alexametrics
22 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Tanpa Gejala, Ini Bahaya Yang Mengintai Saat Kolesterol Tinggi

RADAR MALANG – Kondisi berbahaya yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah disebut hiperkolesterolemia. Penyakit jantung koroner merupakan kondisi ketika pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak. Bila kondisi ini dibiarkan, maka akan menyebabkan serangan pada jantung atau biasa disebut gagal jantung.

Dilansir dari halodoc (14/2), kolesterol memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Akan tetapi, jika kadar kolesterol naik tajam, kondisi tersebut bisa berbahaya.“Jika kadar kolesterol tercukupi maka akan bermanfaat bagi tubuh agar seimbang. Tetapi jika kolesterol menumpuk sampai menyumbat aliran darah hal tersebut dapat merusak dinding pembuluh darah,” ujar dr Fadli Rizal, medical doctor halodoc.

Kadar kolesterol yang terlampau tinggi lama-kelamaan bisa menumpuk di pembuluh darah, sehingga dapat menyumbat dan mengganggu aliran darah. Menumpuknya kadar kolesterol akibat hiperkolesterolemia bisa menyebabkan dinding pembuluh darah menyempit, melemah, bahkan rusak.
Kebanyakan orang dengan penyakit kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apapun. Gejala baru mucul ketika terjadinya aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi.

Kondisi ini bisa menyebabkan penyempitan arteri yang signifikan yang menuju ke jantung atau otak pengidapnya. Jika sudah terjadi ateroskelrosis maka akan timbul dada teras nyeri serta gejala penurunan suplai darah ke otak.

Karena kolesterol tinggi jarang sekali menunjukkan gejala, ada baiknya melakukan pemeriksaan atau tes kolesterol secara rutin. Tujuannya untuk memantau kadar kolesterol dalam tubuh.

Penulis: Khrisna Ambar

RADAR MALANG – Kondisi berbahaya yang ditandai dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah disebut hiperkolesterolemia. Penyakit jantung koroner merupakan kondisi ketika pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak. Bila kondisi ini dibiarkan, maka akan menyebabkan serangan pada jantung atau biasa disebut gagal jantung.

Dilansir dari halodoc (14/2), kolesterol memiliki beragam manfaat bagi tubuh. Akan tetapi, jika kadar kolesterol naik tajam, kondisi tersebut bisa berbahaya.“Jika kadar kolesterol tercukupi maka akan bermanfaat bagi tubuh agar seimbang. Tetapi jika kolesterol menumpuk sampai menyumbat aliran darah hal tersebut dapat merusak dinding pembuluh darah,” ujar dr Fadli Rizal, medical doctor halodoc.

Kadar kolesterol yang terlampau tinggi lama-kelamaan bisa menumpuk di pembuluh darah, sehingga dapat menyumbat dan mengganggu aliran darah. Menumpuknya kadar kolesterol akibat hiperkolesterolemia bisa menyebabkan dinding pembuluh darah menyempit, melemah, bahkan rusak.
Kebanyakan orang dengan penyakit kolesterol tinggi tidak menimbulkan gejala apapun. Gejala baru mucul ketika terjadinya aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi.

Kondisi ini bisa menyebabkan penyempitan arteri yang signifikan yang menuju ke jantung atau otak pengidapnya. Jika sudah terjadi ateroskelrosis maka akan timbul dada teras nyeri serta gejala penurunan suplai darah ke otak.

Karena kolesterol tinggi jarang sekali menunjukkan gejala, ada baiknya melakukan pemeriksaan atau tes kolesterol secara rutin. Tujuannya untuk memantau kadar kolesterol dalam tubuh.

Penulis: Khrisna Ambar

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/