alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Kecelakaan Pesawat Militer di Nigeria, 7 Penumpang Tewas

RADAR MALANG – Sebuah pesawat angkatan udara Nigeria jatuh tepat di luar bandara Abuja setelah mereka melaporkan adanya kerusakan mesin pada Minggu (21/2) kemarin. 7 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

“Tetap tenang dulu dan tunggu hasil investigasi oleh militer,” tulis Hadi Sirika, Menteri Penerbangan Nigeria, dalam postingan Twitternya.

Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, dalam sebuah pernyataan juga mengirimkan ucapan belasungkawa kepada angkatan udara dan keluarga korban. Ia mengatakan sangat sedih atas terjadinya kecelakaan fatal tersebut.

Mengutip dari AlJazeera, Senin (22/2), pesawat Beechcraft KingAir B350i itu jatuh saat kembali ke bandara Abuja, setelah mereka melapor ada kerusakan mesin dalam perjalanan dari Minna. Minna adalah sebuah kota berjarak 110 kilometer barat laut dari ibu kota Nigeria, Abuja.

Puluhan pejabat militer dan bandara mengambil sisa-sisa pesawat yang telah hangus di semak-semak belukar, tepat di luar perimeter bandara. Bau bahan bakar kimia menguar kuat di udara, namun tidak ada asap atau api yang terlihat. Sehingga pemadam kebakaran dan ambulans terlihat telah siap siaga untuk berbagai kemungkinan.

Para saksi mengatakan bahwa kecelakaan pesawat tersebut sangat menakutkan. Seorang pegawai pemerintah yang telah bekerja di bandara selama sembilan tahun, Olugbenga Alaade, mengatakan bahwa semua orang berteriak tidak percaya ketika pesawat militer itu meledak dan akhirnya jatuh.

Seorang saksi mata lain, Alaba Lawal. juga mengatakan bahwa ia melihat pesawat itu berjuang keras untuk kembali ke bandara sebelum akhirnya meledak dan jatuh.

Textron Aviation, perusahaan pembuat Beechcraft KingAir B350i yang berbasis di AS, mengatakan bahwa mereka dilarang oleh regulasi National Transportation Safety Board Amerika Serikat untuk membocorkan informasi tentang kecelakaan maupun penyelidikan.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

RADAR MALANG – Sebuah pesawat angkatan udara Nigeria jatuh tepat di luar bandara Abuja setelah mereka melaporkan adanya kerusakan mesin pada Minggu (21/2) kemarin. 7 orang dilaporkan tewas dalam kejadian tersebut.

“Tetap tenang dulu dan tunggu hasil investigasi oleh militer,” tulis Hadi Sirika, Menteri Penerbangan Nigeria, dalam postingan Twitternya.

Presiden Nigeria, Muhammadu Buhari, dalam sebuah pernyataan juga mengirimkan ucapan belasungkawa kepada angkatan udara dan keluarga korban. Ia mengatakan sangat sedih atas terjadinya kecelakaan fatal tersebut.

Mengutip dari AlJazeera, Senin (22/2), pesawat Beechcraft KingAir B350i itu jatuh saat kembali ke bandara Abuja, setelah mereka melapor ada kerusakan mesin dalam perjalanan dari Minna. Minna adalah sebuah kota berjarak 110 kilometer barat laut dari ibu kota Nigeria, Abuja.

Puluhan pejabat militer dan bandara mengambil sisa-sisa pesawat yang telah hangus di semak-semak belukar, tepat di luar perimeter bandara. Bau bahan bakar kimia menguar kuat di udara, namun tidak ada asap atau api yang terlihat. Sehingga pemadam kebakaran dan ambulans terlihat telah siap siaga untuk berbagai kemungkinan.

Para saksi mengatakan bahwa kecelakaan pesawat tersebut sangat menakutkan. Seorang pegawai pemerintah yang telah bekerja di bandara selama sembilan tahun, Olugbenga Alaade, mengatakan bahwa semua orang berteriak tidak percaya ketika pesawat militer itu meledak dan akhirnya jatuh.

Seorang saksi mata lain, Alaba Lawal. juga mengatakan bahwa ia melihat pesawat itu berjuang keras untuk kembali ke bandara sebelum akhirnya meledak dan jatuh.

Textron Aviation, perusahaan pembuat Beechcraft KingAir B350i yang berbasis di AS, mengatakan bahwa mereka dilarang oleh regulasi National Transportation Safety Board Amerika Serikat untuk membocorkan informasi tentang kecelakaan maupun penyelidikan.

Penulis: Aulia Hamazunnisa

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/