alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

14 Pejabat Pemkab Malang Reaktif Usai Dites Rapid

KEPANJEN – Rapid test massal juga dilakukan Pemkab Malang terhadap jajaran pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah). Hasilnya, dari 98 orang yang di-rapid test, 14 di antaranya reaktif.
“Dan satu orang positif (Covid-19),” kata Bupati Malang HM Sanusi MM, Senin (13/7),
Tes rapid itu diikuti oleh pejabat setingkat kepala dinas, serta kabid (kepala bidang). Dari hasil tes ini, Sanusi meminta pejabat yang dinyatakan reaktif untuk melakukan isolasi secara mandiri.
Terpisah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menuturkan bahwa 14 pejabat yang hasil rapid test-nya reaktif tersebut telah menjalani tes eclia di RSUD Kanjuruhan.
Tes eclia sendiri merupakan salah satu metode yang hampir mirip dengan rapid test. Namun karena menggunakan mesin, tingkat akurasinya jauh lebih valid dari hasil rapid test biasa yang dilakukan secara manual lewat pandangan mata. ”Setelah dites eclia, hasilnya semua (14 pejabat itu) non-reaktif,” tambah Wahyu.
Dosen Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu juga membenarkan bahwa pihaknya sempat memerintahkan kepada pejabat yang hasil rapid test-nya reaktif untuk melakukan karantina mandiri.
”Tapi hanya sekitar 3 sampai 4 hari, setelah hasil tes (eclia) semuanya sudah kembali berdinas seperti biasa,” beber Wahyu.
Pemkab Malang juga sudah melakukan tracing kepada orang-orang di sekitar pejabat yang reaktif maupun positif Covid-19. Termasuk keluarganya.
Hasilnya, tidak ada yang reaktif.
Pewarta: Farik Fajarwati
Editor: Bayu Mulya/Indra M

KEPANJEN – Rapid test massal juga dilakukan Pemkab Malang terhadap jajaran pimpinan OPD (organisasi perangkat daerah). Hasilnya, dari 98 orang yang di-rapid test, 14 di antaranya reaktif.
“Dan satu orang positif (Covid-19),” kata Bupati Malang HM Sanusi MM, Senin (13/7),
Tes rapid itu diikuti oleh pejabat setingkat kepala dinas, serta kabid (kepala bidang). Dari hasil tes ini, Sanusi meminta pejabat yang dinyatakan reaktif untuk melakukan isolasi secara mandiri.
Terpisah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Ir Wahyu Hidayat MM menuturkan bahwa 14 pejabat yang hasil rapid test-nya reaktif tersebut telah menjalani tes eclia di RSUD Kanjuruhan.
Tes eclia sendiri merupakan salah satu metode yang hampir mirip dengan rapid test. Namun karena menggunakan mesin, tingkat akurasinya jauh lebih valid dari hasil rapid test biasa yang dilakukan secara manual lewat pandangan mata. ”Setelah dites eclia, hasilnya semua (14 pejabat itu) non-reaktif,” tambah Wahyu.
Dosen Planologi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang itu juga membenarkan bahwa pihaknya sempat memerintahkan kepada pejabat yang hasil rapid test-nya reaktif untuk melakukan karantina mandiri.
”Tapi hanya sekitar 3 sampai 4 hari, setelah hasil tes (eclia) semuanya sudah kembali berdinas seperti biasa,” beber Wahyu.
Pemkab Malang juga sudah melakukan tracing kepada orang-orang di sekitar pejabat yang reaktif maupun positif Covid-19. Termasuk keluarganya.
Hasilnya, tidak ada yang reaktif.
Pewarta: Farik Fajarwati
Editor: Bayu Mulya/Indra M

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/