alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Mengenal ClubHouse, Aplikasi yang Mendadak Viral Gegara Elon Musk

RADAR MALANG – Sebuah aplikasi baru bernama Clubhouse telah meramaikan lingkaran media sosial. Aplikasi yang dikembangkan oleh pengusaha Silicon Valley, Paul Davison dan mantan karyawan Google Rohan Seth ini didasarkan pada obrolan audio, yang merupakan wadah untuk bincang-bincang bersama teman, sebagai panggilan konferensi.

Melansir dari businesstoday, Selasa (16/2), saat pengguna Clubhouse membuka aplikasi, ia akan diberikan pilihan mengenai daftar ruang yang ada, ia juga akan ditunjukkan daftar anggota yang ada di setiap ruangnya. Seseorang dapat langsung bergabung pada ruang obrolan yang ada atau dapat memulai ruang mereka sendiri, mengundang orang baru dan memulai percakapan baru. Setiap ruang memiliki moderator, pembicara, dan pendengar. Moderator bertugas untuk mengontrol siapa yang mendapat hak istimewa dalam berbicara. Walaupun pendengar dapat “mengangkat tangan” untuk berbicara, namun keputusan tetap ada di moderator.

Untuk memasuki ruang ClubHouse, pengguna harus menerima undangan terlebih dahulu yang telah diberikan oleh pemiliki ruang tersebut. Pengguna juga harus bergabung secara langsung karena percakapan tidak disimpan

Clubhouse saat ini hanya tersedia untuk pengguna iPhone. Namun, CEO Clubhouse mengatakan bahwa aplikasi tersebut akan segera hadir untuk semua orang, termasuk pengguna Android.

“Saat ini ClubHouse hanya tersedia di Iphone saja. Namun, jangan khawatir, ClubHouse akan segera hadir untuk semua orang, termasuk pengguna Andorid,” kata CEO ClubHouse.

Clubhouse memang sontak menjadi perhatian setelah penampilan CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk di aplikasi tersebut baru-baru ini.

Percakapan atau podcast antara Elon Musk dengan kepala Robinhood Markets Vladimir Tenev di platform tersebut telah menyebabkan lonjakan pengguna yang mengunduh aplikasi Clubhouse.

Penulis : Anggi Dianing

RADAR MALANG – Sebuah aplikasi baru bernama Clubhouse telah meramaikan lingkaran media sosial. Aplikasi yang dikembangkan oleh pengusaha Silicon Valley, Paul Davison dan mantan karyawan Google Rohan Seth ini didasarkan pada obrolan audio, yang merupakan wadah untuk bincang-bincang bersama teman, sebagai panggilan konferensi.

Melansir dari businesstoday, Selasa (16/2), saat pengguna Clubhouse membuka aplikasi, ia akan diberikan pilihan mengenai daftar ruang yang ada, ia juga akan ditunjukkan daftar anggota yang ada di setiap ruangnya. Seseorang dapat langsung bergabung pada ruang obrolan yang ada atau dapat memulai ruang mereka sendiri, mengundang orang baru dan memulai percakapan baru. Setiap ruang memiliki moderator, pembicara, dan pendengar. Moderator bertugas untuk mengontrol siapa yang mendapat hak istimewa dalam berbicara. Walaupun pendengar dapat “mengangkat tangan” untuk berbicara, namun keputusan tetap ada di moderator.

Untuk memasuki ruang ClubHouse, pengguna harus menerima undangan terlebih dahulu yang telah diberikan oleh pemiliki ruang tersebut. Pengguna juga harus bergabung secara langsung karena percakapan tidak disimpan

Clubhouse saat ini hanya tersedia untuk pengguna iPhone. Namun, CEO Clubhouse mengatakan bahwa aplikasi tersebut akan segera hadir untuk semua orang, termasuk pengguna Android.

“Saat ini ClubHouse hanya tersedia di Iphone saja. Namun, jangan khawatir, ClubHouse akan segera hadir untuk semua orang, termasuk pengguna Andorid,” kata CEO ClubHouse.

Clubhouse memang sontak menjadi perhatian setelah penampilan CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk di aplikasi tersebut baru-baru ini.

Percakapan atau podcast antara Elon Musk dengan kepala Robinhood Markets Vladimir Tenev di platform tersebut telah menyebabkan lonjakan pengguna yang mengunduh aplikasi Clubhouse.

Penulis : Anggi Dianing

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/