alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Sebentar Lagi, Malang Punya Aplikasi Pengaduan Warga

MALANG KOTA – Ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang punya keluhan tapi tidak tahu cara menyampaikannya. Atau Anda sudah menyampaikan keluhan berkali-kali tapi tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Anda bisa menyampaikan keluhan di aplikasi pengaduan publik bernama ”Radius”.

Aplikasi ini hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Malang dengan Enygma, sebuah lembaga konsultan independen yang sudah berpengalaman merancang dan mendesain konsep dan penerapan sebuah smart system. Jika tidak ada aral melintang, aplikasi ini akan di-launching bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Jawa Pos Radar Malang pada 20 Mei mendatang.

Radius sendiri adalah sistem informasi dan komunikasi berbasis aplikasi yang bertujuan sebagai platform untuk berbagi informasi dengan publik. Masyarakat bisa saling memberikan informasi melalui platform tersebut. Platform ini pada akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai media kontrol demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai instansi pelayanan publik, baik di lingkungan pemerintah daerah di Malang Raya maupun instansi vertikal.

Direktur Utama PT Enygma Solusi Negeri (ESN) Erick Karya mengatakan, platform ini sangat berguna untuk masyarakat maupun pemerintah. Bagi masyarakat, mereka bisa saling berbagi informasi di platform ini.

”Platform ini menampung informasi dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Erick kemarin (16//5).

Erick mengatakan, beberapa daerah lain yang sudah menerapkan smart city mempunyai platform digital menyerupai Radius. Lantas, seberapa penting keberadaan platform ini? Erick mengatakan, ada keuntungan yang diperoleh masyarakat. Selain menyampaikan keluhannya, masyarakat mendapatkan informasi di platform tersebut.

”Kalau keluhannya belum direspons oleh pemerintah, minimal masyarakat mendapatkan informasi penting di platform ini,” kata Erick.

”Misalnya ada kebakaran yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di suatu lokasi, maka masyarakat akan tahu sehingga bisa menghindari jalur macet tersebut,” tambahnya.

Sementara bagi pemerintah, dia mengatakan, platform ini bisa menjadi referensi dalam mengambil kebijakan sekaligus mengevaluasinya jika terjadi kesalahan. Misalnya ada bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran, kemungkinan besar pemerintah bisa mengetahuinya setelah mendengar keluhan-keluhan masyarakat di aplikasi ini.

”Kalau ada antrean panjang di instansi layanan publik, pemerintah juga bisa mengetahui penyebabnya,” kata dia. (adn/c1/dan/rmc)

MALANG KOTA – Ini bisa menjadi solusi bagi Anda yang punya keluhan tapi tidak tahu cara menyampaikannya. Atau Anda sudah menyampaikan keluhan berkali-kali tapi tidak segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Anda bisa menyampaikan keluhan di aplikasi pengaduan publik bernama ”Radius”.

Aplikasi ini hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Malang dengan Enygma, sebuah lembaga konsultan independen yang sudah berpengalaman merancang dan mendesain konsep dan penerapan sebuah smart system. Jika tidak ada aral melintang, aplikasi ini akan di-launching bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Jawa Pos Radar Malang pada 20 Mei mendatang.

Radius sendiri adalah sistem informasi dan komunikasi berbasis aplikasi yang bertujuan sebagai platform untuk berbagi informasi dengan publik. Masyarakat bisa saling memberikan informasi melalui platform tersebut. Platform ini pada akhirnya bisa dimanfaatkan sebagai media kontrol demi meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai instansi pelayanan publik, baik di lingkungan pemerintah daerah di Malang Raya maupun instansi vertikal.

Direktur Utama PT Enygma Solusi Negeri (ESN) Erick Karya mengatakan, platform ini sangat berguna untuk masyarakat maupun pemerintah. Bagi masyarakat, mereka bisa saling berbagi informasi di platform ini.

”Platform ini menampung informasi dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Erick kemarin (16//5).

Erick mengatakan, beberapa daerah lain yang sudah menerapkan smart city mempunyai platform digital menyerupai Radius. Lantas, seberapa penting keberadaan platform ini? Erick mengatakan, ada keuntungan yang diperoleh masyarakat. Selain menyampaikan keluhannya, masyarakat mendapatkan informasi di platform tersebut.

”Kalau keluhannya belum direspons oleh pemerintah, minimal masyarakat mendapatkan informasi penting di platform ini,” kata Erick.

”Misalnya ada kebakaran yang mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas di suatu lokasi, maka masyarakat akan tahu sehingga bisa menghindari jalur macet tersebut,” tambahnya.

Sementara bagi pemerintah, dia mengatakan, platform ini bisa menjadi referensi dalam mengambil kebijakan sekaligus mengevaluasinya jika terjadi kesalahan. Misalnya ada bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran, kemungkinan besar pemerintah bisa mengetahuinya setelah mendengar keluhan-keluhan masyarakat di aplikasi ini.

”Kalau ada antrean panjang di instansi layanan publik, pemerintah juga bisa mengetahui penyebabnya,” kata dia. (adn/c1/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/