alexametrics
19.5 C
Malang
Tuesday, 28 June 2022

Banjir Bandang Kalsel, Pengamat: Stop Izin Pertambangan!

MALANG KOTA – Maraknya isu pertambangan pemicu banjir di Kalimantan Selatan, membuat salah satu Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof Dr Rachmat Safa’at SH MSi berkomentar. Menurutnya pemerintah harus melakukan moratorium izin pertambangan.

“Menanggapi maraknya tambang yang ada di Kalimantan ini, membuat saya prihatin. Perusahaan yang merusak lingkungan dan tidak memberikan kesejahteraan pada masyarakat harusnya ditutup saja dan pemerintah harus melakukan moratorium (menghentikan) izin pertambangan terlebih dahulu,” kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya itu.

Kemudahan pemerintah memberikan izin kepada para perusahaan tanpa ada revitalisasi lingkungan akhirnya membuat ratusan hingga ribuan lubang tambang yang tidak direklamasi, berbuah petaka.

Saat ini semua merasakan dampaknya. Pulau Kalimantan sangat tandus, kering dan tidak bisa ditanami apapun. Melihat kekayaan alamnya dulu begitu melimpah, kini habis dimakan para pengeskplor tambang.

“Pemerintah harusnya juga membuat izin legal audit kepada para pengeskploitasi tambang, agar tidak seenaknya sendiri,” tegas dia.

Penulis : Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Maraknya isu pertambangan pemicu banjir di Kalimantan Selatan, membuat salah satu Guru Besar Universitas Brawijaya, Prof Dr Rachmat Safa’at SH MSi berkomentar. Menurutnya pemerintah harus melakukan moratorium izin pertambangan.

“Menanggapi maraknya tambang yang ada di Kalimantan ini, membuat saya prihatin. Perusahaan yang merusak lingkungan dan tidak memberikan kesejahteraan pada masyarakat harusnya ditutup saja dan pemerintah harus melakukan moratorium (menghentikan) izin pertambangan terlebih dahulu,” kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya itu.

Kemudahan pemerintah memberikan izin kepada para perusahaan tanpa ada revitalisasi lingkungan akhirnya membuat ratusan hingga ribuan lubang tambang yang tidak direklamasi, berbuah petaka.

Saat ini semua merasakan dampaknya. Pulau Kalimantan sangat tandus, kering dan tidak bisa ditanami apapun. Melihat kekayaan alamnya dulu begitu melimpah, kini habis dimakan para pengeskplor tambang.

“Pemerintah harusnya juga membuat izin legal audit kepada para pengeskploitasi tambang, agar tidak seenaknya sendiri,” tegas dia.

Penulis : Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/