alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Bagaimana Sebaiknya Jadi Single Mom? Begini Saran Psikolog

LIPUTAN KHUSUS HARI KARTINI

APA PUN penyebabnya, menjadi ibu tunggal tentu bukanlah perkara yang mudah. Terlebih jika alasannya adalah perceraian. ”Itulah salah satu alasan mengapa tak sedikit perempuan yang memilih bertahan meski (hubungannya, red) sudah tidak sehat,” kata Psikolog dari Universitas Brawijaya Ari Pratiwi Mpsi

Ketika perceraian terjadi, dia menyebut ada peran lingkungan sosial dan masyarakat yang mengikutinya. ”Tidak mudah bagi seorang perempuan untuk menyandang status janda, karena dia harus mempertahankan norma, kepercayaan, atau nilai diri bahwa dia merupakan janda yang baik,” tambah perempuan yang sedang melanjutkan studi S3 di University of Queensland Australia itu.

Dengan kata lain, dia mengakui memang ada perceraian yang dikehendaki. Dalam hal ini, perempuan menginginkan perceraian karena sudah melewati banyak peristiwa.  Seperti pertengkaran, kekerasan, ketidakcocokan, hingga pertimbangan atas berbagai faktor. ”Ada juga yang senang karena bisa lepas dari kondisi yang membelenggu,” imbuh perempuan yang juga menjadi Dosen Psikologi tersebut.

Disinggung soal upaya melanjutkan kehidupan pasca perceraian, Ari menjelaskan jika definisi keberhasilannya cukup luas. Oleh karena itu, tidak bisa dibandingkan antara keberhasilan perempuan dengan laki-laki. Meski pada kenyataannya lebih banyak perempuan yang betah sendiri daripada laki-laki. ”Saya belum menemukan data atau penelitian yang bilang laki-laki atau perempuan lebih survive dalam perceraian,” kata dia.

Dia juga menyebut bila keberhasilan untuk bertahan dalam menjalani hidup pasca perceraian memiliki bentuk yang beragam. Ada yang berupaya mencari pasangan pengganti. Ada pula yang memilih hidup sendiri dengan memaksimalkan skill yang dimiliki untuk bisa menghidupi anak-anaknya. Yang terpenting, ditambahkan Ari, sebelum memutuskan berpisah dengan pasangan, harus ada persiapan yang matang. Salah satunya terkait kewajiban membesarkan anak. ”Termasuk juga harus punya mental yang kuat dan skill untuk bekerja. Juga, perlu ada kesepakatan dengan mantan suami terkait pengasuhan, harta, dan dukungan keuangan,” sambungnya.

Di tempat lain, perwakilan Single Moms Indonesia cabang Malang Ucik Surantiyani, menyebut bila perasaan untuk tidak merasa sendiri sangat penting bagi para ibu tunggal. Melalui komunitas tersebut, mereka biasanya saling membantu sesama ibu tunggal yang memiliki kisah serupa. ”Kami biasanya memberikan telinga untuk mendengar dan bahu untuk bersandar. Tapi, tidak pernah memberikan saran untuk bercerai karena keputusan kembali ke masing-masing,” kata ibu tunggal dari dua anak itu.

Dari pengamatan Ucik, rata-rata anggota komunitasnya didominasi ibu tunggal yang ditinggal pasangannya karena meninggal dunia. Selain itu, ada juga yang mengalami perceraian akibat perselingkuhan. Untuk anggota yang sempat mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terbilang jarang. ”Saat pertama kali bertemu tentu ada rasa canggung. Tapi selanjutnya kami lebih terbuka, saling mendukung semisal ada yang membuka usaha, dan selalu berbagi informasi,” pungkasnya. (rb6/by)

LIPUTAN KHUSUS HARI KARTINI

APA PUN penyebabnya, menjadi ibu tunggal tentu bukanlah perkara yang mudah. Terlebih jika alasannya adalah perceraian. ”Itulah salah satu alasan mengapa tak sedikit perempuan yang memilih bertahan meski (hubungannya, red) sudah tidak sehat,” kata Psikolog dari Universitas Brawijaya Ari Pratiwi Mpsi

Ketika perceraian terjadi, dia menyebut ada peran lingkungan sosial dan masyarakat yang mengikutinya. ”Tidak mudah bagi seorang perempuan untuk menyandang status janda, karena dia harus mempertahankan norma, kepercayaan, atau nilai diri bahwa dia merupakan janda yang baik,” tambah perempuan yang sedang melanjutkan studi S3 di University of Queensland Australia itu.

Dengan kata lain, dia mengakui memang ada perceraian yang dikehendaki. Dalam hal ini, perempuan menginginkan perceraian karena sudah melewati banyak peristiwa.  Seperti pertengkaran, kekerasan, ketidakcocokan, hingga pertimbangan atas berbagai faktor. ”Ada juga yang senang karena bisa lepas dari kondisi yang membelenggu,” imbuh perempuan yang juga menjadi Dosen Psikologi tersebut.

Disinggung soal upaya melanjutkan kehidupan pasca perceraian, Ari menjelaskan jika definisi keberhasilannya cukup luas. Oleh karena itu, tidak bisa dibandingkan antara keberhasilan perempuan dengan laki-laki. Meski pada kenyataannya lebih banyak perempuan yang betah sendiri daripada laki-laki. ”Saya belum menemukan data atau penelitian yang bilang laki-laki atau perempuan lebih survive dalam perceraian,” kata dia.

Dia juga menyebut bila keberhasilan untuk bertahan dalam menjalani hidup pasca perceraian memiliki bentuk yang beragam. Ada yang berupaya mencari pasangan pengganti. Ada pula yang memilih hidup sendiri dengan memaksimalkan skill yang dimiliki untuk bisa menghidupi anak-anaknya. Yang terpenting, ditambahkan Ari, sebelum memutuskan berpisah dengan pasangan, harus ada persiapan yang matang. Salah satunya terkait kewajiban membesarkan anak. ”Termasuk juga harus punya mental yang kuat dan skill untuk bekerja. Juga, perlu ada kesepakatan dengan mantan suami terkait pengasuhan, harta, dan dukungan keuangan,” sambungnya.

Di tempat lain, perwakilan Single Moms Indonesia cabang Malang Ucik Surantiyani, menyebut bila perasaan untuk tidak merasa sendiri sangat penting bagi para ibu tunggal. Melalui komunitas tersebut, mereka biasanya saling membantu sesama ibu tunggal yang memiliki kisah serupa. ”Kami biasanya memberikan telinga untuk mendengar dan bahu untuk bersandar. Tapi, tidak pernah memberikan saran untuk bercerai karena keputusan kembali ke masing-masing,” kata ibu tunggal dari dua anak itu.

Dari pengamatan Ucik, rata-rata anggota komunitasnya didominasi ibu tunggal yang ditinggal pasangannya karena meninggal dunia. Selain itu, ada juga yang mengalami perceraian akibat perselingkuhan. Untuk anggota yang sempat mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terbilang jarang. ”Saat pertama kali bertemu tentu ada rasa canggung. Tapi selanjutnya kami lebih terbuka, saling mendukung semisal ada yang membuka usaha, dan selalu berbagi informasi,” pungkasnya. (rb6/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/