alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Ternyata Begini Modus Pasutri Asal Malang Gelapkan Belasan Mobil

MALANG – Kasus penggelapan belasan mobil rental melibatkan pasangan suami istri (pasutri) diungkap Polres Malang. Polisi berhasil menangkap Novita Ulfah, 26, yang melakukan aksi penggelapan bersama suaminya, Ari Wibowo, 27. Hingga hari ini (22/2) polisi masih memburu Ari yang berstatus buron.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Tumpang. Total ada 19 unit mobil rental yang diamankan. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menjelaskan, kasus penggelapan mobil dilakukan oleh pasutri muda tersebut  untuk mengeruk keuntungan lebih. Novita ditangkap di kawasan Sawojajar ketika hendak kabur dengan menggunakan ojek online. Sedangkan suaminya bernama Ari Wibowo, 27, masih dalam pencarian.

“Mereka mulai beroperasi sejak bulah September dengan kedok koperasi Karya Tani di Desa Duwet, Kecamatan Tumpang. Karena memiliki koperasi inilah mereka lantas mencari mobil dengan modus disewa atau rental,” ujar Hendri saat menggelar konferensi pers hari ini (22/2).

Kepada calon korbannya, mereka beralasan menyewa mobil untuk digunakan sebagai kendaraan operasional atau kegiatan koperasi lainnya. Umumnya, mereka menyewa dengan jangka waktu antara 10 hari sampai 1 bulan. “Misalnya 10 hari dibayar dengan harga Rp 3 juta oleh pelaku. Modus penggelapannya dilakukan di rentang hari ke-8 atau 9 setelah mobil dirental,” tambahnya.

Hendri menjelaskan, mobil-mobil yang sudah dibawa tersebut langsung digadaikan kepada pihak ketiga. Dengan begitu, pelaku meraup uang berlipat. Jumlahnya bisa beragam, tergantung merk kendaraannya. “Misal mobil Calya, Sigra, atau Xenia harganya bisa mencapai Rp 20-25 juta. Untuk Avanza bisa mencapai Rp 30 jutaan dan Innova Reborn bisa mencapai Rp 50 jutaan,” tandasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG – Kasus penggelapan belasan mobil rental melibatkan pasangan suami istri (pasutri) diungkap Polres Malang. Polisi berhasil menangkap Novita Ulfah, 26, yang melakukan aksi penggelapan bersama suaminya, Ari Wibowo, 27. Hingga hari ini (22/2) polisi masih memburu Ari yang berstatus buron.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Tumpang. Total ada 19 unit mobil rental yang diamankan. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menjelaskan, kasus penggelapan mobil dilakukan oleh pasutri muda tersebut  untuk mengeruk keuntungan lebih. Novita ditangkap di kawasan Sawojajar ketika hendak kabur dengan menggunakan ojek online. Sedangkan suaminya bernama Ari Wibowo, 27, masih dalam pencarian.

“Mereka mulai beroperasi sejak bulah September dengan kedok koperasi Karya Tani di Desa Duwet, Kecamatan Tumpang. Karena memiliki koperasi inilah mereka lantas mencari mobil dengan modus disewa atau rental,” ujar Hendri saat menggelar konferensi pers hari ini (22/2).

Kepada calon korbannya, mereka beralasan menyewa mobil untuk digunakan sebagai kendaraan operasional atau kegiatan koperasi lainnya. Umumnya, mereka menyewa dengan jangka waktu antara 10 hari sampai 1 bulan. “Misalnya 10 hari dibayar dengan harga Rp 3 juta oleh pelaku. Modus penggelapannya dilakukan di rentang hari ke-8 atau 9 setelah mobil dirental,” tambahnya.

Hendri menjelaskan, mobil-mobil yang sudah dibawa tersebut langsung digadaikan kepada pihak ketiga. Dengan begitu, pelaku meraup uang berlipat. Jumlahnya bisa beragam, tergantung merk kendaraannya. “Misal mobil Calya, Sigra, atau Xenia harganya bisa mencapai Rp 20-25 juta. Untuk Avanza bisa mencapai Rp 30 jutaan dan Innova Reborn bisa mencapai Rp 50 jutaan,” tandasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/