alexametrics
32 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Daftar Lengkap 7 Titik Penyekatan Mudik Lebaran di Jatim

MALANG KOTA – Menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan untuk masyarakat melakukan mudik. Hal itu direspon cepat oleh Polda Jawa Timur dengan melakukan penyekatan jalur lalu lintas di 7 titik perbatasan Provinsi.

Berdasarkan data yang telah diterima oleh tim Radar Malang, 7 titik penyekatan diantaranya perbatasan Tuban-Rembang, Bojonegoro-Cepu, Ngawi Mangitan-Sragen, Magetan-Karanganyar, Pacitan Donorejo-Wonogiri, Jalur Tol Ngawi-Solo, dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi-Gilimanuk Bali.

Baca Juga:
Check! 27 Lokasi Penyekatan Jalur Mudik Lebaran di Jawa Timur
Istri ABK KRI Nanggala-402 Unggah Chat ke Suami, Isinya Bikin Nangis

Dari 7 titik penyekatan terdapat aturan teknis yang dilakukan oleh petugas kepolisian Lantas dan Sabhara dengan dibantu oleh apparat gabungan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19, dan BPBD.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menuturkan bahwa pihaknya ingin memastikan jalur penumpang benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

“Pengecekan jalur penumpang untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, pengecekan kelayakan kendaraan, dan pengecekan pos penyekatan,” ujarnya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Ketapang.

Pihaknya akan terus menyosialisasikan dan menghimbau secara masif kepada masyarakat agar dapat mengetahui informasi terkait penyekatan lebih awal.

“Dilaksanakan sosialisasi secara masif terkait giat penyekatan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur agar masyarakat tahu,” lanjutnya.

Selaras dengan pernyataan Kapolda Jawa Timur, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution menuturkan bahwa larangan mudik ini bertujuan untuk mencegah lonjakan angka penyebaran virus covid-19.

“Kami akan dirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di titik penyekatan. Untuk memeriksa kendaraan yang melakukan mudik, kami akan lakukan pemeriksaan bukan berdasarkan pelat nomor, melainkan KTP. Bila KTP berasal dari luar Malang Raya kami beri tindakan berupa putar balik ke daerah asal,” tegas Kompol Rama.

Sebagai informasi tambahan Malang Raya termasuk ke dalam Rayon 2 yang mana akan ada pos penyekatan di perbatasan Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Situbondo, Pasuruan-Malang, dan Malang-Lumajang.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan untuk masyarakat melakukan mudik. Hal itu direspon cepat oleh Polda Jawa Timur dengan melakukan penyekatan jalur lalu lintas di 7 titik perbatasan Provinsi.

Berdasarkan data yang telah diterima oleh tim Radar Malang, 7 titik penyekatan diantaranya perbatasan Tuban-Rembang, Bojonegoro-Cepu, Ngawi Mangitan-Sragen, Magetan-Karanganyar, Pacitan Donorejo-Wonogiri, Jalur Tol Ngawi-Solo, dan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi-Gilimanuk Bali.

Baca Juga:
Check! 27 Lokasi Penyekatan Jalur Mudik Lebaran di Jawa Timur
Istri ABK KRI Nanggala-402 Unggah Chat ke Suami, Isinya Bikin Nangis

Dari 7 titik penyekatan terdapat aturan teknis yang dilakukan oleh petugas kepolisian Lantas dan Sabhara dengan dibantu oleh apparat gabungan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Satgas Covid-19, dan BPBD.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menuturkan bahwa pihaknya ingin memastikan jalur penumpang benar-benar menerapkan protokol kesehatan.

“Pengecekan jalur penumpang untuk memastikan penerapan protokol kesehatan, pengecekan kelayakan kendaraan, dan pengecekan pos penyekatan,” ujarnya saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Ketapang.

Pihaknya akan terus menyosialisasikan dan menghimbau secara masif kepada masyarakat agar dapat mengetahui informasi terkait penyekatan lebih awal.

“Dilaksanakan sosialisasi secara masif terkait giat penyekatan yang akan dilaksanakan di Jawa Timur agar masyarakat tahu,” lanjutnya.

Selaras dengan pernyataan Kapolda Jawa Timur, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution menuturkan bahwa larangan mudik ini bertujuan untuk mencegah lonjakan angka penyebaran virus covid-19.

“Kami akan dirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di titik penyekatan. Untuk memeriksa kendaraan yang melakukan mudik, kami akan lakukan pemeriksaan bukan berdasarkan pelat nomor, melainkan KTP. Bila KTP berasal dari luar Malang Raya kami beri tindakan berupa putar balik ke daerah asal,” tegas Kompol Rama.

Sebagai informasi tambahan Malang Raya termasuk ke dalam Rayon 2 yang mana akan ada pos penyekatan di perbatasan Pasuruan-Probolinggo, Probolinggo-Situbondo, Pasuruan-Malang, dan Malang-Lumajang.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru