alexametrics
Friday, August 14, 2020

Inisiatif Sendiri Jadi WP, Ka Bapenda Apresiasi Mengunjungi Kafe-kafe

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG – Dalam dua pekan terakhir dalam masa transisi menuju ‘Kebiasaan Baru’, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang mencatat ada belasan kafe baru yang didata sebagai wajib pajak (WP). Hebatnya, dengan penuh kesadaran mereka mendaftarkan diri sebagai WP Resto dan langsung memiliki NPWPD dari Bapenda.
Kepala Bapenda Kota Malang Ir Ade Herawanto MT mengungkapkan, kesadaran pengelola kafe mendaftar sebagai WP Restoran patut menjadi teladan bagi pengusaha kuliner lain di Kota Malang, yakni berkontribusi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak untuk pembangunan Bhumi Arema dan kesejahteraan warganya.
Menurut dia, pelaku usaha itu juga menjadi teladan dan panutan karena mengedepankan protokol Covid-19 dalam operasional usahanya.
“Untuk mengapresiasi itu Bapenda berinisiatif mengunjungi sejumlah instansi yang membina usaha dan menjadi inspirasi bagi wajib pajak lain, termasuk sejumlah usaha di sektor kuliner,” kata pria yang akrab disapa Sam Ade d’Kross ini, saat mengunjungi Kafe Gajah Mada Trail (GMT) binaan Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/3 di kawasan Kesatrian, Rabu (15/7) malam.
Ade mengatakan, kunjungannya ke tempat-tempat usaha tersebut dalam rangka sosialisasi kebijakan sekaligus memberi support langsung.
Selain kafe Gajah Mada Trail (GMT), Sam Ade mengaku jika sebelumnya sudah mengunjungi langsung kafe Jagongan Jail binaan Lapas Kelas 1 Lowokwaru dan kafe Adhyaksa di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Malang, kawasan Arjosari yang notabene binaan koperasi karyawan Kejari Malang.
Meski datang bersama dengan jajaran petugas pajak, namun gaya sosialisasi yang diusung Sam Ade terkesan santai dan gayeng. Kunjungannya bahkan seperti silaturahmi, meski mengedepankan edukasi perpajakan kepada para Wajib Pajak.
Kehadiran pria yang dikenal sebagai tokoh Aremania itu bahkan disambut langsung oleh Komandan Denpom V/3, Letkol Cpm Erwien Ferry Sunarno, S.H.
Letkol Erwien turut mengapresiasi kehadiran Sam Ade sebagai bentuk support langsung dari Pemkot Malang.
Lebih lanjut dijelaskan Erwien, Kafe GMT selain sebagai tempat usaha, juga sebagai wadah dan media guna semakin merekatkan kekompakan TNI dengan rakyat.
“Kafe ini juga menjalankan usaha penyewaan trail untuk umum dalam menikmati destinasi wisata di wilayah Malang Raya, seperti destinasi ke Kota Wisata Batu, kawasan Bromo hingga Pantai Selatan,” terang Letkol Erwien yang punya motto ‘Sopan di Jalan, Ganas di Jalur’.
“Selain itu juga sebagai tempat nongkrong para pecinta trail dan masyarakat umum yang ingin bersantai,” beber Dandenpom yang juga pembina komunitas trail Ongis Nade Adventure, dengan ratusan anggotanya terdiri dari unsur TNI/Polri dan sipil.
Apresiasi khusus disampaikan Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika SH. Menurutnya, Bapenda memang harus lebih berkreasi dan selalu berinovasi dalam upaya meningkatkan PAD kota Malang.

“Apa yang dilakukan Bapenda lewat sering turun sidak ke kafe-kafe baru adalah langkah yang positif untuk mencari sumber PAD baru. DPRD sangat mengapresiasi dan selalu akan mensupport Bapenda sebagai tulang punggung keberhasilan pembangunan di Kota Malang,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Malang, Andi Dharmawangsa SH yang mengapresiasi langkah yang dilakukan Kepala Bapenda Kota Malang.
“Upaya yang dilakukan Kepala Bapenda Kota Malang (Sam Ade) patut diapresiasi. Dengan berbagai upaya dan kreasinya guna meningkatkan PAD dari sektor pajak di Kota Malang, mengingat saat ini ekonomi kita melambat, sehingga diperlukan pemimpin yang kreatif untuk meningkatkan PAD. Ini bukan hanya sebuah strategi dan inovasi, namun sebuah langkah nyata. Kami sebagai mitra kerja sangat mengapresiasi,” kata Andi.
Sementara itu, sebagai tambahan informasi bahwa di masa menuju ‘Kebiasaan Baru’ atau transisi New Normal ini akan ada keringanan pajak daerah non PBB, dengan berangsur-angsur turun.
Yakni sebesar 25% bagi wajib pajak yang sudah mulai usaha dengan normal, yaitu omzet pada masa pajak bulan Juni, Juli, Agustus 2020 sesuai hasil pengamatan di lapangan (verifikasi lapangan).
Kepala Bapenda menekankan bahwa kebijakan ini sesuai semangat dan amanat Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah & Retribusi Daerah yang sifatnya adil dan memaksa. Dijalankan dengan cara persuasif namun tetap humble dan egaliter. Selain itu, masih banyak kemudahan-kemudahan seperti bebas denda telat pelaporan, mundur jatuh tempo, dan lainnya.
Untuk mekanisme tetap sama. Pelaporan omzet setiap bulanannya paling lambat tanggal 10 dengan persentase 10 persen.
Selanjutnya mengirimkan surat permohonan keringanan Pajak Daerah ditujukan kepada Bapak Walikota tembusan Kepala Bapenda Kota Malang. Pengurangan berangsur-angsur ini mengikuti perkembangan situasi dan pantauan tim di lapangan.
Pewarta: M Atho’illah
Foto: Isitimewa
Editor: Hendarmono Al Sidarto

- Advertisement -

Latest news

Kaget Pengumuman Dimajukan, Peserta SBMPTN Deg-degan

“Deg-degan sampai sekarang. Tahu informasi perubahan dari internet,” kata gadis asal Kelurahan Sawojajar, Kota Malang ini kepada Radar Malang, Kamis (13/8).
- Advertisement -

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

OJK Malang: Per 30 Juli, Kredit 282.510 Nasabah Direstrukturisasi

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri merinci, dari total nilai restrukturisasi kredit tersebut, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang menyasar 85.402 debitor dengan total baki debet sebesar Rp 8,58 triliun.

Related news

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

Wacana Sirkuit Balap, Wakil Wali Kota Malang Beri Lampu Hijau

KOTA MALANG - Belum lama ini, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana melontarkan wacana pembangunan sirkuit balap di Kecamatan Kedungkandang. Usul itu direspon positif Pemkot Malang. 

Insentif untuk 18.157 Karyawan di Malang Cair Mulai September

KOTA MALANG - Kabar baik bagi karyawan di Malang Raya yang gajinya kurang dari Rp 5 juta per bulan. Insentif Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah, bakal dicairkan mulai bulan depan.
- Advertisement -