alexametrics
24.3 C
Malang
Sunday, 3 July 2022

Polres Malang Kirim Ratusan Pembalap Liar Ke Meja Hijau Bulan Depan

MALANG – Ratusan motor disita Polres Malang dalam razia balap liar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Dari 546 motor yang disita, 219 kendaraan sudah dalam proses penilangan. Sisanya, masih belum ada keterangan lebih lanjut dari pemilik.

“Dari 219 kendaraan itu ada 12 SIM yang ditilang, 178 STNK, dan kendaraan bermotor sebanyak 137 motor. Ini berarti belum separuhnya, yang sudah ada bukti surat kendaraan akan dilakukan sidang pada tanggal 19 Februari,” terang kasatlantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho.

Hingga saat ini masih tersisa sebanyak 327 barang bukti kedaraan bermotor yang belum ada respon dari pemiliknya. Status kendaraan yang tercatat sebagai barang bukti itu masih belum bisa diindikasikan sebagai kendaraan bodong.

“Namun, jika sampai tanggal 19 Februari kendaraan sebanyak ini tidak segera diambil oleh pemiliknya maka kami akan serahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim),” tambahnya.

Ia juga menambahkan jika pemilik kendaraan ingin mengambil motornya segera untuk membawa surat lengkap termasuk BPKB, dan onderdil motor standartnya.

“Untuk pengambilan bisa membawa surat lengkap, dan sparepart orisinilnya. Jika motor knalpotnya racing harus bawa standartnya, kalau tidak ada spion juga harus dibawa. Sebagai tambahan jika yang ditangkap adalah masih di bawah umur harus membawa orang tuanya agar tahu kelakuan anaknya kalau ikut balap liar,” tutup Ady.

Pewarta : M. Ubaidillah

MALANG – Ratusan motor disita Polres Malang dalam razia balap liar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Dari 546 motor yang disita, 219 kendaraan sudah dalam proses penilangan. Sisanya, masih belum ada keterangan lebih lanjut dari pemilik.

“Dari 219 kendaraan itu ada 12 SIM yang ditilang, 178 STNK, dan kendaraan bermotor sebanyak 137 motor. Ini berarti belum separuhnya, yang sudah ada bukti surat kendaraan akan dilakukan sidang pada tanggal 19 Februari,” terang kasatlantas Polres Malang, AKP Ady Nugroho.

Hingga saat ini masih tersisa sebanyak 327 barang bukti kedaraan bermotor yang belum ada respon dari pemiliknya. Status kendaraan yang tercatat sebagai barang bukti itu masih belum bisa diindikasikan sebagai kendaraan bodong.

“Namun, jika sampai tanggal 19 Februari kendaraan sebanyak ini tidak segera diambil oleh pemiliknya maka kami akan serahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim),” tambahnya.

Ia juga menambahkan jika pemilik kendaraan ingin mengambil motornya segera untuk membawa surat lengkap termasuk BPKB, dan onderdil motor standartnya.

“Untuk pengambilan bisa membawa surat lengkap, dan sparepart orisinilnya. Jika motor knalpotnya racing harus bawa standartnya, kalau tidak ada spion juga harus dibawa. Sebagai tambahan jika yang ditangkap adalah masih di bawah umur harus membawa orang tuanya agar tahu kelakuan anaknya kalau ikut balap liar,” tutup Ady.

Pewarta : M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/