alexametrics
21.9 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Pasar Sumedang Butuh Suntikan Rp 1 M

KEPANJEN – Para pedagang Pasar Sumedang yang selama ini berjualan di area relokasi, kini bakal segera menempati gedung baru. Sebab selain pembangunan pasar baru sudah rampung sejak 2021 lalu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang juga bakal membangun pagar dan lahan parkir. Dengan dibangunnya area parkir dan pagar, berarti proyek Pasar Sumedang membutuhkan tambahan dana Rp 1 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan berita acara serah terima pasar kepada disperindag. Penyerahan dilakukan karena proyek pasar sudah selesai 2021 lalu. Ada sejumlah item proyek yang finish tahun lalu.

”Yaitu waterproofing atap dan leveling. Ini supaya aliran air hujan langsung terbuang, gak terbendung di atas. Waterproofing, plafon, lantai 3 sudah selesai semua. Plus kelistrikan sudah selesai. Sudah siap,” kata Oong, sapaan akrab Khairul Isnaidi Kusuma.

Menurut dia, pedagang harus segera masuk ke gedung baru, sehingga area pasar relokasi kosong. Pengosongan area relokasi diperlukan karena akan dibangun lahan parkir di area tersebut. Demi dua proyek tersebut, area relokasi harus steril.

“Tidak ada kendala apa-apa. Tinggal proses serah terima saja. Kita tinggal komunikasi. Serta kirim surat detail pencatatan aset gedung. Semua sudah clean and clear,” tandasnya.

Untuk diketahui, tahun-tahun sebelumnya pembangunan Pasar Sumedang terkendala Covid-19. Anggaran senilai Rp 40 miliar untuk Pasar Sumedang bersifat multiyears (tahun jamak). Harusnya, tiap tahun penganggarannya bersifat glondongan lewat proses lelang. Namun anggaran pemerintah mengalami refocusing sehingga untuk finishing, pembangunan terpaksa nyicil.

Tahun ini, DPKPCK menganggarkan sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan pagar maupun paving di area parkir. Karena nilainya besar, skema pembangunan kembali memakai sistem lelang. ”Tahun 2022 ini kita bangun pagar. juga bangun paving untuk parkir di eks pasar relokasi. Harus masuk kalau gak gitu kita gak bisa bangun,” sambung pria berkacamata itu.(fin/dan)

 

KEPANJEN – Para pedagang Pasar Sumedang yang selama ini berjualan di area relokasi, kini bakal segera menempati gedung baru. Sebab selain pembangunan pasar baru sudah rampung sejak 2021 lalu, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang juga bakal membangun pagar dan lahan parkir. Dengan dibangunnya area parkir dan pagar, berarti proyek Pasar Sumedang membutuhkan tambahan dana Rp 1 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKPCK Kabupaten Malang Khairul Isnaidi Kusuma mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan berita acara serah terima pasar kepada disperindag. Penyerahan dilakukan karena proyek pasar sudah selesai 2021 lalu. Ada sejumlah item proyek yang finish tahun lalu.

”Yaitu waterproofing atap dan leveling. Ini supaya aliran air hujan langsung terbuang, gak terbendung di atas. Waterproofing, plafon, lantai 3 sudah selesai semua. Plus kelistrikan sudah selesai. Sudah siap,” kata Oong, sapaan akrab Khairul Isnaidi Kusuma.

Menurut dia, pedagang harus segera masuk ke gedung baru, sehingga area pasar relokasi kosong. Pengosongan area relokasi diperlukan karena akan dibangun lahan parkir di area tersebut. Demi dua proyek tersebut, area relokasi harus steril.

“Tidak ada kendala apa-apa. Tinggal proses serah terima saja. Kita tinggal komunikasi. Serta kirim surat detail pencatatan aset gedung. Semua sudah clean and clear,” tandasnya.

Untuk diketahui, tahun-tahun sebelumnya pembangunan Pasar Sumedang terkendala Covid-19. Anggaran senilai Rp 40 miliar untuk Pasar Sumedang bersifat multiyears (tahun jamak). Harusnya, tiap tahun penganggarannya bersifat glondongan lewat proses lelang. Namun anggaran pemerintah mengalami refocusing sehingga untuk finishing, pembangunan terpaksa nyicil.

Tahun ini, DPKPCK menganggarkan sekitar Rp 1 miliar untuk pembangunan pagar maupun paving di area parkir. Karena nilainya besar, skema pembangunan kembali memakai sistem lelang. ”Tahun 2022 ini kita bangun pagar. juga bangun paving untuk parkir di eks pasar relokasi. Harus masuk kalau gak gitu kita gak bisa bangun,” sambung pria berkacamata itu.(fin/dan)

 

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/