alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Begini Cara Kerja Radius, Aplikasi Smart Untuk Warga Malang Raya

MALANG KOTA – Hari ini (20/5) aplikasi berbasis digital Radius resmi diluncurkan. Platform baru aduan layanan publik tersebut di-launching bertepatan dengan peringatan HUT ke-22 Jawa Pos Radar Malang (JPRM).

Bertempat di halaman belakang kantor Jawa Pos Radar Malang di Jalan Kawi, Kota Malang, launching Radius dihadiri tiga kepala daerah Malang raya. Yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Bupati Malang HM Sanusi.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Ketua DPRD Kab Malang Darmadi, Kepala OJK Sugiarto Kasmuri dan Kepala BI Malang Azka Subhan A. Selain itu, Kapolresta Malang AKBP Leonardus Simarmata, Kapolresta Batu AKBP Catur Wibowo dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar juga ikut hadir menyaksikan launching Radius.

Aplikasi Radius merupakan hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Malang dengan PT Enygma Solusi Negeri yang mengusung konsep safe community. Hal itu dijelaskan Direktur Utama PT Enygma Solusi Negeri Erick Karya saat mengenalkan aplikasi cerdas ini saat diluncurkan.

“Aplikasi ini fokus pada salah satu pilar smart city, yaitu smart citizen. Sehingga masyarakat bisa lebih dewasa dalam menyampaikan laporan, mendiskusikan dan bahkan menyampaikan solusi,” ungkap Erick.

Ia menjelaskan, keunggulan lain dari aplikasi ini adalah hadirnya fitur Hoax and Spam Filter. Artinya, semua informasi yang masuk akan difilter oleh masyarakat yang lain akan kejadian yang sebenarnya. ”Aplikasi ini sebenarnya jauh dari kesan komplain. Tapi mengutamakan pengaduan serta solusi yang mungkin tercipta atas diskusi yang sudah dipost oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ia menambahkan, ada berderet fitur dalam alikasi Radius yang memudahkan masyarakat dan juga pemerintah untuk mempercepat proses penanganan dan respon yang tepat atau pengaduan layanan publik yang muncul.

Apalagi dalam fitur tersebut terbagi dalam beberapa kategori. Mulai dari pelayanan publik, kriminalitas, lalu lintas, bencana, pariwisata, sosial budaya dan lain-lain. ”Semua postingan terkategori tadi akan langsung dikenali lokasi persisnya. Artinya, setiap postingan yang di klik akan menampilkan navigasi dengan jalur yang paling cepat. Sehingga mampu meningkatkan respon real time dan titik lokasi yang tepat,” sambungnya.

Aplikasi ini menjadi semakin lengkap karena dilengkapi berita Radar Malang Online, podcast dari pemerintahan baik berupa himbauan atau pemberitahuan, semua bisa didapatkan di aplikasi ini. Sehingga informasi apapun dari pemerintah akan cepat diketahui masyarakat.

Lebih keren lagi, semua laporan dari masyarakat yang diposting dalam aplikasi itu akan memunculkan notifikasi kepada pengguna lain. “Ini yang paling penting dari konsep smart city adalah smart citizen. Semua yang dilaporkan masyarakat bisa jadi early warning sistem bagi masyarakat lain,” kata Erick.

Di sisi lain, masing-masing kepala daerah akan bisa lebih fokus kepada kejadian yang saat ini sedang highlight di masyarakat. Untuk saat ini, aplikasi sudah bisa didownload gratis di Play Store. Sedangkan di App Store akan segera menyusul.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Hari ini (20/5) aplikasi berbasis digital Radius resmi diluncurkan. Platform baru aduan layanan publik tersebut di-launching bertepatan dengan peringatan HUT ke-22 Jawa Pos Radar Malang (JPRM).

Bertempat di halaman belakang kantor Jawa Pos Radar Malang di Jalan Kawi, Kota Malang, launching Radius dihadiri tiga kepala daerah Malang raya. Yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Bupati Malang HM Sanusi.

Hadir pula Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika, Ketua DPRD Kab Malang Darmadi, Kepala OJK Sugiarto Kasmuri dan Kepala BI Malang Azka Subhan A. Selain itu, Kapolresta Malang AKBP Leonardus Simarmata, Kapolresta Batu AKBP Catur Wibowo dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar juga ikut hadir menyaksikan launching Radius.

Aplikasi Radius merupakan hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Malang dengan PT Enygma Solusi Negeri yang mengusung konsep safe community. Hal itu dijelaskan Direktur Utama PT Enygma Solusi Negeri Erick Karya saat mengenalkan aplikasi cerdas ini saat diluncurkan.

“Aplikasi ini fokus pada salah satu pilar smart city, yaitu smart citizen. Sehingga masyarakat bisa lebih dewasa dalam menyampaikan laporan, mendiskusikan dan bahkan menyampaikan solusi,” ungkap Erick.

Ia menjelaskan, keunggulan lain dari aplikasi ini adalah hadirnya fitur Hoax and Spam Filter. Artinya, semua informasi yang masuk akan difilter oleh masyarakat yang lain akan kejadian yang sebenarnya. ”Aplikasi ini sebenarnya jauh dari kesan komplain. Tapi mengutamakan pengaduan serta solusi yang mungkin tercipta atas diskusi yang sudah dipost oleh masyarakat,” lanjutnya.

Ia menambahkan, ada berderet fitur dalam alikasi Radius yang memudahkan masyarakat dan juga pemerintah untuk mempercepat proses penanganan dan respon yang tepat atau pengaduan layanan publik yang muncul.

Apalagi dalam fitur tersebut terbagi dalam beberapa kategori. Mulai dari pelayanan publik, kriminalitas, lalu lintas, bencana, pariwisata, sosial budaya dan lain-lain. ”Semua postingan terkategori tadi akan langsung dikenali lokasi persisnya. Artinya, setiap postingan yang di klik akan menampilkan navigasi dengan jalur yang paling cepat. Sehingga mampu meningkatkan respon real time dan titik lokasi yang tepat,” sambungnya.

Aplikasi ini menjadi semakin lengkap karena dilengkapi berita Radar Malang Online, podcast dari pemerintahan baik berupa himbauan atau pemberitahuan, semua bisa didapatkan di aplikasi ini. Sehingga informasi apapun dari pemerintah akan cepat diketahui masyarakat.

Lebih keren lagi, semua laporan dari masyarakat yang diposting dalam aplikasi itu akan memunculkan notifikasi kepada pengguna lain. “Ini yang paling penting dari konsep smart city adalah smart citizen. Semua yang dilaporkan masyarakat bisa jadi early warning sistem bagi masyarakat lain,” kata Erick.

Di sisi lain, masing-masing kepala daerah akan bisa lebih fokus kepada kejadian yang saat ini sedang highlight di masyarakat. Untuk saat ini, aplikasi sudah bisa didownload gratis di Play Store. Sedangkan di App Store akan segera menyusul.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/