alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Weekend, Peminat Moda Transportasi KA Malang-Surabaya Meningkat

MALANG KOTA – Mobilitas masyarakat ke luar kota terbilang masih tinggi di tengah lonjakan kasus Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan statistik perjalanan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Malang Kota Baru pada kemarin siang (20/2). Paling banyak, tujuan masyarakat untuk bepergian adalah Surabaya. Kereta Penataran-Dhoho yang melintas empat kali dalam sehari ludes dipesan oleh para penumpang.

Layar jadwal keberangkatan KA di Stasiun Malang Kota Baru mencatat jumlah kursi KA Penataran-Dhoho hingga pukul 14.00 WIB sudah tak tersisa sama sekali. Habisnya tiket KA lokal itu bukan tanpa alasan.Sebagian masyarakat bepergian karena telah menjalani liburan di Kota Malang hingga kembali ke tempat perantauan untuk kerja atau melanjutkan studi.

”Saya sengaja pesan tiket (kereta api) dua hari sebelum keberangkatan karena biasanya akhir pekan selalu habis. Saya nggak mau besok terlambat masuk kerja,” kata KhusnaYunanto, salah seorang  penumpang KA Penataran-Dhoho.

Una, sapaan akrabnya, menyebut permintaan tiket KA lokal saat akhir pekan memang cenderung tinggi.Bahkan dia kerap kehabisan tiket. Meski virus corona masih merebak bahkan meninggi, perempuan yang bekerja sebagai admin itu mengaku tetap menggunakan moda transportasi umum karena sangat membutuhkan.

Dia tak ingin mengambil risiko pulang-pergi sendirian dengan menggunakan alat transportasi pribadi.”Kalau pakai kereta itu enak bisa santai, tapi risikonya ya harus pesan jauh-jauh hari,” imbuh Una.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengakui okupansi penumpang KA lokal saat akhir pekan selalu tinggi.Tiket kerap habis dipesan para penumpang sebelum hari perjalanan.Tren tersebut diakuinya memang masih terjadi saat pandemi. Para penumpang yang merupakan pekerja di luar kotamasih mendominasi pemesanan tiket KA.”Penumpang yang pesan kebanyakan memang dari para pekerja, namun juga ada wisatawan yang pesan (tiket) setelah berwisata di sini (Malang),” terangnya.

Meski ada tren kenaikan penumpang saat akhir pekan, mantan Humasda PT KAI Daop 3 Cirebon itu belum bisa menyimpulkan apakah terjadi kenaikan atau penurunantotal okupansi penumpang selama dua bulan awal 2022. Namun dari pengamatan setiap Sabtu dan Minggu, lonjakan penumpang memang selalu terjadi.

Untuk penumpang jarak jauh, pihaknya tetap mengimbau calon penumpang bisa memesan tiket jauh-jauh hari. Tak hanya itu, kewajiban swab antigen sebelum keberangkatan juga harus dipatuhi oleh para penumpang agar tak ada penularan virus korona di dalam KA. (and/fat)

MALANG KOTA – Mobilitas masyarakat ke luar kota terbilang masih tinggi di tengah lonjakan kasus Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan statistik perjalanan penumpang kereta api (KA) di Stasiun Malang Kota Baru pada kemarin siang (20/2). Paling banyak, tujuan masyarakat untuk bepergian adalah Surabaya. Kereta Penataran-Dhoho yang melintas empat kali dalam sehari ludes dipesan oleh para penumpang.

Layar jadwal keberangkatan KA di Stasiun Malang Kota Baru mencatat jumlah kursi KA Penataran-Dhoho hingga pukul 14.00 WIB sudah tak tersisa sama sekali. Habisnya tiket KA lokal itu bukan tanpa alasan.Sebagian masyarakat bepergian karena telah menjalani liburan di Kota Malang hingga kembali ke tempat perantauan untuk kerja atau melanjutkan studi.

”Saya sengaja pesan tiket (kereta api) dua hari sebelum keberangkatan karena biasanya akhir pekan selalu habis. Saya nggak mau besok terlambat masuk kerja,” kata KhusnaYunanto, salah seorang  penumpang KA Penataran-Dhoho.

Una, sapaan akrabnya, menyebut permintaan tiket KA lokal saat akhir pekan memang cenderung tinggi.Bahkan dia kerap kehabisan tiket. Meski virus corona masih merebak bahkan meninggi, perempuan yang bekerja sebagai admin itu mengaku tetap menggunakan moda transportasi umum karena sangat membutuhkan.

Dia tak ingin mengambil risiko pulang-pergi sendirian dengan menggunakan alat transportasi pribadi.”Kalau pakai kereta itu enak bisa santai, tapi risikonya ya harus pesan jauh-jauh hari,” imbuh Una.

Sementara itu, Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengakui okupansi penumpang KA lokal saat akhir pekan selalu tinggi.Tiket kerap habis dipesan para penumpang sebelum hari perjalanan.Tren tersebut diakuinya memang masih terjadi saat pandemi. Para penumpang yang merupakan pekerja di luar kotamasih mendominasi pemesanan tiket KA.”Penumpang yang pesan kebanyakan memang dari para pekerja, namun juga ada wisatawan yang pesan (tiket) setelah berwisata di sini (Malang),” terangnya.

Meski ada tren kenaikan penumpang saat akhir pekan, mantan Humasda PT KAI Daop 3 Cirebon itu belum bisa menyimpulkan apakah terjadi kenaikan atau penurunantotal okupansi penumpang selama dua bulan awal 2022. Namun dari pengamatan setiap Sabtu dan Minggu, lonjakan penumpang memang selalu terjadi.

Untuk penumpang jarak jauh, pihaknya tetap mengimbau calon penumpang bisa memesan tiket jauh-jauh hari. Tak hanya itu, kewajiban swab antigen sebelum keberangkatan juga harus dipatuhi oleh para penumpang agar tak ada penularan virus korona di dalam KA. (and/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/