alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Cetak Advokat Andal, Ini Yang Dilakukan DPC Peradi RBA Malang

MALANG KOTA – Sebanyak 86 anggota baru DPC Peradi RBA (Rumah Bersama Advokat) Malang terus digembleng agar menjadi advokat andal. Mereka mendapatkan pembekalan sekaligus kesempatan belajar dari para advokat senior.

Hal itu terlihat dalam acara ’Buka Bersama dan Pembekalan Advokat’ di Taman Indie Resto Jumat (16/4). Dalam kegiatan itu juga dibagikan KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi anggota yang telah diambil sumpah oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Dr Siswandriyono SH MHum di Singhasari Resort, Kota Batu bulan Maret lalu (4/3).

Dalam sambutannya, Ketua DPC Peradi RBA Malang Akhmad Siswantoro SH menyampaikan, acara tersebut bisa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antaranggota. Terutama anggota baru bisa berkenalan dengan anggota-anggota senior dan juga sebaliknya. ”Jadi kalau ada anggota yang ingin sharing dengan senior monggo, bertanya terkait organisasi, atau memberi masukan untuk kemajuan organisasi monggo, pengurus sangat terbuka,” ujarnya.

“DPC Peradi Malang juga mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Tinggi Surabaya yang sudah memfasilitasi pengambilan sumpah di Kota Batu, tidak seperti periode sebelumnya yang dilakukan di Surabaya,” tambah Siswantoro.

Sementara itu, pemberian materi tentang kode etik disampaikan Eko Wiyono SH MHum anggota dewan penasehat DPC Peradi Malang. Sesi berikutnya dilanjutkan penjelasan tentang organisasi khususnya Peradi RBA oleh Imam Hidayat SH MH yang juga menjabat Sekjen DPN Peradi RBA.

Terkait e-court dan digitalisasi yang sudah menjadi keharusan, Sekretaris DPC Peradi RBA Malang Anjar Nawan Yusky EP SH menyampaikan bahwa Peradi RBA memiliki SIMKAT ( Sistem Informasi dan Manajemen Advokat) yang bisa diunduh di playstore atau diakses melalui web Peradi Malang http://dpcperadimalang.org/.

Anjar juga mengingatkan kepada seluruh anggota untuk memperbaharui data yang tersimpan seperti alamat kantor atau domisili untuk sinkronisasi. ”Dengan SIMKAT ini, siapa saja bisa melakukan pencarian informasi siapa saja advokat di Malang, alamatnya di mana dan statusnya seperti apa,” tambah Anjar.

Anjar memastikan, dengan aplikasi SIMKAT ini akan meminimalisir penipuan oleh orang yang mengaku-aku sebagai advokat. Karena siapa saja bisa dengan mudah mengetahui apakah dia memang seorang advokat atau bukan lewat aplikasi tersebut.

Pewarta: Rio Ferdian

MALANG KOTA – Sebanyak 86 anggota baru DPC Peradi RBA (Rumah Bersama Advokat) Malang terus digembleng agar menjadi advokat andal. Mereka mendapatkan pembekalan sekaligus kesempatan belajar dari para advokat senior.

Hal itu terlihat dalam acara ’Buka Bersama dan Pembekalan Advokat’ di Taman Indie Resto Jumat (16/4). Dalam kegiatan itu juga dibagikan KTA (Kartu Tanda Anggota) bagi anggota yang telah diambil sumpah oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Surabaya Dr Siswandriyono SH MHum di Singhasari Resort, Kota Batu bulan Maret lalu (4/3).

Dalam sambutannya, Ketua DPC Peradi RBA Malang Akhmad Siswantoro SH menyampaikan, acara tersebut bisa dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antaranggota. Terutama anggota baru bisa berkenalan dengan anggota-anggota senior dan juga sebaliknya. ”Jadi kalau ada anggota yang ingin sharing dengan senior monggo, bertanya terkait organisasi, atau memberi masukan untuk kemajuan organisasi monggo, pengurus sangat terbuka,” ujarnya.

“DPC Peradi Malang juga mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Tinggi Surabaya yang sudah memfasilitasi pengambilan sumpah di Kota Batu, tidak seperti periode sebelumnya yang dilakukan di Surabaya,” tambah Siswantoro.

Sementara itu, pemberian materi tentang kode etik disampaikan Eko Wiyono SH MHum anggota dewan penasehat DPC Peradi Malang. Sesi berikutnya dilanjutkan penjelasan tentang organisasi khususnya Peradi RBA oleh Imam Hidayat SH MH yang juga menjabat Sekjen DPN Peradi RBA.

Terkait e-court dan digitalisasi yang sudah menjadi keharusan, Sekretaris DPC Peradi RBA Malang Anjar Nawan Yusky EP SH menyampaikan bahwa Peradi RBA memiliki SIMKAT ( Sistem Informasi dan Manajemen Advokat) yang bisa diunduh di playstore atau diakses melalui web Peradi Malang http://dpcperadimalang.org/.

Anjar juga mengingatkan kepada seluruh anggota untuk memperbaharui data yang tersimpan seperti alamat kantor atau domisili untuk sinkronisasi. ”Dengan SIMKAT ini, siapa saja bisa melakukan pencarian informasi siapa saja advokat di Malang, alamatnya di mana dan statusnya seperti apa,” tambah Anjar.

Anjar memastikan, dengan aplikasi SIMKAT ini akan meminimalisir penipuan oleh orang yang mengaku-aku sebagai advokat. Karena siapa saja bisa dengan mudah mengetahui apakah dia memang seorang advokat atau bukan lewat aplikasi tersebut.

Pewarta: Rio Ferdian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru