tahun 2022. ”Permen ini tentang penyediaan minyak goreng curah untuk kebutuhan masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil,” katanya.

Jika ditotal, maka akhir pekan ini disperindag menggelontorkan total 6.400-an kilogram migor. Dengan harapan, mereka bisa menjalankan usahanya di bulan Ramadan. “Harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.500. Kami sudah laksanakan pendistribusian migor curah murah ini akhir pekan lalu,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kadisperindag Kabupaten Malang Agung Purwanto, kemarin. (fin/dan)

KEPANJEN – Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang menggelontorkan total 6.400 kilogram minyak goreng (migor) curah ke beberapa kecamatan di Bumi Kanjuruhan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya harga di bulan suci Ramadan hingga Lebaran, awal Mei 2022.

Di Kecamatan Kepanjen, Sumberpucung, dan Kromengan misalnya, disperindag bekerja sama dengan PT Rajawali Nusindo. Total migor untuk tiga kecamatan ini adalah 1.172 kilogram. Sasarannya adalah Industri Kecil Menengah (IKM). Mereka mendapatkan harga di bawah pasaran, yakni hanya Rp 15.500 per kilogram.

”IKM Kepanjen mendapat jatah 450 kilogram. Sedangkan di Sumberpucung disiapkan 600 kilogram, dan Kromengan 122 kilogram. Sehingga total yang kami menyalurkan 1.172 kilogram,” ujar Kapolsek Kepanjen Kompol Sri Widyaningsih di sela-sela pendistribusian migor curah di Desa Tegalsari, Kepanjen, kemarin.

Sama seperti di Kepanjen, IKM Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang juga mendapat migor curah dengan harga murah. Pendistribusian dipusatkan di kediaman Latif Anwar, warga RT 01 RW 02 Desa Bakalan. Sasarannya adalah empat kecamatan, yaitu Bululawang, Pagelaran, Gedangan dan Turen.

Total yang disalurkan untuk empat kecamatan ini berkisar 5.249 kilogram. Rinciannya, Bululawang menerima sebanyak 2.800 kilogram, Pagelaran mendapat 723 kilogram, dan Gedangan terima 63 kilogram. Sedangkan Turen digelontor 1663 kilogram.

Kapolsek Bululawang Kompol Ainun Djariah mengatakan, pendistribusian migor curah dengan harga murah ini mengacu Permendustri Nomor 8 Tahun 2022. ”Permen ini tentang penyediaan minyak goreng curah untuk kebutuhan masyarakat, usaha mikro, dan usaha kecil,” katanya.

Jika ditotal, maka akhir pekan ini disperindag menggelontorkan total 6.400-an kilogram migor. Dengan harapan, mereka bisa menjalankan usahanya di bulan Ramadan. “Harga eceran tertinggi (HET) Rp 15.500. Kami sudah laksanakan pendistribusian migor curah murah ini akhir pekan lalu,” tutur Pelaksana Tugas (Plt) Kadisperindag Kabupaten Malang Agung Purwanto, kemarin. (fin/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/